HAMBA ALLAH HARUSLAH
MENJAGA IMANNYA AGAR TETAP KOKOH
Disusun oleh : Azwir B. Chaniago
Sungguh, modal penting dan paling utama hamba hamba
Allah untuk kembali ke negeri akhirat DENGAN SELAMAT ADALAH AMAL SHALIH YANG
DILANDASI IMAN. Allah Ta'ala berfirman :
إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَهُمْ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ
تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْكَبِيرُ
Sungguh orang orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih mereka akan mendapat surga yang mengalir di bawahnya sungai sungai. Itulah kemenangan yang agung. (Q.S al Buruj 11)
Ketahuilah bahwa iman yang ada dalam diri seseorang itu bisa bertambah, sebagaimana firman Allah Ta’ala :
وَيَزْدَادَ الَّذِينَ آَمَنُوا إِيمَانًا
Dan supaya orang yang beriman bertambah imannya. (Q.S al Mudatstsir 31).
Para ulama yang mumpuni ilmuya menjelaskan bahwa sesuatu yang bisa bertambah bisa pula berkurang. Oleh sebab itu berusahalah untuk memeliharal iman agar tetap kokoh, tidak turun atau berkurang.
Ketahuilah bahwa Allah Ta'ala mengingatkan agar orang orang beriman TETAP MENJAGA IMANNYA, sebagaimana firman-Nya :
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ
ءَامَنُوٓا۟ ءَامِنُوا۟ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَٱلْكِتَٰبِ ٱلَّذِى نَزَّلَ
عَلَىٰ رَسُولِهِۦ وَٱلْكِتَٰبِ ٱلَّذِىٓ أَنزَلَ مِن قَبْلُ ۚ وَمَن يَكْفُرْ
بِٱللَّهِ وَمَلَٰٓئِكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ
فَقَدْ ضَلَّ ضَلَٰلًۢا بَعِيدًا
Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada
Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta
kitab yang Allah turunkan sebelumnya.
Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaik kita at-malaikat-Nya,
kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang
itu telah sesat sejauh-jauhnya. (Q.S an Nisa' 136).
Syaikh as Sa'di berkata : Dalam ayat ini, Allah
memerintahkan untuk beriman kepada-Nya, kepada Rasul rasul-Nya, kepada al Quran
dan kitab-kitab sebelumnya.
Semua itu adalah di antara keimanan yang wajib di mana
seorang hamba tidaklah dikatakan beriman kecuali dengannya, beriman secara keseluruhan,
apabila tidak sampai kepadanya rincian tentangnya, dan beriman secara rinci
bila hal bersangkutan diketahui secara rinci.
Barangsiapa yang beriman dengan keimanan yang
diperintahkan tersebut, sesungguhnya ia telah mendapat hidayah dan telah
selamat. (Tafsir Taisir Karimir Rahman)
Dan juga Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam
mengingatkan kita semua untuk tetap memperbaharui iman, sebagaimana sabda
beliau :
وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ جَدِّدُوا إِيمَانَكُمْ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَكَيْفَ نُجَدِّدُ
إِيمَانَنَا قَالَ أَكْثِرُوا مِنْ قَوْلِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ
Dan Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Perbaharuilah iman kalian. Maka ditanyakan kepada beliau, bagaimana kami
memperbaharui iman kami wahai Rasulullah ?.
Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : Perbanyaklah mengucapkan, LAA ILAAHA ILLAALLAH. (H.R Imam Ahmad).
Wallahu A'lam. (3.730).