Minggu, 23 November 2014

TAKUT KEPADA ALLAH



TAKUT KEPADA ALLAH

Oleh Azwir B. Chaniago

Seorang hamba wajib untuk menjaga adab terhadap Rabbnya. Diantara adab tertinggi kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah senantiasa menjaga rasa takut kepadaNya. Kenapa takut kepada Allah sangat diutamakan dan merupakan adab tertinggi, karena Allah yang Mahakuasa terhadap sesuatu. Hanya  Allah tempat kita menggantungkan nasib kita di dunia  dan di akhirat.

Allah berfirman : “Allahush shamad” Allah adalah Ilah yang bergantung kepadaNya segala sesuatu. (Q.S al Ikhlash 2). Syaikh Muhammad Shalih al Utsaimin berkata : Bahwa Dia ash Shamad. Dan makna yang paling mencakup (tentang ayat ini) ialah Dia mempunyai sifat yang Sempurna dan seluruh makhluk sangat bergantung kepadaNya. (Tafsir Juz ‘Amma Syaikh Utsaimin)

Ketahuilah saudaraku bahwa penyebab paling utama seseorang melakukan berbagai maksiat, seperti pencurian, perampokan, perzinaan, hasad, ghibah  dan berbagai keburukan lainnya adalah karena tidak memiliki rasa takut  kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Jika seorang hamba memiliki rasa takut tentulah dia akan menjauhkan diri dari kemaksiatan baik dikeramaian maupun di kesendirian.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar muncul rasa takut kepada Allah Ta’ala. Empat diantaranya adalah :

Pertama : Dengan mengenal Allah dan  kekuasaanNya terhadap makhluk, keagungan kekuasanNya. Mengenal kerasnya siksaan dan hukuman Allah terhadap musuh musuhNya serta mengetahui adzab yang pernah diturunkan Allah di dunia.

Kedua : Dengan memperhatikan ayat ayat ancaman dan memikirkan apa yang telah disediakan Allah bagi musuh musuhNya berupa adzab di kubur dan di neraka Jahannam.

Ketiga : Dengan meyakini bahwa Allah berkuasa mengadzab semua makhluk jika Dia kehendaki.

Keempat : Dengan memahami bahwa tidak ada yang dapat menolak keputusanNya dan tidak ada yang dapat lepas dari hukumanNya.

Seseorang yang selalu menjaga rasa takutnya kepada Allah pastilah akan memperoleh manfaat yang banyak bagi keselamatan dirinya. Bukankah banyak orang yang telah melakukan maksiat dan menyengsarakan dirinya adalah disebabkan tidak memiliki rasa takut kepada Allah. Seolah olah dia merasa bahwa Allah tidak melihat perbuatan buruknya.

Diantara manfaat memelihara rasa takut kepada Allah, adalah :

Pertama : Meninggalkan dan menjauhi maksiat.
Kedua : Menunaikan semua kewajiban dan amal ketaatan, serta bersegera melakukannya dan selalu menjaganya.
Ketiga : Selalu bergantung kepada Allah Ta’ala, sebab tidak ada tempat lari dariNya dan tidak ada yang dapat menyelamatkan diri dari adzabNya kecuali Dia semata.
Keempat : Keteguhan hati dihadapan makhluk dan tidak merasa takut kepada mereka. Sebab hati yang dipenuhi rasa takut kepada Allah Ta’ala tidak akan  pernah takut kepada selainNya.

(Lihat Kitab Ensiklopedi Adab  Islam Syaikh Abdul Aziz Sayyid Nada).

Wallahu a’lam. (140) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar