Selasa, 18 Maret 2025

SUNGGUH BERUNTUNG HAMBA HAMBA YANG BERSAHUR

 

SUNGGUH BERUNTUNG HAMBA HAMBA YANG BERSAHUR

Disusun oleh : Azwir B. Chaniago

Bersahur atau makan sahur adalah termasuk bagian penting terkait dengan puasa hamba hamba Allah baik puasa wajib maupun puasa tidak wajib. Tetapi sebagian saudara saudara kita ada yang merasa berat bangun untuk bersahur karena waktunya berada pada saat  tergiur untuk tidur.

Ketahuilah bahwa sungguh bersahur adalah sunnah Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam sebagaimana sabda beliau :

مَنْ أَرَادَ أَنْ يَصُومَ فَلْيَتَسَحَّرْ بِشَىْءٍ

Barangsiapa yang ingin berpuasa hendaklah dia bersahur. (H.R Imam Ahmad).

Ketahuilah bahwa bersahur hakikatnya bukan sekedar pasokan makanan atau gizi untuk lebih kuat secara fisik ketika berpuasa tetapi lebih agung dari itu. Perhatikanlah bahwa dari zhahir hadits ini sungguh jelas bahwa bersahur adalah salah satu jalan menghidupkan sunnah. Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam bersabda :

 من أحيا سنتي فقد أحبني ومن أحبني كان معي في الجنة .

Barangsiapa yang menghidupkan sunnahku maka dia telah mencintaiku. Barangsiapa mencintaiku maka dia akan bersamaku di surga. (H.R at Tirmidzi).

Selain itu ketahuilah bahwa sangatlah banyak keutamaan dan keuntungan yang akan mendatangi orang orang yang bersahur, diantaranya :

(1) Waktu makan sahur adalah waktu yang diberkahi.

Karena ketika itu, Allah Ta'ala turun ke langit dunia. Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ

Rabb kita Tabaraka wa Ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Dia berfirman : Siapa saja yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka akan Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni. (H.R Imam  Bukhari dan Imam Muslim).

(2) Makan sahur mendapat shalawat dari Allah dan Malaikat.

Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam bersabda :

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى الْمُتَسَحِّرِيْنَ.

Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang makan sahur. (H.R Ibnu Hibban dan ath Thabrani, dari Umar radiyallahu 'anhuma).

Syaikh Ahmad ‘Abdurrahman al Banna memberikan komentar terhadap hadits ini : Shalawat Allah kepada mereka adalah kasih sayang-Nya kepada mereka, sedangkan shalawat para Malaikat kepada mereka adalah permohonan ampun untuk mereka.

Maka siapa saja yang tidak sahur, ia terhalang dari rahmat Allah Azza wa Jalla dan dari permohonan ampun para Malaikat untuk mereka pada waktu tersebut. (Dari Bulungul Amaani).

(3) Ada berkah dalam bersahur.

Rasululah Salallahu ‘alaihi Wasallam  menjelaskan bahwa seseorang yang akan berpuasa hendaklah bersahur karena ada berkah padanya. Beliau bersabda :   

تسحروا فإن في السحور بركة

Makan sahurlah kalian, karena sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat barakah atau keberkahan. (H.R Imam Bukhari dan Imam  Muslim  dari hadits Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu

Diriwayatkan pula dari  Abu Sa’id al Khudri, dia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

السَّحُورُ أَكْلُهُ بَرَكَةٌ فَلَا تَدَعُوهُ وَلَوْ أَنْ يَجْرَعَ أَحَدُكُمْ جُرْعَةً مِنْ مَاءٍ

Makan sahur adalah berkah maka janganlah kalian meninggalkannya meskipun salah seorang di antara kalian hanya minum seteguk air. (H.R Imam Ahmad, hadits Hasan).

Lalu apa makna berkah. Menurut KBBI,  berkah adalah : Karunia Allah yang mendatangkan kebaikan bagi kehidupan manusia.

Para ulama  menjelaskan makna berkah sebagai segala sesuatu yang banyak dan melimpah, mencakup berkah bersifat fisik dan rohani seperti keamanan, ketenangan, kesehatan, harta, anak, dan berkah umur.

Dalam Syarah Shahih Muslim oleh  Imam Nawawi disebutkan  bahwa berkah memiliki dua makna yaitu : (1) Tumbuh, berkembang, atau bertambah,  dan (2) Kebaikan yang selalu ada

Wallahu A'lam. (3.512)

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar