Jumat, 13 Juli 2018

ALLAH SANGAT TIDAK SUKA DENGAN ORANG ORANG YANG SOMBONG


ALLAH SANGAT TIDAK SUKA DENGAN 
ORANG YANG SOMBONG

Oleh : Azwir B. Chaniago

Sombong adalah salah satu sifat buruk dan penyakit berbahaya bagi manusia. Sifat sombong ini bisa mendatangi setiap orang dari berbagai strata meskipun dengan stadium yang berbeda. 

Perhatikanlah bahwa orang berpangkat ada yang sombong, orang yang punya jabatan ada yang sombong, orang berharta ada yang sombong, orang berpendidikan   dan berilmu  ada yang sombong bahkan orang miskin pun  bisa juga terkena penyakit sombong.

Apa itu sifat sombong ?. Ini sudah dijelaskan oleh Rasulullah Salallahu ‘alaihi wasallam dalam sabda beliau :

الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ.

Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia. (H.R Imam Muslim).
Sungguh Allah Ta’ala dengan sangat jelas dan tegas melarang manusia berlaku sombong. Allah berfirman : 

وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّكَ لَنْ تَخْرِقَ الْأَرْضَ وَلَنْ تَبْلُغَ الْجِبَالَ طُولًا

Dan janganlah engkau berjalan di bumi ini dengan sombong karena sesungguhnya engkau tidak akan dapat menembus bumi dan tidak akan mampu menjulang setinggi gunung. (Q.S al Isra’ 36)

Ketahuilah bahwa Allah Ta’ala tidak suka kepada manusia berlaku sombong, sebagaimana firman-Nya : 

إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا

Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri. (Q.S an Nisa’ 36).

Allah Ta’ala melarang untuk memalingkan muka dari manusia karena sombong, sebagaimana firman-Nya :

وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ

Dan janganlah kamu memalingkan muka dari manusia (karena sombong) dan janganlah berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sungguh, Allah tidak menyukai orang orang yang sombong dan membanggakan diri. (Q.S Luqman 18).

Diantara kehinaan dan adzab yang akan diterima oleh orang orang  yang sombong adalah :

Pertama : Dan orang-orang yang sombong adalah para penduduk neraka Jahannam, berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

إِنَّ أَهْلَ النَّارِ كُلُّ جَعْظَرِيٍّ جَوَّاظٍ مُسْتَكْبِرٍ جَمَّاعٍ مَنَّاعٍ وَأَهْلُ الْجَنَّةِ الضُّعَفَاءُ الْمَغْلُوبُونَ

Sesungguhnya penduduk neraka adalah semua orang yang kasar lagi keras, orang yang bergaya sombong di dalam jalannya, orang yang berlaku sombong, orang yang banyak mengumpulkan harta, orang yang sangat bakhil. Adapun penduduk surga adalah orang-orang yang lemah dan terkalahkan. (H. R Imam Ahmad dan  al Hakim).

Kedua : Mendapat tempat yang paling buruk. 

Allah Ta’ala berfirman : 

ادْخُلُوا أَبْوَابَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا ۖ فَبِئْسَ مَثْوَى الْمُتَكَبِّرِينَ

(Dikatakan kepada mereka), Masuklah kamu ke pintu pintu neraka Jahannam dan kamu kekal didalamnya. Maka itulah seburuk buruk tempat bagi orang orang yang sombong. (Q.S al Mu’min 76).

Ketahuilah bahwa sebelum adzab yang berat di akhirat ternyata orang orang sombong juga bisa mendapat hukuman di dunia, diantaranya :

Pertama : Hatinya dikunci yaitu sebagaimana firman Allah : 

كَذَٰلِكَ يَطْبَعُ اللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ قَلْبِ مُتَكَبِّرٍ جَبَّارٍ

Demikianlah Allah mengunci hati setiap orang yang sombong dan berlaku sewenang wenang. (Q.S al Mu’min 35)

Ketahuilah bahwa ketika hati seseorang telah terkunci maka sulit baginya menerima kebenaran. Dia melihat sesuatu yang buruk bermanfat dan melihat yang baik sebagai mudharat. 

Kedua :   Dalam sebuah hadist yang shahih dikisahkan tentang seorang laki laki yang sombong. Rasulullah bersabda : 

أَنَّ رَجُلاً أَكَلَ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- بِشِمَالِهِ فَقَالَ « كُلْ بِيَمِينِكَ ». قَالَ لاَ أَسْتَطِيعُ قَالَ « لاَ اسْتَطَعْتَ ». مَا مَنَعَهُ إِلاَّ الْكِبْرُ. قَالَ فَمَا رَفَعَهَا إِلَى فِيهِ.

Ada seorang laki-laki makan di samping Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan tangan kirinya. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Makanlah dengan tangan kananmu!” Orang tersebut malah menjawab, “Aku tidak bisa.” Beliau bersabda, “Apakah kamu tidak bisa?” -dia menolaknya karena sombong-. Setelah itu tangannya tidak bisa (diangkat)  sampai ke mulutnya” (H.R Imam Muslim no. 3766).

Orang tersebut mendapat hukum di dunia disebabkan perbuatannya menolak perintah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.  Dia mendapat hukuman karena kesombongannya. Akhirnya dia tidak bisa mengangkat tangan kanannya disebabkan sikap sombongnya terhadap perintah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Inilah di antara bentuk hukuman di dunia bagi orang yang sombong.

Oleh karena itu seorang hamba jangan memelihara sikap sombong ini dalam dirinya karena Allah Ta’ala membencinya. Dan juga tidak ada manusia yang suka bergaul dengan orang orang yang sombong. 

Kesimpulannya adalah SIKAP SOMBONG AKAN MENDATANGKAN KERUGIAN DI DUNIA DAN KERUGIAN BESAR DI AKHIRAT. Insya Allah ada manfaatnya bagi kita semua. Wallahu a’lam. (1.332).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar