BERLAKU
ZHALIM PADA DIRI SENDIRI
Disusun
oleh : Azwir B. Chaniago
Sungguh Allah Taa’ala tidak menzhalimi hamba-Nya. Tapi ternyata manusia itu adayang berbuat zhalim kepada dirinya. Diantaranya adalah melanggar batas batas Allah dan melakukan kemaksiatan yang pasti mendatangkan keburukan bagi dirinya. Sungguh Allah telah berfirman :
ثُمَّ أَوْرَثْنَا ٱلْكِتَٰبَ ٱلَّذِينَ ٱصْطَفَيْنَا
مِنْ عِبَادِنَا ۖ فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِّنَفْسِهِۦ وَمِنْهُم مُّقْتَصِدٌ
وَمِنْهُمْ سَابِقٌۢ بِٱلْخَيْرَٰتِ بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلْفَضْلُ ٱلْكَبِيرُ
Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri (berbuat zhalim kepada diri) dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar. (Q.S Fathir 32).
Imam Ibnul Qayyim berkata bahwa kezhaliman manusia terhadap dirinya sendiri merupakan kezhaliman yang diringankan oleh Allah dan mudah dihapus yaitu dengan taubat, istighfar, amal shaleh, sabar terhadap ujian dan yang lainnya.
Tetapi perlu menjadi perhatian yang serius, apakah kita masih sempat untuk bertaubat, istighfar, dan beramal shaleh sementara kezhaliman yang kita lakukan terus saja berjalan. Allahu Akbar.
Sungguh, bahwa manusia diciptakan dalam keadaan lemah, sebagaimana Allah Ta'ala berfirman :
وَخُلِقَ ٱلْإِنسَٰنُ ضَعِيفًا
Dan
manusia diciptakan dalam keadaan lemah. (Q.S an Nisa’ 28.)
Syaikh as
Sa'di berkata : Jadi sungguh manusia itu diciptakan dalam keadaan lemah. Syaikh
as Sa’di berkata : Manusia itu adalah lemah dalam hal fisik, lemah dalam
berkehendak, lemah dalam bertekad dan lemah dalam iman dan kesabaran (Lihat
Tafsir Kariimir Rahman).
Dengan
keadaannya yang lemah termasuk lemah iman dan kesabaran maka mudah terjatuh
kepada perbuatan zhalim bahkan zhalim kepada.
Ketahuilah
bahwa Abu Bakar ash Shiddiq pun bisa jatuh kepada perbuatan zhalim diri sehingga
pernah diajarkan oleh Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam doa untuk
dijauhkan dari sifat zhalim kepada diri.
Dalam
satu riwayat disebutkan bahwa beliau berkata kepada Rasulullah Salallahu
‘alaihi Wasallam : Ajarkanlah doa yang AKU BACA DALAM SHALATKU. Rasulullah
Salallahu ‘alaihi Wasallam bersabda, ucapkanlah :
اَللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيرًا
وَلَا يَغْفِرُ اَلذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ
وَارْحَمْنِي إِنَّكَ أَنْتَ اَلْغَفُورُ اَلرَّحِيمُ
Ya
Allah sesungguhnya aku telah menzhalimi diriku sendiri dan tidak ada yang
mengampuni dosa kecuali Engkau maka ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu
dan kasihanilah diriku sesungguhnya Engkaulah yang Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang. (H.R Imam Bukhari dan Imam Muslim).
Wallahu A'lam. (3.659).