CAHAYA DI
AKHIRAT DIPEROLEH DARI AMAL SHALIH DI DUNIA
Disusun oleh : Azwir B. Chaniago
Hakikatnya
negeri akhirat itu gelap gulita, tidak ada listrik, tidak ada lampu petromak,
tidak ada cahaya obor ataupun lilin. Apalagi senter atau cahaya dari hp. Padahal
saat itu sungguh semua orang sangat membutuhkan cahaya bagi dirinya terutama
ketika meniti sirath.
Namun demikian,
ketahuilah bahwa sungguh orang orang beriman akan memiliki cahaya yang terang
benderang bagi dirinya masing masing yang diberikan Allah Ta'ala kepadanya. Dan
ketahuilah bahwa cahaya yang diberikan Allah Ta'ala berasal dari amal shalih yang dilakukannya di
dunia.
عن بُريدَة – رضي
الله عنه – ، عن النبيِّ – صلى الله عليه وسلم – ،
قَالَ : بَشِّرُوا المَشَّائِينَ في الظُّلَمِ إلى
المَسَاجِدِ بِالنُّورِ التَّامِّ يَوْمَ القِيَامَةِ
Dari Buraidah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda : Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang berjalan di dalam
kegelapan menuju masjid-masjid, bahwa ia akan mendapatkan cahaya sempurna pada
hari kiamat (H.R Abu Daud, at Tirmidzi. Al Hafizh Abu Thahir
mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Tentang
hadits ini, Syaikh Salim al Hilali antara lain menjelaskan beberapa makna,
diantaranya bahwa :
(1)
Setiap hamba berada dalam kegelapan (di hari Kiamat). kecuali orang yang
beriman.
(2)
Orang beriman mendapatkan kabar gembira tentang keadaannya yang bercahaya pada
hari kiamat.
(3)
Hadits ini menunjukkan keutamaan orang yang berjalan di kegelapan dan ini ditemukan
dalam shalat Isya’ dan shalat Shubuh yang dilakukan berjamaah di masjid. Mereka
yang menjaga shalat tersebut, itulah yang akan mendapatkan cahaya pada hari
Kiamat. (Bahjah an Nazhirin).
Selain itu ketahuilah bahwa orang orang beriman laki laki dan perempuan akan mendapat kabar gembira dengan cahaya yang diberikan Allah Ta'ala kepada mereka yaitu sebagaimana firman-Nya :
يَوْمَ تَرَى ٱلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ يَسْعَىٰ نُورُهُم بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَٰنِهِم بُشْرَىٰكُمُ ٱلْيَوْمَ جَنَّٰتٌ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَا ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلْفَوْزُ ٱلْعَظِيمُ
(Yaitu)
pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang
cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (dikatakan
kepada mereka) : Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga yang
mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah
keberuntungan yang besar. (Q.S al Hadid 12).
Syaikh
as Sa'di berkata : Maksudnya, ketika hari KIamat terjadi, ketika matahari
digulung, rembulan pun mengalami gerhana, manusia pun berada dalam kegelapan,
shirath ditegakkan diatas Neraka Jahanam, pada hari itu orang-orang Mukmin,
baik lelaki maupun perempuan terlihat cahayanya.
Cahaya
mereka berjalan di hadapan mereka dan di
sebelah kanan mereka, mereka pun berjalan dengan cahaya di depan masing-masing
orang berdasarkan keimanannya.
Dan
orang-orang yang beriman kala itu diberi kabar gembira besar seraya dikatakan :
Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga yang mengalir di
bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang
besar.
Demi
Allah, alangkah bergembiranya hati mereka dengan kabar gembira ini dan alangkah
nikmat terasa dalam diri mereka, karena mereka memperoleh segala yang diminta
dan selamat dari segala keburukan dan semua yang ditakutkan. Tafsir Taisir
Karimir Rahman).
Oleh
karena itu maka hamba hamba Allah baik laki laki maupun perempuan mestilah
senantiasa menjaga agar iman tetap kokok dan selalu ada di dalam diri masing
masing.
Selain itu, khusus bagi laki laki
yang beriman mestilah senantiasa shalat berjamaah di masjid bersama imam terutama
shalat shubuh dan shalat isya sebagaimana yang disyariatkan agar mendapat
cahaya yag terang benderang di akhirat .
Wallahu A'lam. (3.697)