Kamis, 21 September 2017

IBADAH HAJI SANGATLAH BANYAK KEUTAMAANNYA



IBADAH HAJI SANGATLAH BANYAK KEUTAMAANNYA

Oleh : Azwir B. Chaniago

Setiap muslim mengetahui dengan sebenar benarnya bahwa ibadah Haji adalah salah satu dari rukun Islam yang lima. Ibadah ini wajib dikejakan oleh setiap muslim sekali seumur hidupnya jika dia mampu. Allah berfirman : “Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki atau mengendarai setiap unta yang kurus. Mereka datang dari penjuru yang jauh”. (Q.S al Hajj 27).

Kita semua memaklumi bahwa ibadah haji adalah salah satu ibadah yang mungkin dinilai agak berat. Pertama sekali, ibadah ini butuh keikhlasan dan ittiba’ yaitu dengan cara seperti  yang diajarkan Nabi. Dalam pelaksanaannya memang sedikit agak berat, yaitu : (1) Hanya bisa dilakukan di tanah suci. (2) Dibutuhkan waktu yang relatif lama. (3) Dibutuhkan biaya yang banyak. (4) Dibutuhkan tenaga atau fisik yang kuat. (5) Dibutuhkan untuk bersafar dan meninggalkan keluarga terutama anak anak.

Mengingat beratnya pelaksanaan ibadah ini dari berbagai segi maka ibadah ini mendatangkan kebaikan, keutamaan dan  pahala yang besar bagi yang mampu melaksanakannya. Ingatlah satu kaidah bahwa Al jaza’-u min jinsil amal. Sesungguhnya balasan itu berbanding dengan amal perbuatan.

Dari Aisyah, Rasulullah bersabda : “Sesungguhnya pahala yang kamu dapat adalah sesuai dengan kadar kelelahanmu dan nafkah yang kamu keluarkan”. (H.R al Hakim).

Ketahuilah bahwa dengan pengorbanan yang banyak ketika melakukan ibadah haji maka Allah Ta’ala  menjanjikan pahala, kebaikan dan keutamaan yang banyak pula bagi orang orang beriman yang mau melakukannya ketika mereka mampu. Diantaranya adalah :

Pertama : Ibadah paling utama dan surga balasannya
Dari Abu Hurairah, dia berkata, Rasulullah Salallahu ‘alaihi wa Sallam pernah ditanya : Amal apakah yang paling utama ?. Beliau menjawab : “Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya”. Lalu ditanya : Kemudian apa ?. Beliau menjawab : “Berjihad di jalan Allah”. Lalu ditanya lagi : Kemudian apa ?. Beliau menjawab : “Haji mabrur”. (H.R Imam Bukhari dan Imam Muslim).

Rasulullah bersabda : “Haji Mabrur itu tidak ada balasannya kecuali surga”. (H.R Imam Bukhari dan Imam Muslim).

Kedua : Dibanggakan Allah kepada para malaikat.
Diantara keutamaan dan keitimewaan orang beriman yang melaksanakan ibadah haji adalah dibanggakan Allah Ta’ala kepada para malaikat-Nya yang berada di langit.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah Salalllahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Sesungguhnya Allah membangga banggakan ahli Arafah yang wukuf di Arafah terhadap para malaikat di langit, seraya (Allah) berfirman, Perhatikanlah hamba hamba-Ku itu, mereka dating kepada-Ku dengan rambut kusut lagi penuh debu”. (H.R Imam Ahmad, Ibnu Hibban dan al Hakim).

Ketiga : Diampuni dosa seperti baru dilahirkan ibunya.
Jika seseorang melaksanakan ibadah haji tidak rafats dan tidak fusuq diampuni dosa dosanya. Dia pulang seperti bayi baru dilahirkan (dosa dosanya telah dihapus semua).
Dari Abu Hurairah, aku mendengar Rasulullah bersabda : “Barangsiapa berhaji, lalu tidak berkata kotor (rafats) dan tidak berbuat kefasikan (fusuq), niscaya dia kembali (diampuni) dari dosa dosa seperti hari di saat dilahirkan oleh ibunya”. (H.R Imam Bukhari,  Imam Muslim, an Nasa’i, Ibnu Majah, at Tirmidzi dan dia berkata : “Diampuni dosa dosanya yang telah lalu”).

Keempat : Biaya ibadah haji sama dengan infaq fii sabilillah.
Dari Buraidah, dia berkata bahwa Rasulullah bersabda : “Mengeluarkan biaya untuk keperluan haji sama dengan mengeluarkannya untuk perang di jalan Allah, satu dirham menjadi tujuh ratus kali lipat”. (H.R Imam Ahmad, ath Thabrani, al Baihaqi dan Ibnu Abi Syaibah, dengan sanad hasan).

Memang benar bahwa biaya untuk melaksanakan ibadah haji terutama dari negeri kita yang jauh dari Tanah Suci tentulah sangat besar. Tapi ketahuilah bahwa biaya atau infaq yang dikeluarkan untuk  melaksanakan ibadah haji akan diganti oleh Allah Ta’ala. Allah berfirman : “Katakanlah : Sungguh Rabb-ku melapangkan rizki dan membatasinya bagi siapa yang Dia kehendaki di antara hamba hamba-Nya. Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia lah pemberi rizki yang terbaik”. (Q.S Saba’ 39).

Oleh karena itu maka orang orang beriman akan selalu berniat dan berusaha sungguh sungguh untuk bisa melaksanakan ibadah haji sekali seumur hidupnya meskipun dengan susah payah secara fisik dan harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.

Insya Allah ada manfaatnya bagi kita semua. Wallahu A’lam. (1.124)     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar