Rabu, 10 April 2019

MENYAMBUT RAMADHAN DENGAN BANYAK MEMOHON AMPUN


MENYAMBUT RAMADHAN DENGAN BANYAK
 MEMOHON AMPUN

Oleh Azwir B. Chaniago

Sebagian orang mungkin ada yang bertanya kenapa menyambut Ramadhan dengan banyak memohon ampun. Bukankah kita telah berazam, telah berniat dengan kuat, untuk melakukan berbagai ibadah di bulan Ramadhan ?. Bukankah memohon ampun  adalah  diutamakan orang orang yang telah melakukan dosa ?.

Ingatlah bahwa sungguh sebenarnya semua manusia banyak berbuat dosa. Dalam satu hadits qudsi, Allah Ta’ala berfirman :

يَا عِبَادِى إِنَّكُمْ تُخْطِئُونَ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَأَنَا أَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا فَاسْتَغْفِرُونِى أَغْفِرْ لَكُمْ

Wahai hamba hamba-Ku, sesungguhnya kalian berbuat dosa di malam dan siang hari, dan Aku akan mengampuni seluruh dosa, maka minta ampunlah kepada-Ku, niscaya akan Aku ampuni dosa-dosa kalian. (H.R Imam Muslim).

Ketahuilah bahwa PERBUATAN DOSA DAN  MAKSIAT ADALAH salah satu penghalang  bagi seseorang untuk beribadah. Nah ketika seseorang malas beribadah atau mulai berasa malas beribadah pada hal biasanya rajin ketahuilah bahwa ITU ADALAH MUSIBAH BESAR baginya. Bahkan jauh  lebih besar dari kehilangan harta.

Sungguh Allah Ta’ala  berfirman : 

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ

Dan musibah apapun yang menimpa kamu adalah karena perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan kesalahanmu) Q.S asy Syuura 30.

Para ulama menjelaskan bahwa makna dari kasabat aidiikum, perbuatan tanganmu sendiri dalam ayat ini adalah dosa dosa kamu (yakni perbuatan maksiat yang dilakukan, pen.)

Oleh karena itu maka seorang hamba akan terus menerus berusaha menjauhi perbuatan dosa dan maksiat sekecil apapun karena akan membuat dirinya terhalang untuk taat dalam beribadah.

Ketahuilah bahwa hampir semua ibadah ada di bulan Ramadhan kecuali ibadah haji. Oleh karena itu seorang hamba yang sungguh sungguh  ingin beribadah dengan sepenuh penuhnya maka salah satu caranya adalah membersihkan diri dari berbagai dosa dan maksiat.

Dalam Kitab ad Daa’ wad Dawa’, Imam Ibnul Qayim menyebutkan lebih dari 50 akibat buruk yang akan menimpa manusia jika melakukan dosa dan  maksiat. Diantaranya adalah :

(1) Maksiat menyebabkan  kehampaan hati dari mengingat Allah Ta’ala.

(2) Andaikan perbuatan dosa tidak ada hukumannya kecuali MENGHALANGI KETAATAN  yang seharusnya menempati posisi dosa tersebut, serta memotong jalan menuju ketaatan lainnya, ketiga keempat dan seterusnya maka hal ini sudah cukup. Banyak sekali ketaatan terputus karena dosa. Pada hal satu ketaatan lebih baik daripada dunia beserta isinya.

Oleh karena itu setiap hamba, haruslah berusaha menjauhi dosa sekecil apapun dan menyambut Ramadhan dengan banyak memohon ampun kepada Allah Ta’ala. Dengan demikian maka akan ringan dan mudah baginya untuk melakukan berbagai ibadah dalam bulan Ramadhan.

Insya Allah ada manfaatnya bagi kita semua. Wallahu A’lam. (1.595).   



Tidak ada komentar:

Posting Komentar