Selasa, 15 Mei 2018

ORANG BERIMAN YANG BERDOA TAK AKAN PERNAH RUGI


ORANG BERIMAN YANG  BERDOA TAK AKAN PERNAH RUGI

Oleh : Azwir B. Chaniago

Sungguh tak pernah ada kerugian sedikitpun bagi orang orang beriman yang selalu berdoa kepada Allah Ta’ala. Bahkan mereka akan mendapatkan keutamaan yang banyak sekali. Kenapa ?. Karena mereka selalu memohon  kepada Allah Ta’ala agar mendapat kebaikan bagi dirinya, orang tuanya, keluarganya, hartanya. Bahkan juga mereka mendoakan kebaikan bagi guru gurunya dan juga sahabat sahabatnya. 

Mungkin kita pernah mendengar bahwa sebagian orang merasa bosan berdoa karena merasa (?) doanya belum dikabulkan. Ketahuilah bahwa  Allah Ta’ala berjanji akan mengabulkan doa orang orang beriman, yaitu sebagaimana firman-Nya : 

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ


Dan apabila hamba hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendakah mereka itu memenuhi (perintah) Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka memperoleh kebenaran.  (Q.S al Baqarah 186)
 
Ketahuilah bahwa ada beberapa bentuk atau cara Allah Ta’ala mengabulkan doa hamba hamba-Nya. Ini sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah Salallahu ‘alaihi wa Sallam dalam sabda beliau :

Dalam sebuah hadits tentang pengabulan doa, disebutkan :

 ما مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلاَ قَطِيعَةُ رَحِمٍ إِلاَّ أَعْطَاهُ اللَّهُ بِهَا إِحْدَى ثَلاَثٍ إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِى الآخِرَةِ وَإِمَّا أَنُْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا ». قَالُوا إِذاً نُكْثِرُ. قَالَ اللَّهُ أَكْثَرُ

Tidaklah seorang muslim memanjatkan doa pada Allah selama tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi (antar kerabat, pen) melainkan Allah akan beri padanya tiga hal : (1) Allah akan segera mengabulkan do’anya, (2) Allah akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan (3)  Allah akan menghindarkan darinya keburukan yang semisal.

Para sahabat lalu mengatakan : Kalau begitu kami akan memperbanyak berdoa. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas bersabda : Allah nanti yang memperbanyak mengabulkan doa doa kalian.” (H.R Imam Ahmad dari Abu Sa’id, Hadits Hasan)

Dari hadits ini dapatlah kita mengetahui bahwa Allah Ta’ala memang benar benar akan mengabulkan doa hamba hamba-Nya meskipun dalam berbagai macam bentuk. Oleh karena itu kita menjadi semakin yakin dan semakin bersemangat dalam berdoa kepada Allah Ta’ala.

Selain itu, ketahuilah bahwa sangatlah banyak keutamaan yang akan didapat oleh orang orang selalu sungguh sungguh dalam berdoa, diantaranya adalah :

Pertama :  Sebagai bukti kita butuh pertolongan Allah Ta’ala.
Doa adalah permohonan dan sebagai wujud dari merendahkan diri seorang hamba kepada Khaliq-nya. Kita butuh perlindungan dan kebaikan dari-Nya. Ini kita tunjukkan dengan memohon dan berdoa kepada Allah. Allah berfirman : 

يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَنْتُمُ الْفُقَرَاءُ إِلَى اللَّهِ ۖ وَاللَّهُ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيدُ

Wahai manusia !. Kamulah yang membutuhkankan Allah dan Allah Dia-lah yang Mahakaya (tidak membtuhkan sesuatu) Maha Terpuji. (Q.S Faatir 15)

Kedua : Doa adalah ibadah.
Ingatlah bahwa ketika seseorang merasa (?) doanya belum dikabulkan, hakikatnya tak ada kerugian baginya karena doa adalah ibadah. Ibadah adalah sesuatu yang dikerjakan akan mendatangkan kebaikan dan pahala bagi yang mengamalkan. Kebaikan dan pahala  adalah manfaat yang nyata bagi orang orang yang selalu berdoa.

Sebagaimana yang telah kita ketahui  bahwa orang yang mendirikan shalat atau bersedekah, dia akan mendapatkan pahala atas shalat atau sedekahnya. Demikian pula orang yang berdoa kepada Allah Ta’ala. Setiap kali seseorang mengangkat kedua tangannya ke langit sambil mengatakan : ”Wahai Rabb-ku, Wahai Rabb-ku” dan bersungguh-sungguh dalam doanya, maka Allah Ta’ala akan memberikan pahala atas doanya tersebut, baik doanya tersebut dikabulkan atau ditunda pengabulannya oleh Allah Ta’ala. Hal ini karena doa termasuk ibadah, sebagaimana shalat atau puasa.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

الدُّعَاءُ هُوَ العِبَادَةُ

Doa adalah ibadah. (HR. Tirmidzi no. 2969. Dinilai shahih oleh Syaikh Al-Albani) 

Ketiga : Mendapat doa dari malaikat.
Seorang beriman dianjurkan untuk selalu mendoakan kebaikan bagi saudaranya sesama orang beriman. Ketika mereka berdoa untuk kebaikan saudaranya maka malaikat mengaminkan dan mendoakan kebaikan itu kembali pula kepada yang berdoa.

Rasulullah bersabda :

عَنْ أَبِيْ الدَّرْدَاءِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْب مُسْتَجَابَةٌ، عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ كُلَّمَا دَعَا لِأَخِيهِ بِخَيْرٍ، قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ: آمِينَ وَلَكَ بِـمِثْلٍ

Dari Abu Darda’ bahwa sesungguhnya  Rasulullah Salallahu ‘alaihi wa Sallam  bersabda : Do’a (kebaikan) seorang Muslim bagi saudaranya (sesama Muslim) di belakangnya (tanpa sepengetahuannya) adalah mustajab (dikabulkan oleh Allah). Di atas kepalanya ada malaikat yang ditugaskan (dengan perintah Allah untuk urusan ini). Setiap kali dia mendoakan kebaikan bagi saudaranya, maka malaikat yang ditugaskan itu berkata : Aamiin (Ya Allah, kabulkanlah !.) dan kamu juga akan mendapatkan (kebaikan) seperti itu”. (H.R Imam Muslim no. 2733).

Keempat : Mendapat satu kebaikan dari setiap orang beriman yang didoakan.
Diantara manfaat yang akan diperoleh seorang beriman yang berdoa, bagi saudaranya, adalah satu kebaikan dari setiap orang yang didoakan.
 
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

من استغفر للمؤمنين والمؤمنات كتب الله له بكل مؤمن ومؤمنة حسنة

Barangsiapa (berdoa) memintakan maghfirah (ampunan dosa) untuk kaum mukminin dan kaum mukminat; niscaya Allah catat baginya satu kebaikan untuk setiap mukmin dan mukminatnya. (H.R ath Thabarani,  dihasankan oleh Syaikh Albani).

Renungkanlah hadits ini, betapa banyaknya pahala yang akan diraih bila kita mengamalkan doa ini :

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَات وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَات

Ya Allah, ampunilah seluruh kaum muslimin dan kaum muslimat, kaum mukminin dan kaum mukminat, baik yang masih hidup maupun yang sudah wafat.

Ketahuilah bahwa dengan membaca doa ini maka insya Allah kita akan mendapatkan pahala kebaikan sebanyak jumlah orang Islam dan tentunya ini adalah kebaikan yang tidak terhitung banyaknya. Bisakah kita menghitung jumlah kaum mukminin dan mukminat dari zaman Nabi Adam hingga sekarang ?. Sebanyak itulah kebaikan yang akan didapat. 

Jadi orang orang beriman tak pernah rugi ketika berdoa bahkan dia akan memperoleh manfaat yang banyak dari doa doanya. Oleh sebab itu perbanyaklah berdoa pada setiap waktu dan keadaan. Insya Allah ada manfaatnya bagi kita semua. Wallahu A’lam. (1.304) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar