Kamis, 13 Maret 2025

BANYAK KESEMPATAN DAN JALAN MENGHAPUS DOSA BULAN RAMADHAN

BANYAK KESEMPATAN DAN JALAN MENGHAPUS DOSA BULAN RAMADHAN

Disusun oleh : Azwir B. Chaniago

Sungguh, dengan kasih sayang-Nya Allah Ta'ala mendatangkan Ramadhan kepada kita setiap tahunnya. Dan sungguh ini mendatangkan kegembiraan yang amat sangat bagi orang beriman yang dapat bertemu dengan bulan Ramadhan.

Kenapa ?, ketahuilah bahwa sungguh sangatlah banyak keutamaan dan kebaikan ada pada bulan Ramadhan, diantaranya adalah bahwa di bulan Ramadhan terbuka  kesempatan yang sangat banyak untuk menghapus dosa, diantaranya :

Pertama : Mengamalkan puasa Ramadhan. Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam bersabda :


مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka akan diampuni  dosanya yang telah lalu.  (H.R Imam Bukhari  dan Imam Muslim, dari Abu Hurairah).

Kedua : Mengamalkan shalat taraweh. Dan juga ketika seseorang menghidupkan malam Ramadhan dengan shalat taraweh maka diampuni dosanya yang telah lalu. Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam bersabda :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رضي الله عنه – أَنَّ رَسُولَ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ: – مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا, غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Dari Abu Hurairah, dari Rasulullah Salllahu ‘alaihi Wasallam, beliau bersabda : Jika seseorang melaksanakan shalat taraweh atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah akan diampuni dosa dosanya yang telah lalu. (H.R Imam Bukhari dan Imam Muslim)

Ketiga : Mengamalkan shalat di malam lailtatul qadar. Malam qadr adalah malam yang penuh dengan kesejahteraan. Allah Ta’ala mensifati malam qadr dengan malam keselamatan karena pada malam itu banyak hamba Allah yang diampuni dosa dosanya. Rasulullah Salalahu ‘alaihi Wasallam bersabda :

 مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إَيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ  

Barangsiapa yang shalat pada malam lailatul qadr karena iman dan mengharap pahala maka diampuni dosa dosanya yang telah lalu. (H.R Imam Bukhari dan Imam Muslim, dari Abu Hurairah).

Keempat : Banyak bersedekah. Selain itu, ketahuilah bahwa BERSEDEKAH DAN BERINFAK adalah SALAH SATU JALAN bagi orang orang beriman untuk MENGHAPUS DOSA DOSANYA. Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam bersabda : 

الصَّدَقَةُ تُطْفِئُ الْخَطِيئَةَ كَمَا يُطْفِئُ الْمَاءُ النَّارَ

Sedekah itu menghapus kesalahan sebagaimana air memadamkan api. (H.R  at Tirmidzi).

Syaikh Abdul Muhsin al ‘Abbad berkata : Didalam hadits ini terkandung penjelasan tentang agungnya kedudukan sedekah yang sunnah. Bahwasanya Allah Ta’ala menghapus dengannya dosa kesalahan sebagaimana air mematikan api. Dosa yang dimaksud di sini adalah dosa kecil. Termasuk pula dosa besar jika diiringi dengan taubat. Nabi Salallahu ‘alaihi Wasallam menyerupakan sedekah mematikan dosa dengan air yang mematikan api. (Syarah Arba’in an Nawawiyah).

Tetapi ketahuilah saudaraku, bahwa kesempatan menghapus dosa di bulan Ramadhan ini hanya bisa diperoleh jika seorang hamba  benar benar MENGISI RAMADHAN ini dengan amal amal shalih yang disyariatkan.

Selain itu ketahuilah bahwa Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam telah mengingatkan kita bahwa SUNGGUH BESAR KERUGIAN JIKA BULAN RAMADHAN BERLALU, tetapi dosa dosa kita belum diampuni. Beliau menyebutkan perkara ini disebutkan dalam sabda beliau :

رَغِمَ أَنْفُ عَبْدٍ – أَوْ بَعُدَ – دَخَلَ عَلَيْهِ رَمَضَانُ فَلَمْ يُغْفَرْ لَهُ

Celakalah seorang hamba yang mendapati bulan Ramadhan kemudian Ramadhan berlalu dalam keadaan dosa-dosanya belum diampuni. H.R Imam Ahmad, dishahihkan oleh Syaikh al Albani).

Al Hafidz al Munawi berkata : Makna hadits yang mulia ini adalah seorang hamba yang mengetahui seandainya dia menahan syahwatnya dalam sebulan (Ramadhan) di setiap tahun dan melakukan amalan khusus yang disyariatkan baginya yaitu puasa dan shalat taraweh maka akan DIAMPUNI DOSA DOSANYA YANG TELAH LALU. Namun dia menyia nyiakan dan tak mengerjakannya sampai Ramadhan berakhir. Maka dia menjadi HAMBA YANG CELAKA. (Faidhul Qadir).

Imam Ibnu Rajab al Hambali menukilkan perkataan ulama salaf : Barangsiapa yang tidak diampuni dosa-dosanya di bulan Ramadhan, maka tidak akan diampuni dosa-dosanya di bulan bulan lainnya. (Latha-if al-Ma’arif)

Oleh karena itu bersungguh sungguhlah dalam melakukan amal shalih di bulan Ramadhan dan kita berbaik sangka kepada Allah Ta'ala bahwa dosa kita telah diampuni.   

Wallahu A'lam. (3.507). 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar