Senin, 15 April 2019

RASULULLAH MELAKNAT PEMBERI DAN PENERIMA SOGOK


RASULULLAH MELAKNAT PEMBERI DAN PENERIMA SOGOK

Oleh : Azwir B. Chaniago

Syaikh Ali Ibn Muhammad al-Jurjani berkata : risywah ialah suatu pemberian kepada seseorang untuk membatalkan suatu yang hak dan membenarkan yang batil. Risywah juga dipahami oleh ulama sebagai pemberian sesuatu yang menjadi alat bujukan untuk mencapai tujuan tertentu.

Dari definisi di atas dapat dipahami bahwa risywah adalah pemberian kepada orang lain yang mengandung unsur pamrih yang bertujuan membatalkan yang halal dan atau membenarkan yang batil dan  dijadikan ALAT BUJUKAN UNTUK MENCAPAI TUJUAN TERTENTU.
Sungguh, risywah, sogok atau suap yang di negeri kita TERKADANG DIKENAL PULA DENGAN ISTILAH SERANGAN FAJAR. Bentuk risywah  ini bisa berupa uang atau barang ataupun manfaat. Ini  adalah PERBUATAN HARAM.  karena DIANCAM DENGAN LAKNAT. Termasuk risywah dengan tujuan menggiring manusia untuk mendukung pemberi risywah. 

Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam bersabda : 

لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- الرَّاشِىَ وَالْمُرْتَشِىَ.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam melaknat orang yang MEMBERI SUAP  dan yang MENERIMA SUAP.  (H.R Abu Daud at Tirmidzi, Ibnu Majah, dishahihkan oleh  Syaikh al Albani)

Dalam riwayat Imam Ahmad disebutkan : “Nabi mengutuk orang yang memberikan suap, orang yang menerima suap dan orang yang menjadi perantara dalam proses suap menyuap”.

Ketahuilah bahwa keburukan dan mudharat dari pemberian risywah atau suap juga akan menjadi laknat bagi orang orang  yang menjadi perantara karena  menjadi penghubung antara penyuap dan yang disuap.

Kenapa ?, karena mereka telah  membantu orang lain dalam berbuat keburukan dan dosa. Dan ini suatu yang sangat dilarang  dalam syariat Islam. Allah Ta’ala berfirman : 

وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

Dan tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) KEBAJIKAN DAN TAKWA, dan jangan tolong menolong DALAM BERBUAT DOSA dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah. Sungguh Allah sangat berat siksa-Nya. (Q.S al Maidah 2)

Ketahuilah bahwa diantara dampak buruk perilaku suap menyuap adalah sebagaimana dijelaskan oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz (w. 1999 M), bekas Mufti Agung Kerajaan Saudi Arabia. Beliau pernah ditanya tentang bagaimana akibat buruk dari perilaku suap menyuap bagi kaum muslimin. Beliau memberikan penjelasan : 

Pertama : (Ini adalah) Kezhaliman terhadap kaum yang lemah. Hilangnya hak hak mereka atau paling tidak tertundanya mereka mendapatkan haknya dengan cara yang benar. Bahkan semua ini terjadi demi suap.

Kedua : Buruknya akhlak orang yang mengambil suap tersebut baik dari kalangan hakim, pegawai ataupun selain mereka. Takluknya diri orang tersebut terhadap hawa nafsunya. Hilangnya (sebagian) hak orang yang tidak memberi suap ataupun hilang keseluruhannya. Iman seseorang penerima suap akan menjadi lemah dan dirinya terancam mendapat kemurkaan Allah serta adzab yang pedih.

Oleh karena itu orang orang beriman akan SELALU MENJAUHKAN DIRI DARI URUSAN SUAP MENYUAP ini karena akan mendatangkan LAKNAT BAGINYA yaitu dijauhkan dari rahmat Allah Ta'ala. Wallahu A’lam. (1.597)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar