Sabtu, 27 Agustus 2016

DOSA BESAR DAN DOSA KECIL



DOSA BESAR DAN DOSA KECIL

Oleh : Azwir B. Chaniago

Sungguh al-Qur’an. As Sunnah dan ijma’ para sahabat, Tabi’in dan para Imam telah menunjukkan bahwasanya dosa itu ada dua macam yaitu dosa besar dan dosa kecil. (Imam Ibnul Qayyim).

Allah berfirman : “In tajtanibuu kabaa-ira maa tunhauna ‘anhu nukaffir ankum saiyiatikum wa nudkhilkum mudkhalan kariimaa”. Jika kamu menjauhi dosa dosa besar di antara dosa dosa yang kamu dilarang mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan kesalahanmu (dosa dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga)  Q.S an Nisa’ 31).

(Yaitu) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Luas ampunanNya. dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; Maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa. (Q.S an Najm 32)

Lalu apakah yang dimaksud dengan dosa Apa itu dosa ? Penjelasannya adalah sebagaimana disebutkan dalam sabda Rasulullah  : "Kebaikan adalah berakhlak yang baik. Dan dosa adalah sesuatu yang terasa meragukan dalam hatimu, dan engkau benci jika orang lain mengetahui hal itu." (H.R Imam Muslim).

Jika engkau melakukan sesuatu yang kalau perbuatanmu itu engkau tidak  suka jika orang lain mengetahuinya maka itulah dosa sebagaimana yang dimaksud pada hadits diatas. Tapi ketahuilah bahwa ini hanya berlaku bagi orang orang yang hatinya masih sehat.  

Bagi sebagian manusia yang hatinya berpenyakit maka kemaksiatan  atau dosa apapun yang dilakukannya dia tidak akan pernah merasa malu jika diketahui orang lain. Bahkan ada pula sebagian orang yang mungkin hatinya telah mati malah mereka merasa bangga dengan dosanya. Andaikata ada yang belum tahu tentang kemaksiatan atau dosa yang telah dilakukannya maka tanpa diminta dia akan menceritakan dengan penuh semangat bahkan diceritakan dengan berlebihan atau ditambah tambah bumbunya. Na’udzubillahi min dzaalik.

Dosa besar itu hakikatnya adalah sangat banyak. Diantaranya adalah sebagaimana sabda Rasulullah: “Jauhilah tujuh dosa besar. Para sahabat bertanya : Apakah itu wahai Rasulullah. Beliau menjawab; syirik kepada  Allah, sihir, membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali menurut haknya, memakan riba, memakan harta anak yatim, melarikan diri saat pertempuran (perang) dan menuduh wanita muslimah yang baik, berzina. (H.R Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah).

Tujuh dosa besar yang disebut dalam hadits ini bukanlah pembatasan jumlah dosa besar, tetapi itu adalah tujuh diantaranya. Imam Abu Thalib al Makki berkata jumlah dosa besar itu 17. Imam adz Dzahabi dalam kitabnya al Kabair, menyebutkan bahwa dosa besar itu lebih dari 70.

Diantara tanda tanda dosa besar adalah dosa besar adalah setiap dosa yang Allah tutup akhirnya dengan ancaman berupa (masuk) neraka, kemurkaan Allah, laknat dan adzab-Nya. (Tafsir ath Thabari sebagaimana dinukil dari perkataan Ibnu Abbas)

Lalu bagaimana pula dengan dosa kecil. Dosa kecil adalah pelanggaran atau perbuatan dosa yang tidak dirinci. Jumlahnya sangatlah banyak.
Ketahuilah bahwa dosa kecil bisa menjadi besar. Imam Ibnu Qudamah mengatakan bahwa dosa kecil bisa menjadi besar : (1) Dosa kecil yang dilakukan terus menerus. (2) Dosa kecil yang dianggap remeh. (3) Dosa kecil yang dilakukan dengan senang hati. (4) Dosa kecil yang diceritakan kepada orang lain. (5) Dosa kecil yang dilakukan oleh orang berilmu yang jadi panutan. (Mukhtashar Minhajul Qashidin).

Kita berdoa kepada Allah agar diberi kekuatan untuk menghindar dari berbagai dosa dan maksiat baik dosa kecil apalagi yang besar. Wallahu A’lam. (771)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar