Kamis, 09 April 2020

KALIMAT THAIYIBAH YANG DICINTAI ALLAH TA'ALA


KALIMAT THAIYIBAH YANG DICINTAI ALLAH TA’ALA

Disusun oleh : Azwir B. Chaniago

Bahwa tujuan utama penciptaan manusia SUDAH SANGAT JELAS yaitu MENGABDI, MENYEMBAH DAN BERIBADAH KEPADANYA. Allah Ta’ala berfirman :

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan  agar mereka  beribadah kepada-Ku. (Q.S adz Dzariyat 56)

Syaikh as Sa’di berkata : Inilah tujuan Allah Ta’ala menciptakan jin dan manusia. Dan Allah Ta’ala mengutus semua rasul untuk menyeru kepada tujuan tersebut. Tujuan tersebut adalah menyembah Allah Ta’ala  mencakup : (1) Berilmu tentang Allah Ta’ala. (2) Mencintai Allah Ta’ala. (3) Kembali kepada-Nya. (4) Menghadap kepada-Nya dan berpaling dari selain-Nya. (Tafsir Taisir Karimir Rahman).

Sungguh sangatah banyak bentuk ibadah atau amal shalih yang disyariatkan. Ada yang wajib ada pula yang tidak wajib. Ada yang ringan di fisik berat di harta. Ada yang berat di fisik dan juga berat di harta. Namun demikian ternyata adapula ibadah yang ringan di fisik dan ringan di harta bahkan tak pakai harta yaitu BERDZIKIR dengan membaca atau melafazkan KALIMAT KALIMAT THAIYIBAH yang disyariatkan.

Diantara kalimat thaiyibah yang  dicintai Allah Allah Ta’ala adalah :

Pertama : Subahaanallahi wa bihamdihi, Subahaanallahil ‘adzim.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda :

كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ثَقِيلَتَانِ فِي الْمِيزَانِ حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ : سُبْحَانَ اللَّهِ ، وبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ

Dua kalimat yang ringan diucapkan lisan, berat ditimbangan, dan DAN DICINTAI AR RAHMAN : Subhaanallaahi wa Bihamdihi Subhaanallaahil 'Adzim. (HR. Muttafaq 'Alaih).

Dari hadits yang mulia  ini kita bisa mengambil faedah bahwa kalimat : 

سُبْحَانَ اللَّهِ ، وبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ

Yaitu : (1) Ringan diucapkan lisan  karena lafazhnya tidak panjang, sedikit hurufnya. (2) Berat ditimbangan, karena disediakan pahala yang banyak. (3)  DICINTAI AR RAHMAN. Dan dengan mengucapkannya akan mendatangkan  kecintaan Allah Ta’ala.

Kedua : Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaha ilallah, Allahu Akbar.

عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدَبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « أَحَبُّ الْكَلاَمِ إِلَى اللَّهِ أَرْبَعٌ سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ. لاَ يَضُرُّكَ بَأَيِّهِنَّ بَدَأْتَ.

Dari Samurah bin Jundab, dia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Ada empat ucapan yang paling dicintai  oleh Allah Ta’ala : (1) Subhanallah, (2) Alhamdulillah, (3) Laa ilaaha illallah, dan (4) Allahu Akbar. Tidak berdosa bagimu dengan mana saja kamu memulai. (H.R Imam Muslim). 

Dalam satu hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah disebut pula bahwa Rasulullah Salallahu ‘alaihi wassalam telah mengabarkan tentang empat kalimat yang LEBIH BELIAU CINTAI  daripada apa yang tersinari matahari yaitu dunia dan semua yang ada padanya. Beliau bersabda : “Sungguh aku mengucapkan Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaaha ilallaah dan Allahu Akbar, lebih aku cintai daripada apa apa yang disinari matahari (dunia dan seisinya)”. H.R Imam Muslim dari Abu Hurairah.

Ketahuilah bahwa semua yang disinari matahari termasuk matahari itu sendiri pasti akan punah. Begitu juga semua harta dunia termasuk dunia itu sendiri pasti akan punah sedangkan bacaan kalimat kalimat thaiyibah adalah menjadi amal shalih bagi seorang hamba. Ini  tidak akan pernah punah  dan akan dibawa sebagai bekal ke negeri akhirat.

Oleh karena itu orang orang beriman hendaklah banyak mengucapkan kalimat thaiyibah ini yang Allah Ta’ala mencintainya. Sangatlah baik untuk dibaca pada setiap waktu dan keadaan. Insya Allah ada manfaatnya bagi kita semua. Wallahu A’lam. (1.942)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar