Kamis, 25 Oktober 2018

PERSIAPKAN TAKWA MENUJU NEGERI AKHIRAT


PERSIAPKAN TAKWA MENUJU NEGERI AKHIRAT

Oleh : Azwir B. Chaniago

Semua manusia yang hidup saat ini tidak ada bahkan tak bisa  membantah bahwa mereka sedang berada dalam perjalanan menuju negeri akhirat melalui pintu kematian. Sungguh tidak ada yang tahu siapa diantara mereka yang sampai duluan ke pintu kematian itu kecuali Allah Ta’ala.

Allah Ta’ala berfirman :

يَا أَيُّهَا الْإِنْسَانُ إِنَّكَ كَادِحٌ إِلَىٰ رَبِّكَ كَدْحًا فَمُلَاقِيهِ

Wahai manusia !.  Sesungguhnya kamu telah bekerja keras menuju Rabb-mu  maka kamu pasti akan menemui-Nya (Q.S al Insyiqaq 6).

Syaikh Utsaimin berkata : Yang dimaksud adalah bahwa pertemuan itu tidak lama lagi. Perhatikanlah segala sesuatu dengan umur yang sudah kita lewati  seakan akan sekejap saja. Jadi pertemuan dengan Alah Ta’ala sudah dekat. (Tafsir Juz ‘Amma).

Tapi ironisnya, meskipun pertemuan itu sudah dekat bahkan sangat dekat ternyata sebagian manusia ada yang belum melakukan dan mempersiapkan apapun. Boleh jadi karena mereka tidak mau mengerti dan tidak peduli tentang bagaimana nasibnya di akhirat kelak.

Perhatian kebanyakan manusia adalah urusan dan keuntungan dunia saja. Diantara manusia  ada yang mencurahkan seluruh tenaga, pikiran, waktu dan potensi apapun yang mereka miliki untuk mengejar kepentingan dunianya. Sungguh mereka lupa bahwa dunia ini akan ditinggalkan.

Memang dunia ini terasa indah dan menarik bagi sebagian orang sehingga melupakan bekal untuk akhiratnya. Allah Ta’ala berfirman :

Allah Ta’ala berfirman : 

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ۗ ذَٰلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآبِ

Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa wanita wanita, anak anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik. (Q.S Ali Imran 14).

Syaikh as Sa’di berkata : Allah Ta’ala mengabarkan bahwa manusia dihiasi dengan perkara perkara (harta) tersebut hingga mereka meliriknya dengan mata mereka dan mereka ilusikan manisnya dalam hati mereka. Jiwa jiwa mereka terbuai dalam kenikmatan kenikmatannya. Pada hal itu semua hanyalah kenikmatan yang sedikit yang akan lenyap dalam waktu sekejap. (Tafsir Taisir Karimir Rahman).

Sungguh Allah Ta’ala telah mengingatkan agar manusia mempersiapkan bekal ketika masih berada di dunia. Allah berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Wahai orang-orang yang beriman. Bertakwalah kalian kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok, dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan. (Q.S al Hasyr 18).

Ketahuilah bahwa  bekal seorang hamba menuju hari esok terutama dan paling utama adalah takwa  Allah berfirman : 

وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَىٰ ۚ وَاتَّقُونِ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ

Dan bawalah bekal, sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Dan bertakwalah kepada-Ku wahai orang orang yang berakal sehat. (Q.S al Baqarah 197).

Kenapa takwa harus menjadi paling utama ?.  Karena hari esok atau hari akhirat itu memiliki tempat yang paling diidamkan oleh setiap muslim yaitu surga. Dan surga itu hanya disediakan untuk orang yang bertakwa tidak untuk yang selainnya.

Allah Ta’ala berfirman :

 وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

Dan bersegeralah kamu mencari ampunan Allah dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa. (Q.S Ali ‘Imran 133).

Oleh karena itu orang orang beriman selalu  berusaha mempersiapkan bekal di dunia ini untuk mendapatkan tempat terbaik di akhirat kelak. Insya Allah ada manfaatnya bagi kita semua. Wallahu A’lam. (1.432)    




Tidak ada komentar:

Posting Komentar