Minggu, 01 Februari 2026

BERLAKU ZHALIM PADA DIRI SENDIRI

 

BERLAKU ZHALIM PADA DIRI SENDIRI

Disusun oleh : Azwir B. Chaniago

Sungguh Allah Taa’ala tidak menzhalimi hamba-Nya. Tapi ternyata manusia itu adayang  berbuat zhalim kepada dirinya. Diantaranya adalah  melanggar batas batas Allah dan melakukan kemaksiatan yang pasti mendatangkan keburukan bagi dirinya. Sungguh Allah telah berfirman : 

ثُمَّ أَوْرَثْنَا ٱلْكِتَٰبَ ٱلَّذِينَ ٱصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا ۖ فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِّنَفْسِهِۦ وَمِنْهُم مُّقْتَصِدٌ وَمِنْهُمْ سَابِقٌۢ بِٱلْخَيْرَٰتِ بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلْفَضْلُ ٱلْكَبِيرُ

Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri  mereka sendiri (berbuat zhalim kepada diri) dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar. (Q.S Fathir 32). 

Imam Ibnul Qayyim berkata bahwa kezhaliman manusia terhadap dirinya sendiri merupakan kezhaliman yang diringankan oleh Allah dan mudah dihapus yaitu dengan taubat, istighfar, amal shaleh, sabar terhadap ujian dan yang lainnya.

Tetapi perlu menjadi perhatian yang serius, apakah kita masih sempat untuk bertaubat, istighfar, dan beramal shaleh sementara kezhaliman yang kita lakukan terus saja berjalan. Allahu Akbar.

Sungguh,  bahwa manusia diciptakan dalam keadaan lemah, sebagaimana Allah Ta'ala berfirman :  

وَخُلِقَ ٱلْإِنسَٰنُ ضَعِيفًا

Dan manusia diciptakan dalam keadaan lemah. (Q.S an Nisa’ 28.)

Syaikh as Sa'di berkata : Jadi sungguh manusia itu diciptakan dalam keadaan lemah. Syaikh as Sa’di berkata : Manusia itu adalah lemah dalam hal fisik, lemah dalam berkehendak, lemah dalam bertekad dan lemah dalam iman dan kesabaran (Lihat Tafsir Kariimir Rahman).

Dengan keadaannya yang lemah termasuk lemah iman dan kesabaran maka mudah terjatuh kepada perbuatan zhalim bahkan zhalim kepada.  

Ketahuilah bahwa Abu Bakar ash Shiddiq pun bisa jatuh kepada perbuatan zhalim diri sehingga pernah diajarkan oleh Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam doa untuk dijauhkan dari sifat zhalim kepada diri.

Dalam satu riwayat disebutkan bahwa beliau berkata kepada Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam : Ajarkanlah doa yang AKU BACA DALAM SHALATKU. Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam bersabda, ucapkanlah :

اَللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيرًا وَلَا يَغْفِرُ اَلذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ وَارْحَمْنِي إِنَّكَ أَنْتَ اَلْغَفُورُ اَلرَّحِيمُ

Ya Allah sesungguhnya aku telah menzhalimi diriku sendiri dan tidak ada yang mengampuni dosa kecuali Engkau maka ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu dan kasihanilah diriku sesungguhnya Engkaulah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (H.R Imam Bukhari dan Imam Muslim).

Wallahu A'lam. (3.659).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar