JIKA IMAN KOKOH
HIDUPMU AKAN BERJALAN SANGAT BAIK
Disusun oleh : Azwir B. Chaniago
Kehidupan hamba hamba Allah yang DILANDASI IMAN YANG
KOKOH pastilah berjalan atau berada
dalam kebaikan, nyaman bahkan tenteram. Nyaman dalam beraqidah yang lurus, nyaman
dalam berakhlak yang baik, nyaman dalam beribadah dan dalam bermuamalah.
Ketika datang kesulitan berupa ujian maka orang
beriman menjalaninya dengan sabar dan lapang dada karena dia mengetahui bahwa
ini adalah ujian terhadap imannya dan juga tanda kasih sayang kepadanya. Allah
Ta'ala berfirman :
أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا
آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ
Apakah manusia mengira bahwa mereka
akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, KAMI TELAH BERIMAN DAN MEREKA TIDAK
DIUJI ?. (Q.S al Ankabut 2).
Rasulullah Salallahu 'alaihi
Wasallam bersabda :
إذا أحَبَّ اللهُ قومًا ابْتلاهُمْ
Jika Allah mencintai suatu kaum maka mereka akan diuji. (H.R ath Thabrani dishahihkan
oleh Syikh al Albani).
Sungguh, orang orang beriman memang menakjubkan keadaannya. Dalam satu hadits dari Shuhaib bin Sinan disebutkan, Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam bersabda :
عَجَبًا
لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لأَحَدٍ إِلاَّ
لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ
أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ
Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Seluruhnya urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, maka ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, maka ia bersabar. Itu pun baik baginya. (H.R Imam Muslim).
Oleh karena itu hamba hamba Allah mestilah menjaga agar iman tetap kokoh dalam dirinya sehingga selalu berada dalam kebaikan. Namun demikian, ketahuilah bahwa iman seorang hamba bisa naik bisa turun dan melemah. Allah Ta'ala berfirman :
إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ ٱللَّهُ
وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتُهُۥ زَادَتْهُمْ
إِيمَٰنًا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ
Sesungguhnya
orang orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah
gemetar hatinya dan apabila dibacakan ayat ayat-Nya kepada
mereka bertambah (kuat) imannya dan
hanya kepada Rabb mereka bertawakal. (Q.S al Anfaal 2).
Para
ulama menjelaskan bahwa sesuatu yang bertambah bisa pula berkurang. Oleh karena
itu maka yang harus kita jaga jangan sampai iman kita turun apalagi hilang.
Kalau saat iman kita turun dan semangat kita beramal shalih melemah lalu kita
diwafatkan maka tentu akan mendatangkan kerugian dan penyesalan
selama lamanya.
Dari Abdullah bin Amr bin al 'Ash, dia berkata, bahwa
Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam bersabda :
إنَّ
الإيمانَ ليَخلَقُ في جوفِ أحدِكم كما يَخْلَقُ الثوبُ ، فاسأَلوا اللهَ أن
يُجدِّدَ الإيمانَ في قلوبِكم
Sesungguhnya iman benar-benar bisa menjadi
usang di dalam tubuh seseorang dari kalian sebagaimana usangnya pakaian. Maka
mohonlah kepada Allah supaya memperbarui iman di hati kalian !. (H.R al Hakim)
Wallahu A'lam. (3.695)