ORANG BERIMAN TIDAK SUKA MENCARI CARI AIB ORANG LAIN
Disusun oleh : Azwir B. Chaniago
Sungguh, setiap orang memiliki aib atau kekurangannya
masing masing. Oleh karena itu orang orang beriman tidak suka mencari cari aib
orang lain karena mereka yakin bahwa dirinya juga memiliki kekurangan yang
banyak.
Dengan demikian, orang orang beriman lebih fokus
kepada kekurangan dirinya sendiri. Ketahuilah letika seseorang sibuk melihat
dan mencari cari kekurangan orang lain maka akan lupa akan kekurangan dirinya.
Barangkali merasa tidak memiliki aib ata kekurangan.
Ketahuilah bahwa ada banyak ulama yang memberi nasehat
bermanfaat tentang anjuran melihat kekurangan diri, diantaranya :
Pertama : Imam Malik bin Anas.
Dari
al Hafizh as Sakhawi dia berkata : Kami mendapatkan riwayat dari Imam Dar al
Hijrah Malik bin Anas, beliau berkata : Aku menjumpai di negeri ini yaitu
Madinah, sejumlah orang yang tidak memiliki kekurangan NAMUN MEREKA SUKA
MENCELA KEKURANGAN ORANG LAIN. Jadilah mereka setelah itu memiliki banyak kekurangan.
Sebaliknya,
aku jumpai sejumlah orang yang banyak kekurangan NAMUN MEREKA TIDAK MAU
MEMBICARAKAN KEKURANGAN ORANG LAIN. Hasilnya, kekurangan kekurangan yang mereka
miliki itu dilupakan oleh banyak orang. (Adh Dhau’ al Laami’).
Kedua : Imam Ibnul Qayyim al Jauziyah.
Beliau mengingatkan bahwa : Barang
siapa mengenal (keadaan) dirinya maka dia akan sibuk memperbaiki dirinya dari
pada mencari aib orang lain. Barang siapa yang mengenal Rabbnya maka dia akan
sibuk dengan-Nya dari pada mengikuti hawa nafsunya.
Manusia yang paling rugi adalah orang
yang jauh dari Allah tersebab sibuk dengan dirinya. Namun yang lebih merugi
lagi adalah orang yang jauh dari (mengurusi) dirinya tersebab sibuk mengurusi
aib orang lain.
Ketiga : Imam Ibnul Jauzi.
Beliau berkata : Barangsiapa yang mencari cari aib atau keburukan orang lain, menyelidiki aib mereka dan menyibukkan diri diri dari aib orang lain lalu mengabaikankan aibnya sendiri maka Allah Ta'ala akan mendatangkan seseorang yang akan mencari aib atau keburukannya. Lalu disebarkan dan (orang itu) akan menyelidiki kekurangannya, mengulitinya dan menyebarkannya. (Bahrud Dumu').
Oleh karena itu hamba hamba Allah yang kokoh imannya
akan senantiasa melihat aib atau kekurangan dirinya sehingga dijauhkan dari melihat
kekurangan orang lain.
Wallahu A'lam. (3.709).