Rabu, 04 Oktober 2017

DOA MOHON PERLINDUNGAN DARI SEMUA KEBURUKAN



DOA MOHON PERLINDUNGAN DARI SEMUA KEBURUKAN

Oleh : Azwir B. Chaniago

Berbagai keburukan sering mendatangi manusia. Keburukan itu bisa jadi tersebab perbuatan  dirinya sendiri karena melakukan kemaksiatan atau yang lainnya. Bisa pula terjadi tersebab perbuatan orang lain yang menzhaliminya. 

Seorang beriman akan senantiasa berusaha menjauhkan semua keburukan itu agar tak mendatangkan mudharat baik dunia maupun akhiratnya. Tapi ketahuilah bahwa tak ada yang bisa melindungi manusia dari semua keburukan kecuali Allah Ta’ala. Oleh karena itu banyaklah berdoa memohon perlindungan kepada-Nya.

Sungguh Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam telah  mengajarkan satu doa  memohon perlindungan kepada Allah Ta’ala dari segala keburukan yang menimpa. Farwah bin Naufal berkata : Aku bertanya kepada Aisyah tentang doa yang biasa dipanjatkan Rasulullah kepada Allah Ta’ala. 

Aisyah menjawab dan menyebutkan doa : “Allahumma inni a’udzubika min syarri maa ‘amiltu, wa min syarri maa lam a’mal”. Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari keburukan apa yang aku kerjakan dan dari keburukan apa yang belum aku kerjakan. (H.R Imam Muslim).

Doa ini memuat permohonan perlindungan dari semua keburukan baik yang telah dilakukan seorang hamba ataupun belum dilakukan. Baik keburukan diwaktu yang lalu, yang sekarang ataupun yang akan datang. Jika keburukan telah terhimpun pada diri seseorang maka itu semua akan merusak agama, dunia dan akhiratnya.  

Memohon perlindungan dari keburukan  ang telah dilakukan maksudnya adalah meminta ampun atas (dosa) yang telah dilakukan.  Memohon perlindungan dari apa yang belum dilakukan adalah : 

(1) Berlindung kepada Allah dari buruknya amalan pada waktu yang akan datang yang tidak diridhai-Nya. Yaitu meminta agar Allah menjaganya dari amalan  (buruk) tersebut. Karena tidak ada yang merasa aman dari adzab Allah kecuali orang yang merugi.

(2) Atau bisa pula makna ungkapan ini adalah meminta perlindungan dari keburukan yang timbul karena merasa takjub dan besar diri karena telah meninggalkan hal hal yang buruk. Akan tetapi wajib atasnya untuk melihat itu sebagai karunia Allah Ta’ala. 

(3) Atau maknanya adalah meminta perlindungan dari buruknya amal orang lain, sebagaimana firman-Nya  yang artinya : “Dan peliharalah dirimu dari siksaan yang tidak hanya menimpa orang orang yang zhalim saja diantara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya. (Q.S al Anfaal 25).

Kesimpulannya, dalam doa ini termuat permohonan perlindungan kepada Allah Ta’ala dari semua keburukan dunia dan akhirat, yang dilakukan seseorang ataupun orang lain, yang mengundang siksa Allah di dunia dan di akhirat, meskipun hal itu tidak dimaksudkan. Oleh karena teruslah bersemangat wahai hamba hamba Allah untuk membaca doa yang agung ini. Dan jadikanlah itu di antara doa doa doa yang engkau panjatkan sebagai wujud meneladani Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasalam. (Lihat  Syarah Shahih Muslim).

Insya Allah ada manfaatnya bagi kita semua. Wallahu A’lam. (1.136)           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar