Senin, 24 September 2018

JAGALAH ADAB TERHADAP GURU GURUMU


JAGALAH ADAB TERHADAP GURU GURUMU

Oleh : Azwir B. Chaniago

Semua orang sepakat bahwa guru adalah orang yang memiliki banyak sekali kebaikan dan jasanya kepada murid muridnya. Apalagi guru guru yang mengajarkan ilmu syariat dan juga ilmu ilmu lainnya yang bermanfaat bagi kaum muslimin umumnya.

Begitu pentingnya peran guru maka sampai berusia lanjutpun orang orang masih rajin hadir di majlis ilmu. Duduk dan belajar dihadapan guru. Selain itu, kita juga belajar dari guru guru kita melalui kitab kitab yang mereka tulis,   rekaman audio atau video serta tulisan tulisannya di media sosial.

Sungguh, dengan pelajaran dari guru guru itulah kita semua bisa memahami AQIDAH YANG LURUS, IBADAH YANG BENAR, AKHLAK YANG MULIA SERTA BERMUAMALAH SECARA PATUT. Bahkan hakikatnya guru telah mengajarkan kepada kita sesuatu yang SANGAT PENTING yaitu cara cara untuk selamat di dunia dan selamat di akhirat kelak. 

Oleh karena itu maka seorang murid haruslah selalu menjaga adab kepada guru gurunya. Ini merupakan suatu kewajiban jika si murid tak mau disebut sebagai manusia yang  tak tahu berterima kasih.

Ketahuilah bahwa beradab kepada guru adalah salah satu cara agar dimudahkan mendapat ilmu. Itulah sebabnya ulama ulama terdahulu selalu mengingatkan agar orang orang belajar adab terlebih dahulu sebelum belajar ilmu. 

Perhatikanlah apa yang dikatakan oleh Yusuf Ibnu Husain : DENGAN MENJAGA ADAB MAKA ENGKAU AKAN MUDAH MEMAHAMI ILMU.

Syaikh Muhammad Shalih al Utsaimin berkata : Dengan memperhatikan adab maka akan mudah meraih ilmu. Sedikit perhatian pada adab maka ilmu akan disia siakan. 

Diantara adab kepada guru yang perlu dijaga adalah :

Pertama : Senantiasa menghormatinya.
 
Guru adalah adalah orang berilmu dan tinggi derajatnya disisi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Ta’ala berfirman :

يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ

Niscaya Allah akan meninggikan orang orang beriman diantara kamu dan orang orang yang diberi ilmu beberapa derajat. (Q.S al Mujadilah 11).

ليس منا من لم يجل كبيرنا و يرحم صغيرنا و يعرف لعالمنا حقه

Tidak termasuk golongan kami orang yang tidak menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda serta yang tidak mengerti hak ulama (H.R Imam Ahmad, dishahihkan oleh Syaikh al Albani).

Umar bin Khaththab berkata :

تَوَاضَعُوا لِمَنْ تَعَلَّمُونَ مِنْهُ

Tawadhu’lah kalian terhadap orang yang mengajari kalian. (Atsar, diriwayatkan oleh al Baihaqi)

Jadi, merupakan salah satu adab yang penting bagi murid murid adalah senantiasa menghormati gurunya karena telah banyak memberikan manfaat baginya. 

Kedua : Mengingatkan kesalahannya dengan cara yang santun.

Bagaimanapun guru guru kita adalah manusia biasa yang pada suatu waktu bisa melakukan kesalahan. Cuma, sebagai orang yang berilmu kemungkinannya berbuat salah tentu jauh lebih sedikit dibanding kesalahan kita.

Jika pada suatu waktu dia melakukan kesalahan karena lupa dan yang lainnya hendaklah disampaikan nasehat kepadanya. Sungguh agama ini adalah nasehat.

عَنْ أَبِي رُقَيَّةَ تَمِيْمٍ بْنِ أَوْسٍ الدَّارِي رَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ قَالَ الدِّيْنُ النَّصِيْحَةُ قُلْنَا : لِمَنْ ؟ قَالَ للهِ وَلِكِتَابِهِ وَلِرَسُوْلِهِ وَلِأَئِمَّةِ المُسْلِمِيْنَ وَعَامَّتِهِمْ

Dari Abu Ruqayyah Tamim bin Aus ad Daari, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Agama adalah nasihat.” Kami bertanya, “Untuk siapa?” Beliau menjawab, “Bagi Allah, bagi kitab-Nya, bagi rasul-Nya, bagi pemimpin-pemimpin kaum muslimin, serta bagi umat Islam umumnya. (H.R Imam Muslim).

Cara mengingatkan kesalahan guru adalah sesuai dengan posisinya sebagai orang terhormat. Jadi gunakan kalimat yang santun dan sebisanya, jika lebih bermanfaat, mengingatkan kesalahannya tidak di depan orang banyak.

Ketiga : Mendoakan kebaikan untuk guru.

Setiap kebaikan perlu dibalas. Apalagi kepada orang orang yang telah memberikan ilmu yang nilainya tidak bisa dibanding dengan materi. Oleh karena itu berterima kasihlah kepada guru guru.

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

لاَ يَشْكُرُ اللَّهَ مَنْ لاَ يَشْكُرُ النَّاسَ

Tidak dikatakan bersyukur pada Allah bagi siapa yang tidak  (tahu) berterima kasih pada manusia. (H.R Abu Daud dan at Tirmidzi, dishahihkan oleh  Syaikh al Albani).

Salah satu cara berterima kasih kepada guru kita adalah dengan mendoakan banyak kebaikan baginya. Perhatikanlah bagaimana orang orang terdahulu mendoakan guru gurunya. Diantaranya, Abu Bakar al Khalad berkata : Aku selalu berdoa kepada Allah di akhir shalatku untuk Imam as Syafi’i. (Siyar an Nubala’). 

Sungguh guru guru kita hakikatnya adalah saudara kita sesama muslim bahkan telah banyak memberi manfaat kepada kita. Rasulullah sangat menganjurkan untuk mendoakan saudara sesama muslim. Mendoakan saudara apalagi guru guru  maka manfaatnya juga akan didapat oleh yang mendoakan. Rasulullah Salallahu ‘alaihi wasallam bersabda :  

دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ كُلَّمَا دَعَا لِأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ

Doa seorang muslim untuk saudaranya (muslim lainnya) yang tidak berada di hadapannya akan dikabulkan oleh Allah. Di atas kepala orang muslim yang berdoa tersebut terdapat seorang malaikat yang ditugasi menjaganya. Setiap kali orang muslim itu mendoakan kebaikan bagi saudaranya, niscaya malaikat yang menjaganya berkata : Aamiin (semoga Allah mengabulkan) dan bagimu hal yang serupa. (H.R Imam Muslim).

Dalam riwayat yang lain disebut :

مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يَدْعُو لأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ إِلاَّ قَالَ الْمَلَكُ وَلَكَ بِمِثْلٍ

Tidak ada seorang hamba pun yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata kepadanya : Dan bagimu seperti apa yang kamu mohon. (H.R Imam Muslim)

Itulah diantara adab seorang murid terhadap guru gurunya yang kiranya bisa membalas sebagian dari kebaikannya. Insya Allah ada manfaatnya bagi kita semua. Wallahu A’lam. (1.393)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar