Selasa, 17 Oktober 2017

SERING DIGANGGU JIN JIKA LALAI BERDZIKIR





SERING DIGANGGU JIN JIKA LALAI BERDZIKIR

Oleh : Azwir B. Chaniago

Memang agak sering kita menyaksikan atau mendengar bahwa ada orang  yang diganggu jin. Bahkan sampai hilang kesadarannya tersebab kesurupan jin atau syaithan.  Biasanya orang tersebut  berubah tingkah lakunya  dari yang biasa ada pada dirinya. Diantaranya yang terlihat adalah :

(1) Orang yang sedang dirasuki jin atau kesurupan mengeluarkan suara yang berbeda dengan suaranya yang biasa. Bahasanya terkadang juga tidak kita kenal.

(2) Tangannya terkepal keras, gigi merapat keras dan  mata menutup kencang, karena biasanya jin bersembunyi di tempat tempat itu.

(3) Tenaganya menjadi berlipat ganda sehingga kalau dia meronta sulit dipegangi oleh beberapa orang yang kuat.

(4) Jika  disebutkan nama nama Allah atau dibacakan ayat al Quran dia akan berteriak.

Ketahuilah bahwa diantara bangsa jin yang jahat memang bisa mengganggu dan merasuki manusia atau yang disebut dengan kesurupan. Kesurupan jin itu memang ada.  Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menjelaskan hal ini dalam Kitab Majmu’ Fatawa.

Syaikh Abdul Aziz bin Baz pernah ditanya kenapa ada manusia yang dirasuki jin atau terkena sihir. Beliau menjawab : Biasanya penyebabnya adalah : (1) Lalai dari dzikrullah atau mengingat Allah. (2) Tidak memperhatikan perihal ketaatan kepada-Nya, dan juga (3) Lalai dari wirid wirid syar’i. 

Bila seseorang biasa membaca wirid wirid syar’i dan bacaan bacaan  yang mengandung permohonan perlindungan yang syar’i dan istiqamah diatas ketaatan maka biasanya ia akan selamat dari gangguan tersebut. Syaithan tidak punya kuasa untuk menguasai dirinya.  Namun bila ia bermaksiat kepada Allah Ta’ala ia akan mudah terkena gangguan syaithan dan godaannya. (Fatawa Nuur ‘ala ad Darb).

Oleh karena itu seorang hamba janganlah lalai dari mengingat Allah dan haruslah selalu memperhatikan dengan sungguh sungguh perkara ketaatannya kepada Allah Ta’ala  sehingga jin tak mampu mengganggunya.

Insya Allah ada manfaatnya bagi kita semua. Wallahu A’lam. (1.147)
   





Tidak ada komentar:

Posting Komentar