Minggu, 01 Oktober 2017

ALLAH MENETAPKAN EMPAT BULAN HARAM



ALLAH TA’ALA MENETAPKAN EMPAT BULAN HARAM

Oleh : Azwir B. Chaniago

Sesungguhnya Allah Ta’ala telah menjelaskan dan menetapkan bahwa ada 4 bulan yang dinamai dengan bulan haram. Allah berfirman : “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu”. (QS. Al-Taubah: 36)

Bulan apa saja yang dimaksud dengan bulan haram, dijelaskan dalam sabda Rasulullah Salallahu ‘alaihi wasallam : “Setahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya terdapat empat bulan yang dihormati. Yang tiga berurutan, yaitu Dzul Qa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram. Sedangkan (satunya adalah) Rajab Mudhar yang berada antara Jumadil Tsaniah dan Sya’ban”. (H.R Imam Bukhari). 

Ibnu Abbas, ahli tafsir terbaik dalam Islam,  memahami dari firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :  “Maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu” bermakna bahwa larangan berbuat zalim berlaku pada keseluruhan bulan, lalu Allah menghususkan empat bulan dan menjadikannya sebagai bulan mulia dan lebih mengagungkan kehormatannya. Allah menjadikan dosa di dalamnya lebih besar, begitu juga amal shalih dengan pahala lebih besar.

Menurut Imam Qatadah rahimahullah, bahwa kezaliman pada bulan-bulan haram lebih besar dosanya daripada berbuat zalim di selainnya. Walaupun perbuatan zalim (dosa) secara keseluruhan adalah perkara besar (dosa besar).

Allah melebihkan perkara ini sesuai dengan kehendak-Nya. Sebagaimana Allah : 

(1) Telah memilih hamba-hamba pilihan dari makhluk-Nya yaitu  Dia telah memilih beberapa dari malaikat sebagai rasul, begitu dari antara manusia sebagai rasul (utusan-Nya).
(2) Dia memilih dari beberapa kalam-Nya  untuk berdzikir kepada-Nya.
(3) Dia juga memilih dari beberapa tanah di bumi ini sebagai masjid.
(4) Dia juga telah memilih bulan Ramadhan dan bulan-bulan haram dari beberapa bulan yang ada.
(5) Dia telah memilih hari Jumat dari sejumlah hari, dan
(6) Dia memilih Lailatul Qadar dari beberapa malam.

Oleh karena itu maka agungkan apa yang telah Dia agungkan, karena sesungguhnya mulia dan agungnya sesuatu tergantung pada pengagungan Allah terhadapnya pada sisi orang yang paham lagi berakal. (Tafsir Ibnu Katsir)

Dari penjelasan Ibnu Abbas dan Qatadah diatas maka dapat diambil kesimpulan bahwa 4 bulan haram  tersebut mempunyai kelebihan tertentu yaitu : 

(1) Beramal pada bulan bulan itu memiliki balasan yang lebih besar.
(2) Berbuat kemaksiatan padanya juga akan mendapatkan dosa yang lebih besar pula.

Dengan demikian maka para hamba hamba Allah hendaklah berusaha meningkatkan kegiatan amalnya pada bulan bulan itu bahkan melebihi dari bulan bulan selainnya. Dan sangat berhati hati serta berusaha keras menjauhi dosa sekecil apapun.  Insya Allah ada manfaatnya bagi kita semua. Wallahu A’lam. (1.132)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar