Kamis, 06 Februari 2020

BUKALAH PINTU RIZKI DENGAN BANYAK MEMOHON AMPUN


BUKALAH PINTU RIZKI DENGAN BANYAK MEMOHON AMPUN

Disusun oleh : Azwir B. Chaniago

Sungguh, wajib untuk diyakini oleh setiap hamba bahwa semua nikmat datangnya dari Allah Ta’ala, sebagaimana firman-Nya :

وَمَا بِكُمْ مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنَ اللَّهِ ۖ ثُمَّ إِذَا مَسَّكُمُ الضُّرُّ فَإِلَيْهِ تَجْأَرُونَ

Dan segala nikmat yang ada padamu (datangnya) dari Allah, kemudian apabila kamu ditimpa kesengsaraan maka kepada-Nyalah kamu memohon pertolongan. (Q.S an Nahal 53).

Diantara nikmat nikmat  Allah Ta’ala adalah  berupa rizki yang dibagi bagikan kepada para hamba-Nya yang jumlahnya SESUAI KEHENDAK ALLAH TA’ALA. Ada hamba hamba Allah yang diberi rizki banyak dan adapula yang diberi tidak banyak.

وَٱللَّهُ فَضَّلَ بَعْضَكُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ فِى ٱلرِّزْقِ ۚ

Dan Allah melebihkan sebagian kamu atas sebagian yang lain dalam hal rizki. (Q.S an Nahal 71)

Allah Ta’ala berfirman : 

أَوَلَمْ يَعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ يَبْسُطُ ٱلرِّزْقَ لِمَن يَشَآءُ وَيَقْدِرُ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

Dan tidaklah mereka mengetahui bahwa Allah melapangkan rizki bagi siapa yang Dia kehendaki dan membatasinya (bagi siapa yang Dia kehendaki) ?. Sesungguhnya yang demikian itu terdapat tanda tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berakal. (Q.S az Zumar 52).

Namun demikian, manusia harus bekerja dan berusaha mencari rizki yang telah dijanjikan Allah baginya yaitu untuk memenuhi kebutuhan dirinya, keluarga dan orang orang yang menjadi tanggungannya. Dengan begitu maka terjagalah kehormatan dirinya dari meminta minta. Dan juga sebagai sarana atau penopang melaksanakan ibadah lebih baik dan lebih banyak.

Ketahuilah bahwa disamping bekerja dan berusaha maka hamba hamba Allah diperintahkan Allah Ta’ala untuk BANYAK BERISTIGHFAR yaitu sebagai salah satu jalan MEMBUKA PINTU RIZKI. Allah Ta’ala berfirman  :

وَأَنِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُمْ مَتَاعًا حَسَنًا إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى

Dan hendaklah kamu memohon ampun kepada Rabb-mu dan bertaubat kepada-Nya niscaya Dia akan memberikan kenikmatan yang baik kepadamu sampai waktu yang telah ditentukan. (Q.S Huud 3).

Syaikh as Sa’di berkata : “Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Rabbmu”, dari dosa dosa yang kamu kerjakan “dan bertaubat kepada-Nya”. Pada (sisa) umurmu yang kamu hadapi dengan kembali dan mendekatkan diri kepada-Nya, meninggalkan sesuatu yang dibenci-Nya kepada sesuatu yang dicintai dan diridhai-Nya.

Kemudian Allah Ta’ala menyebutkan akibat dari istighfar dan taubat seraya berfirman : “Niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus kepadamu”.  Maksudnya, DIA MEMBERI RIZKI  yang bisa kamu nikmati dan kamu manfaatkan “sampai kepada waktu yang telah ditentukan”  yakni sampai kamu mati. (Tafsir Taisir Karimir Rahman)

Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam bersabda :

 مَنْ أَكْثَرَ مِنْ الِاسْتِغْفَارِ؛ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا، وَمِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا، وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

Barangsiapa memperbanyak istighfar; niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya dan RIZKI DARI ARAH YANG TIDAK DISANGKA SANGKA. (H.R Imam Ahmad dari Ibnu Abbas).

Oleh karena itu maka hamba hamba Allah hendaklah senantiasa beristighfar disetiap waktu dan setiap keadaan yaitu sebagai salah SATU USAHA UNTUK MEMBUKA PINTU RIZKI BAGINYA. Insya Allah ada manfaatnya bagi kita semua. Wallahu A’lam. (1.881)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar