Minggu, 09 Maret 2025

BEBERAPA PERKARA YANG SULIT DIJAGA DAN DIPELIHARA

 

BEBERAPA PERKARA YANG SULIT DIJAGA DAN DIPELIHARA

Disusun oleh : Azwir B. Chaniago

Dalam menjalani hidup ini, sungguh kita sering terasa sulit menjaga diri dalam banyak perkara yang memang perlu terus menerus dijaga atau dipelihara, diantaranya adalah :

Pertama : Menjaga dan memelihara lisan.

Sungguh, lisan adalah anggota tubuh yang sangat mudah bergerak. Ketika bergerak maka mengeluarkan kata atau kalimat yang terkadang sulit dikendalikan. Oleh karena itu Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam mengingatkan dalam sabda beliau :

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُت

Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam. (Mutafaq ‘alaihi).

Syaikh Abdur Razaq bin Abdul Muhsin al Badr berkata : Lisan adalah anggota tubuh yang paling berbahaya bagi setiap orang. Ucapan yang belum keluar dari lisa seseorang maka itu artinya : UCAPAN ITU MASIH BERADA DLAM KENDALINYA. BILA UCAPAN ITU SUDAH KELUAR DARI LISAN MAKA UCAPAN UCAPAN ITU YANG JUSTRU MENGENDALIKAN DAN MENGUASAI MANUSIA serta dia akan menanggung efek atau akibatnya.

Kedua : Menjaga dan mengendalikan hawa nafsu.

Ketahuilah bahwa hawa nafsu itu cenderung atau selalu mendorong kepada keburukan. Allah Ta'ala berfirman :

وَمَآ أُبَرِّئُ نَفْسِىٓ ۚ إِنَّ النَّفْسَ لَأَمَّارَةٌۢ بِالسُّوٓءِ إِلَّا مَا رَحِمَ رَبِّىٓ ۚ إِنَّ رَبِّى غَفُورٌ رَّحِيمٌ

(Yusuf berkata) Dan aku tidak (menyatakan) diriku bebas (dari kesalahan) karena sesungguhnya nafsu itu selalu mendorong kepada kejahatan kecuali (nafsu) yang diberi rahmat oleh Rabb-ku. Sesungguhnya Rabb-ku Maha Pengampun, Maha Penyayang. (Q.S Yusuf 53).

Ketahuilah bahwa hawa nafsu ini tidak bisa dibuang karena sudah dalam diri. Agar tidak terpengaruh hawa nafsu yang buruk maka kewajiban hamba hamba Allah adalah  mengedalikannya dan jika hawa nafsu itu terasa akan membahayakan MAKA HARUS DILAWAN.

Sungguh melawan hawa nafsu termasuk adalah sesuatu yang berat oleh karena itu perlu berjihad atau bersungguh sungguh untuk melawannya. Dan jihad melawan hawa nafsu itu hakikatnya  yang paling mendasar bahkan lebih didahulukan dari jihad melawan musuh.  Rasulullah  shallallahu alaihi wasallam bersabda:

أَفْضَلُ الْجِهَادِ أَنْ يُجَاهَدَ الرَّجُلُ نَفْسَهَ وَ هَوَاهُ

Jihad yang paling utama adalah seseorang berjihad [berjuang] melawan dirinya dan hawa nafsunya. (Diriwayatkan oleh ibnu Najjar dari Abu Dzarr).

Ketahuilah bahwa mengendalikan hawa nafsu dan melawannya sungguh terasa amat sulit kecuali orang yang diberi petunjuk oleh A;;ah Ta'ala.

Ketiga : Menjaga amanah.

Hakikatnya, sifat amanah adalah salah satu sifat mulia yang harus ada pada diri setiap orang beriman. Sungguh tentang amanah, Allah Ta’ala telah mengingatkan orang orang beriman dalam firman-Nya : 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَخُونُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُوا أَمَانَاتِكُمْ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ

Wahai orang orang yang beriman !. Janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanah amanah yang dipercayakan kepadamu sedang kamu mengetahui. (Q.S al Anfal 27).

Syaikh as Sa’di berkata : Barangsiapa menunaikan amanat, maka dia berhak mendapatkan pahala yang besar dari Allah. Dan barangsiapa mengkhianatinya dan tidak menunaikannya, maka dia berhak mendapatkan adzab yang keras dan dia menjadi pengkhianat Allah, Rasulullah dan amanatnya itu sendiri.

Dia menodai dirinya sendiri karena dia telah mengambil sifat terburuk dari ciri terjelek yaitu khianat serta mengabaikan sifat yang paling baik dan sempurna yaitu (menunaikan) amanat. (Tafsir Taisir Karimir Rahman)

Sungguh, di zaman ini untuk mendapatkan orang pintar tidaklah sulit tetapi orang yang  amanah sangatlah langka, atau sudah hampir punah. Kebanyakan manusia ketika diberi amanah beruapa tugas dan jabatan disalah gunakan. Digunakan untuk menipu dan memperkaya diri. Penyebabnya mudah ditebak yaitu  tergoda dengan urusan dunia.

Ketahuilah bahwa salah satu sifat munafik adalah mengabaikan bahkan sampai mengkhianati amanah. Perkara ini dijelaskan Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam dalam sabda beliau :

عن ابي هريرة ، أن رسول الله صل الله عليه وسلم قال: آية المنافق ثلاث : إذا حدث كذب ، وإذا وعد أخلف، وإذؤتمن خان.


Dari Abu Hurairah RA Rasulullah Shallahu’alaihi Wasallam berkata Tanda-tanda orang munafiq ada tiga : Apabila berkata dusta, apabila berjanji mengingkari, dan apabila DIBERI AMANAT BERKHIANAT. (H.R Imam Bukhari).

Wallahu A'lam. (3.506).

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar