DATANGNYA LAILATUL
QADR DIRAHASIAKAN AGAR KITA BISA LEBIH BANYAK BERIBADAH.
Disusun oleh : Azwir B. Chaniago
Sungguh,
sangat banyak saudara saudara kita ingin mencari dan mendapatkan lailatul qadr
setiap bulan Ramadhan. Ketahuilah bahwa lailatul qadar itu
waktunya dirahasiakan oleh Allah Ta'ala. Kenapa dirahasiakan ?.
Yakinlah bahwa SANGAT BANYAK KEUTAMAAN DAN KEBAIKAN PADANYA.
Tetapi
dengan petunjuk dari Allah Ta'ala, Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam ada
memberikan pedoman atau perkiraan turunnya lailatul qadar, sebagaimana sabda
beliau yaitu berdasarkan hadits Aisyah radhiyallahu ‘anha, dia berkata,
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam beri’tikaf di sepuluh hari terakhir
bulan Ramadhan dan beliau bersabda :
تَحَرَّوْا وفي رواية : الْتَمِسُوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ
فِيْ الْوِتْرِ مِنْ الْعَشْرِ
Carilah
malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan.
(H.R Imam Bukhari dan Imam Muslim).
Ketahuilah
bahwa ada beberapa ulama menjelaskan tentang keutamaan dan hikmah dengan
disembunyikan waktu datangnya lailatul qadr, diantaranya :
Pertama : Al-Hafizh Ibnu Hajar Ashqalani rahimahullah berkata : Karena, seandainya lailatul qadr itu ditentukan (kapan datangnya) pada malam tertentu, (niscaya manusia) akan mencukupkan diri untuk bersunguh-sungguh beribadah pada malam itu saja.
Dan akan terlewat ibadah pada malam malam lainnya. Dan inilah makna dari sabda Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam : Barangkali ini lebih baik bagi kalian. (yaitu
jika lailatul qadr itu disembunyikan). Fathul Baari.
Kedua : Syaikh Muhammad bin Shaleh Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata : Sungguh Allah telah menyembunyikan ilmu (tentang kapan datangnya lailatul qadr bagi para hamba sebagai rahmat bagi mereka, (yakni) agar mereka memperbanyak amal dalam rangka mencari (lailatul qadr) pada malam-malam (10 terakhir Ramadhan) itu dengan mengerjakan shalat, dzikir dan doa agar mereka semakin dekat kepada Allah dan bertambah pahalanya.
Dan juga, Allah Ta'ala menyembunyikan ilmunya agar
menjadi jelas siapa saja yang bersungguh-sungguh dan semangat dalam mencarinya
dari siapa yang malas serta menganggap remeh. Karena sesungguhnya siapa yang
bersemangat untuk mendapatkan sesuatu, maka ia akan bersungguh-sungguh dalam
mencarinya dan terasa ringan baginya rasa lelah dalam mencarinya. (Majaalis
Syahri Ramadhan).
Syaikh Utsaimin juga berkata : Allah Ta’ala tidak mengabarkan kapan
datangnya lailatul qadr secara pasti
adalah untuk dua pelajaran yang agung :
(1) Untuk membedakan antara orang yang sungguh sunguh dengan orang yang malas dalam mencari malam tersebut. Orang yang sungguh dalam mencarinya tidak merasa berat untuk beribadah pada sepuluh malam terakhir tersebut demi mendapatkan lailatul qadr. Adapun orang yang malas akan merasa berat beribadah selama sepuluh hari hanya untuk mencari yang satu malam.
(2) Pahala kaum muslimin semakin banyak disebabkan banyaknya ibadah mereka. Semakin banyak amalan yang mereka lakukan maka semakin banyak jugalah pahala yang mereka dapatkan. (Lihat Tafsir Juz ‘Amma).
Wallahu A'lam. (3.526)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar