Sabtu, 08 September 2018

MENIRU ATAU MEMAKAI TEKNOLOGI BARAT BUKAN TASYABUH


MENIRU DAN MEMAKAI TEKHNOLOGI BARAT
BUKAN TASYABUH

Oleh : Azwir B. Chaniago

Peralatan tekhnologi yang saat ini dipakai di dunia paling dominan berasal dari Negara Barat ataupun dari orang orang kafir. Kaum muslimin sangat banyak meniru atau memakai tekhnologi dari negara Barat ini. 

Lalu ada yang bertanya : Apakah ini termasuk tasyabuh yang kita dilarang melakukannya ?. Sungguh Rasulullah bersabda, dari Ibnu Umar :

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka. (H.R Imam  Ahmad dan Abu Daud, dishahihkan oleh Syaikh al Albani).

Lalu apa yang dimaksud dengan tasyabuh ?. 

(1) Secara bahasa tasyabuh berasal dari kata musyabahah yang artinya : Menyamai, meniru atau ikut ikutan. (Prof. Dr. Nasir ibn Abdulkarim).

(2)  Secara istilah tasyabuh adalah menyerupai orang kafir dengan sesuatu yang menjadi kekhususan mereka baik dalam masalah akidah, ibadah atau kebiasaan. Bila umat Islam ada yang menyerupai musuhnya dalam berpakaian dan selainnya maka hal itu pertanda lemahnya akhlak dan komitmen mereka terhadap agamanya sendiri. (Syaikh Masyhur Hasan Salman).

Ketahuilah bahwa Syaikh Muhammad Amin asy Syinqiti berkata bahwa  penemuan baru atau tekhnologi dari Negara Barat perlu dicermati. Beliau membagi penemuan baru tersebut menjadi empat perkara. Satu diantaranya dan inilah yang benar adalah dengan sikap : MENGAMBIL YANG BERMANFAAT DAN MENINGGALKAN YANG BERBAHAYA. (Adwa’ al Bayan).

Allah Ta’ala berfirman :

هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُمْ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ اسْتَوَىٰ إِلَى السَّمَاءِ فَسَوَّاهُنَّ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ ۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

Dialah (Allah) yang menciptakan segala apa yang ada DI BUMI UNTUKMU kemudian Dia menuju ke langit, lalu Dia menyempurnakannya menjadi tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. (Q.S al Baqarah 29).

Tentang ayat ini Syaikh as Sa’di berkata : Maksudnya, Dia menciptakan segala sesuatu di muka bumi ini sebagai suatu kebaikan dan kasih sayang-Nya untukmu agar diambil manfaatnya, dinikmati dan dijadikan pelajaran.
Ayat yang mulia ini merupakan  sebuah dalil yang menunjukkan bahwasanya SETIAP HAL ITU PADA DASARNYA MUBAH DAN SUCI karena disebutkan dalam kerangka satu anugerah. Dengan nash tersebut maka hal hal yang kotor tidak termasuk didalamnya. (Tafsir Taisir Karimir Rahman).

Sungguh dalam sejarah Islam tercatat bahwa Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam pernah menggunakan strategi tekhnologi orang kafir yaitu membuat parit dalam Perang Ahzab guna membendung musuh yaitu kafir Quraisy dan sekutunya yang akan menyerang kota Madinah. 

Ketahuilah bahwa membuat parit dalam strategi perang adalah kebiasaan kaum kafir Persia. Ini dilakukan Rasulullah  atas usul Salman al Farisi seorang sahabat  yang berasal dari Persia dan mengetahui teknik atau strategi membuat parit ketika diserang musuh. Beliau mengambil sesuatu yang bermanfaat meskipun itu berasal dari orang kafir.

Syaikh Muhammad bertasyabuh kepada  bin Shalih al Utsaimin berkata : Perbuatan yang dilakukan oleh musuh musuh Allah dan musuh orang beriman, yaitu orang orang kafir terbagi menjadi tiga bentuk : (1) IBADAH, (2) ADAT KEBIASAAN dan (3) TEKHNOLOGI DAN ALAT ALAT. 

Adapun ibadah maka sudah dimaklumi bahwasanya tidak boleh seorang muslim bertasyabuh kepada mereka dalam perkara ibadah. Barang siapa bertasyabuh kepada mereka, dalam hal ibadah, maka dia berada dalam bahaya yang besar. Bahkan terkadang akan membawanya pada kekufuran dan keluar dari Islam.

Adapun adat kebiasaan seperti pakaian, maka haram tasyabuh kepada mereka berdasarkan sabda Nabi : Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.”.

Adapun tekhnologi dan alat alat modern yang MENGANDUNG MASLAHAT YANG UMUM tidak mengapa kita belajar dari mereka, mengambil faedah darinya. INI BUKAN TASYABUH MELAINKAN TERMASUK BERSERIKAT DALAM PERBUATAN YANG BAIK DAN BERMANFAAT. Orang yang melakukannya tidak dianggap sebagai telah bertasyabuh kepada mereka. (Majmu’ Fatawa Syaikh Utsaimin).

Insya Allah ada manfaatnya bagi kita semua. Wallahu A’lam. (1.382)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar