Sabtu, 18 April 2020

PUASA ADALAH PERISAI YANG MEMBERI PERLINDUNGAN


PUASA ADALAH PERISAI YANG MEMBERI PERLINDUNGAN

Disusun oleh : Azwir B. Chaniago

Sungguh Allah Ta’ala memerintahkan orang beriman untuk berpuasa sebulan penuh di bulan Ramadhan. Selain itu Allah Ta’ala juga memberi kesempatan kepada orang beriman untuk melakukan puasa sunnah yang banyak jenis dan jumlahnya. 

Semuanya pastilah akan memberikan keutamaan dan kebaikan yang banyak bagi  yang mengamalkannya. Satu diantara keutamaannya adalah sebagai perisai yang melindungi dari panasnya api neraka.

Rasulullah Salallahu Wasallam telah menjelaskannya dalam sabda beliau :

إِنَّمَا الصِّيَامُ جُنَّةٌ يَسْتَجِنُّ بِهَا الْعَبْدُ مِنَ النَّارِ

Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari siksa neraka.  (H.R Imam Ahmad).

Syaikh Shalih Fauzan hafidzahullah menjelaskan : Maksudnya puasa adalah pelindung  antara dirinya dengan api neraka. Hal ini mencakup PUASA YANG WAJIB seperti puasa Ramadhan dan JUGA PUASA SUNNAH seperti puasa enam hari di bulan Syawal, puasa Senin-Kamis, puasa tiga hari setiap bulan, puasa Dzulhijjah, puasa ‘Arafah, dan puasa ‘Asyura (Lihat  Fii Syarhi al Arba’in an Nawawiyyah).

Dalam satu hadits, Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

 وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ وَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَصْخَبْ فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ

Puasa adalah perisai, jika salah seorang dari kalian sedang berpuasa janganlah berkata keji dan berteriak-teriak, jika ada orang yang mencercanya atau memeranginya, maka ucapkanlah : Aku sedang berpuasa (H.R Imam Bukhari dan Imam Muslim).
Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin berkata : Yang dimaksud dengan puasa sebagai (جُنَّةٌ) (perisai) adalah puasa akan menjadi pelindung yang akan melindungi bagi pelakunya di dunia dan juga di akhirat. 

(1)Adapun di dunia, kata beliau, maka akan menjadi pelindung yang akan menghalanginya untuk mengikuti godaan syahwat yang terlarang di saat puasa. Oleh karena itu tidak boleh bagi orang yang berpuasa untuk membalas orang yang menzhalimi dirinya dengan balasan serupa, sehingga jika ada yang mencela ataupun menghina dirinya maka hendaklah dia mengatakan : Aku sedang berpuasa. 

(2) Adapun di akhirat maka puasa menjadi perisai  yang akan melindungi dan menghalangi dirinya dari api neraka pada hari kiamat (Lihat Syarh Arba’in an Nawawiyyah).

Imam Ibnu Rajab al-Hambali rahimahullah menjelaskan : Puasa merupakan perisai selama tidak dirusak dengan perkataan buruk yang merusak. Jika salah seorang dari kalian sedang berpuasa janganlah berkata keji dan berteriak-teriak, jika ada orang yang mencercanya atau memeranginya, maka ucapkanlah : 

إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ

Aku sedang berpuasa (H.R Imam Bukhari dan Imam Muslim). Lihat Jami’ul Ulum wal Hikam.

Itulah  satu  dari demikian banyaknya  keutamaan ibadah puasa. Oleh karena itu hamba hamba Allah akan tetap semangat melaksanakan puasa fardhu di bulan Ramadhan dan juga menambahnya dengan puasa puasa sunnah yang disyariatkan.

Insya Allah ada manfaatnya bagi kita semua. Wallahu A’lam. (1.949). 





 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar