ORANG BERIMAN BERSUNGGUH
SUNGGUH MENCARI LAILATUL QADR
Disusun
oleh : Azwir B. Chaniago
Sungguh, dengan
kasih sayang-Nya, setiap tahun Allah Ta'ala menurunkan sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan yaitu laillatul
qadr. Allah Ta’ala berfirman :
وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ لَيْلَةُ
الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
Dan
tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu. Malam kemuliaan itu lebih baik
daripada seribu bulan. (Q.S al Qadr 2-3).
Syaikh
Abdurrahman bin Nashir as Sa’di berkata : Yakni keutamaannya MENYAMAI SERIBU
BULAN. Amal yang dilakukan pada malam itu lebih baik dari amal yang dikerjakan
selama seribu bulan penuh. Inilah salah satu hal YANG MEMBUAT ORANG BERAKAL
TERKESIMA DAN TERCENGANG karena Allah Ta’ala memberi karunia pada umat yang
lemah ini berupa kekuatan dan daya DALAM SATU MALAM.
Dimana
amal yang dikerjakan pada malam itu nilainya sama BAHKAN LEBIH DARI AMALAN
SERIBU BULAN. Sementara seseorang paling paling diberi usia panjang selama 80
tahun sekian. (Tafsir Taisir Karimir Rahman).
Sungguh, kita umat
Muhammad Salallahu ‘alaihi Wasallam diberi Allah Ta’ala umur yang tidak
panjang. Rasulullah Sallahu ‘alaihi Wasallam bersabda :
أَعْمَارُ أُمَّتِـي
مَا بَيْنَ السِّتِّيْنَ إِلَى السَّبْعِيْنَ وَأَقَلُّهُمْ مَنْ يَجُوزُ ذَلِكَ
Umur-umur umatku antara
60 hingga 70, dan sedikit dari mereka yang melebihi itu. (H.R at Tirmidzi, dari
Abu Hurairah).
Dengan umur yang
pendek itu maka hakikatnya kita umat Muhammad tak bisa
beramal seperti umat terdahulu karena umat terdahulu umurnya panjang
panjang yaitu ratusan dan bahkan ada yang lebih seribu tahun.
Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin berkata : Allah
Ta’ala tidak mengabarkan kapan turunnya malam lailatul qadr secara pasti adalah
untuk dua pelajaran yang agung :
Pelajaran pertama : Untuk membedakan antara orang yang sungguh sunguh dengan orang yang malas dalam mencari malam tersebut. Orang yang sungguh dalam mencarinya tidak merasa berat untuk beribadah pada sepuluh malam terakhir tersebut demi mendapatkan lailatul qadr. Adapun orang yang malas akan merasa berat beribadah selama sepuluh hari hanya untuk mencari yang satu malam.
Pelajaran kedua : Pahala kaum muslimin semakin banyak disebabkan banyaknya ibadah mereka. Semakin banyak amalan yang mereka lakukan maka semakin banyak jugalah pahala yang mereka dapatkan. (Lihat Tafsir Juz ‘Amma).
Oleh karena itu carilah lailatul qadr dengan sungguh sungguh.
Ketika seorang hamba shalat, membaca al Qur an, berdoa, berdzikir dan melakukan
amal shalih pada malam bertepatan dengan lailatul qadr maka insya Allah semua amal
ibadahnya bernilai seperti beribadah lebih dari 1.000 bulan atau 83 tahun.
Wallahu A'lam. (3.677).