Rabu, 24 Oktober 2018

KALIMAT TAUHID BENAR BENAR PALING BERAT DI MIZAN

KALIMAT TAUHID BENAR BENAR 
PALING BERAT DI MIZAN

Oleh : Azwir B. Chaniago

Sungguh pada hari Kiamat kelak Allah Ta’ala pasti akan menegakkan mizan. Lalu apa itu mizan ?. Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin berkata : Mizan atau timbangan adalah alat untuk mengukur sesuatu berdasarkan berat dan ringan. Adapun mizan di akhirat adalah sesuatu yang Allah letakkan pada hari Kiamat untuk menimbang amalan hamba-Nya. (Syarah Lum’atul I’tiqaad)

Allah Ta’ala berfirman :

وَنَضَعُ الْمَوَازِينَ الْقِسْطَ لِيَوْمِ الْقِيَامَةِ فَلَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْئًا ۖ وَإِنْ كَانَ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ أَتَيْنَا بِهَا ۗ وَكَفَىٰ بِنَا حَاسِبِينَ

Dan Kami akan tegakkan timbangan yang adil pada hari Kiamat, sehingga tidak seorang pun yang dirugikan walaupun sedikit. Jika amalan itu hanya seberat biji sawi pun, pasti Kami akan mendatangkan (pahala) nya. Dan cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan. (Q.S  al Anbiya’ 47).

Allah Ta’ala berfirman :

وَالْوَزْنُ يَوْمَئِذٍ الْحَقُّ ۚ فَمَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
وَمَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ فَأُولَٰئِكَ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنْفُسَهُمْ بِمَا كَانُوا بِآيَاتِنَا يَظْلِمُونَ

Timbangan pada hari itu (menjadi ukuran) kebenaran. Maka barangsiapa yang berat timbangan (kebaikan) nya , mereka itulah orang yang beruntung. Dan barangsiapa ringan timbangan (kebaikan) nya maka mereka itulah orang yang telah merugikan dirinya sendiri, karena mereka mengingkari ayat ayat kami. (Q.S al A’raf 8-9).

Ketahuilah bahwa dalam suatu riwayat disebutkan, ada seorang hamba yang memiliki catatan  99 gulungan catatan dosa tetapi dia memiliki 1 lembar bithaqah atau kartu yang bertuliskan dua kalimat syahadat yang ada pada dirinya. Kemudian 99 gulungan dosa itu ditempatkan disatu daun timbangan dan 1 kartu yang bertulis dua kalimat syahadat ditempatkan di daun timbangan yang lain. Ternyata 1 kartu ini telah mengalahkan beratnya 99 gulungan dosanya sehingga dia terbebas dari adzab Allah Ta’ala.

Mari kita simak hadits berikut ini. Sungguh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إِنَّ اللَّهَ سَيُخَلِّصُ رَجُلًا مِنْ أُمَّتِي عَلَى رُءُوسِ الْخَلَائِقِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَيَنْشُرُ عَلَيْهِ تِسْعَةً وَتِسْعِينَ سِجِلًّا كُلُّ سِجِلٍّ مِثْلُ مَدِّ الْبَصَرِ ثُمَّ يَقُولُ أَتُنْكِرُ مِنْ هَذَا شَيْئًا أَظَلَمَكَ كَتَبَتِي الْحَافِظُونَ فَيَقُولُ لَا يَا رَبِّ فَيَقُولُ أَفَلَكَ عُذْرٌ فَيَقُولُ لَا يَا رَبِّ فَيَقُولُ بَلَى إِنَّ لَكَ عِنْدَنَا حَسَنَةً فَإِنَّهُ لَا ظُلْمَ عَلَيْكَ الْيَوْمَ فَتَخْرُجُ بِطَاقَةٌ فِيهَا أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ فَيَقُولُ احْضُرْ وَزْنَكَ فَيَقُولُ يَا رَبِّ مَا هَذِهِ الْبِطَاقَةُ مَعَ هَذِهِ السِّجِلَّاتِ فَقَالَ إِنَّكَ لَا تُظْلَمُ قَالَ فَتُوضَعُ السِّجِلَّاتُ فِي كَفَّةٍ وَالْبِطَاقَةُ فِي كَفَّةٍ فَطَاشَتِ السِّجِلَّاتُ وَثَقُلَتِ الْبِطَاقَةُ فَلَا يَثْقُلُ مَعَ اسْمِ اللَّهِ شَيْءٌ

Sesungguhnya, Allah akan membebaskan seorang lelaki dari umatku di hadapan seluruh makhluk pada hari kiamat. Akan dibentangkan padanya 99 lembaran (catatan amal keburukannya). Tiap tiap lembaran seukuran sejauh  mata memandang.

Kemudian Allah bertanya : Apakah engkau mengingkari sesuatu dari lembaran  ini ?. Apakah para (malaikat) pencatat-Ku, al hafizhun menzhalimimu ?.

Maka, hamba tadi menjawab : Tidak wahai Rabbku.  Allah bertanya lagi : Apakah engkau memilik alasan ?. Maka hamba tadi menjawab : Tidak wahai Rabb-ku. Maka Allah berfirman : Sesungguhnya di sisi Kami engkau memiliki satu kebaikan. Sesungguhnya pada hari ini engkau tidak akan dizhalimi.

Kemudian, dikeluarkan sebuah bithaqah (kartu) yang bertuliskan :

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ

Aku bersaksi bahwa tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah adalah hamba-Nya dan Rasul-Nya.

Lalu Allah berfirman : Datangkanlah timbanganmu. Hamba tadi berkata : Wahai Rabb-ku, apa (pengaruh) bithaqah atau kartu ini terhadap lembaran-lembaran (dosa dosaku)  ini.

Maka Allah berfirman : Sesungguhnya engkau tidak akan dizhalimi.

Rasulullah bersabda : Maka, lembaran-lembaran itu diletakkan di atas satu daun timbangan, dan satu kartu tersebut diletakkan di atas satu daun timbangan yang lain. Maka, ringanlah lembaran-lembaran itu, dan beratlah kartu tersebut. Maka, sesuatupun tidak berat (jika) ditimbang dengan nama Alah. (H.R. Imam Ahmad dan at  Tirmidzi, dishahihkan oleh Syaikh al Albani).

Jadi tak ada sesuatupun yang lebih berat jika dibanding dengan nama Allah Ta’ala. Oleh karena itu tanamkanlah dengan kuat dua kalimat syahadat di hati  yaitu dengan ikhlas sehingga bisa selamat di negeri akhirat kelak. 
Namun demikian hendaklah kita senantiasa melaksanakan apa yang diperintahkan Allah Ta’ala dan berhenti dari semua yang dilarang-Nya yaitu untuk mendekatkan diri serta mencari ridha dan berharap pahala-Nya.

Insya Allah Ada manfaatnya bagi kita semua. Wallahu A’lam. (1.429)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar