HAMBA ALLAH HANYA DIMINTA 10
HARI MENCARI LAILATUL QADAR
Disusun oleh : Azwir B. Chaniago
Satu malam yang merupakan puncak keutamaan bagi hamba
hamba Allah adalah karunia Allah Ta'ala berupa diturunkan-Nya LAILATUL QADR di
bulan Ramadhan. Sungguh, Allah Ta'ala berfirman :
وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
Dan
tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu. Malam kemuliaan itu lebih baik
daripada seribu bulan. (Q.S al Qadr 2-3).
Dalam Kitab Tafsir Ibnu Katsir disebutkan
bahwa Lailatul Qadr lebih baik dari seribu bulan. Yaitu,
amalan-amalan, puasa, dan ibadah yang dilakukan pada malam itu (bernilai) lebih
baik daripada seribu bulan.
Syaikh
as Sa'di berkata : Amal yang dilakukan pada malam itu lebih baik dari amal yang
dikerjakan selama seribu bulan penuh. Inilah salah satu hal YANG MEMBUAT ORANG
BERAKAL TERKESIMA DAN TERCENGANG karena Allah Ta’ala memberi karunia pada umat
yang lemah ini berupa kekuatan dan daya DALAM SATU MALAM.
Dimana
amal yang dikerjakan pada malam itu nilainya sama BAHKAN LEBIH DARI AMALAN
SERIBU BULAN. Sementara seseorang paling paling diberi usia panjang selama 80
tahun sekian. (Tafsir Taisir Karimir Rahman).
Syaikh Shalih Fauzan berkata : Wahai segenap kaum muslimin, bersemangatlah di malam malam yang diberkahi ini (10 hari terakhir Ramadhan) untuk menjalankan ibadah SHALAT, DOA, ISTIGHFAR DAN BERBAGAI AMAL SHALIH. Karena ini merupakan kesempatan (terbaik) di dalam umur kita dan yang namanya kesempatan tidak selalu ada.
Sesungguhnya Allah Subahanahu wa Ta'ala telah mengabarkan bahwa lailathul qadr lebih baik dari seribu bulan. Apabila dikalkulasikan maka itu lebih dari 83 tahun dan itu merupakan masa tahun yang sangat panjang.
Seandainya seseorang
menghabiskan waktu selama itu untuk ketaatan kepada Allah Ta'ala, maka satu
hari ini saja akan lebih baik darinya. Sungguh ini merupakan keutamaan yang
sangat besar. (Majalis Syahri Ramadhan).
Mungkin bagi sebagian orang terasa berat mendapatkan lailatul qadr yag sangat istimewa ini. Kenapa ?, karena untuk mendapatkannya harus berusaha keras untuk banyak beribadah, bahkan dianjurkan lebih banyak ibadah dari sebelumnya. Tetapi ketahuilah bahwa untuk mendapatkan lailatul qadr kita diminta berusaha HANYA DALAM 10 MALAM TERAKHIR RAMADHAN, bukan setiap malam Ramadhan. Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasa;;am bersabda :
عَنْ عَائِشَةَ رَضِىَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ رَسُولَ
اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ
فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ.
Dari Aisyah, bahwa Rasulullah Salalahu 'alaih Wasallam
bersabda : Carilah Lailatul Qadar pada
malam ganjil dalam sepuluh terakhir di bulan Ramadhan (H.R Imam Bukhari).
Rasulullah Salallahu a'alaii Wasallam juga bersabda :
عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ
قَالَتْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَجْتَهِدُ فِي
الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مَا لَا يَجْتَهِدُ فِي غَيْرِهِ
Dari Aswad dari Aisyah
ia berkata bahwa Nabi Salallahu 'alaihi Wasallam meningkat amal-ibadah
pada sepuluh terakhir bulan Ramadhan melebihi di waktu yang lain. (H.R Imam Muslim).
Bahwa ulama terdahulu sangatlah
bersemangat menghidupkan 10 malam terakhir bulan Ramadhan demi mendapatkan NILAI UTAMA
DARI IBADAH DI MALAM LALATUL QADR yaitu seperti beribadah lebih baik dari seribu bulan.
Sungguh apa yang dikatakan oleh Imam Ibnul
Qayyim semestinya semakin mendorong semangat kita mencari lailatul qadr hanya dalam sepuluh malam terakhir Ramadhan.
Beliau berkata : JIKA SEANDAINYA LAILATUL
QADR ITU HARUS DICARI SETIAP MALAM SEPANJANG TAHUN, maka niscaya aku akan
MENGHIDUPKAN SELURUH MALAM DALAM SATU TAHUN sehingga aku BISA MENDAPATKANNYA.
Lalu bagaimana pendapatmu apabila lailatul
qadr itu terjadi hanya pada 10 hari terakhir di bulan Ramadhan. ?. (Bada'iul
Fawaid).
Wallahu A'lam. (3.524).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar