SHALAT DHUHA SEBAGAI
PENGHAPUS DOSA SEBANYAK BUIH DI LAUTAN
Disusun oleh : Azwir B. Chaniago
Sungguh, setiap kebaikan atau amal shalih yang
dilakukan oleh seorang hamba dengan ikhlas pasti akan dibalas dengan lebih
banyak kebaikan. Allah Ta'ala berfirman :
وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟
وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَنُكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّـَٔاتِهِمْ
وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَحْسَنَ ٱلَّذِى كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ
Dan orang-orang yang beriman dan
beramal shalih, pasti akan Kami hapus kesalahan kesalahannya dan mereka pasti
akan Kami beri balasan yang LEBIH BAIK dari apa yang mereka
kerjakan. (Q.S al Ankabut 7).
Oleh karena itu maka semestinya
hamba hamba Allah bersemangat untuk melakukan amal shalih terutama yang wajib
dan juga yang sunnah. Dan juga melakukan amal shalih yang besar maupun yang
kecil. Semuanya pasti akan mendatangkan kebaikan di dunia dan terutama di
akhirat kelak.
Ketahuilah bahwa salah satu ibadah yang tidak wajib adalah shalat dhuha yang dibalas Allah Ta'ala dengan banyak kebaikan. Perintah shalat dhuha diantaranya disebutkan dalam hadits dari Abdurrahman bin Shakhr ad Dausi al Yamani lebih dikenal dengan nama Abu Hurairah :
عَنْ
أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ أَوْصَانِي خَلِيلِي بِثَلَاثٍ لَا
أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ
وَصَلَاةِ الضُّحَى وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ
Dari Abu Hurairah, dia berkata : Telah berwasiat kepadaku, kekasihku (Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam) untuk melakukan tiga hal yang TAK AKAN AKU TINGGALKAN hingga meninggal dunia, yaitu : Puasa tiga hari setiap bulan, shalat dhuha dan tidur dalam keadaan telah melakukan shalat witir. (H.R Imam Bukhari)
Sungguh, ibadah shalat dhuha ini senantiasa diamalkan oleh Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam dan diikuti oleh para sahabat serta orang orang shalih pada umumnya. Diantara keutamaannya adalah sebagai penghapus dosa meskipun itu sangat banyak seperti buih dilautan. Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam bersabda :
من حافظ على شفعة الضحى غفرت له ذنوبه وإن كانت مثل زبد البحر
Siapa
yang membiasakan (menjaga) shalat dhuha, dosanya akan diampuni meskipun
SEBANYAK BUIH DI LAUTAN. (H.R at Tirmidzi dan Ibnu Majah).
Oleh karena itu
hamba hamba Allah hendaklah berusaha mengamalkan shalat dhuha ini paling
tidak dua rakaat. Dan kita terus menerus
memohon kepada Allah Ta'ala agar dosa dosa kita diampuni.
Selain
itu, ketahuilah bahwa SETELAH SHALAT DHUHA, dianjurkan pula memohon ampun 100
kali yaitu sebagaimana hadits dari Aisyah radhiyallahu ‘anha,
ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selesai
shalat Dhuha, beliau mengucapkan :
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَتُبْ عَلَيَّ، إِنَّكَ أَنْتَ
التَّوَّابُ الرَّحِيْمِ
مائة مرة حتى قالها
Ya
Allah, ampunilah aku dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau Maha Penerima
Taubat lagi Maha Penyayang.
Sampai
beliau membacanya seratus kali. (H.R Imam Bukhari dalam al Adab al Mufrad,
Syaikh al Albani mengatakan bahwa hadits ini sanadnya shahih)
Wallahu A'lam. (3.721)