DIANTARA TANDA ATAU SIFAT
ORANG BERIMAN
Disusun oleh : Azwir B. Chaniago
Sungguh, Allah Ta'ala memberi kabar gembira kepada
orang orang beriman yang melakukan amal shalih baginya disediakan surga.
Perkara ini dijelaskan Allah Ta'ala antara lain dalam firman-Nya :
وَبَشِّرِ
ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ أَنَّ لَهُمۡ جَنَّٰتٖ تَجۡرِي
مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُۖ
Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang orang
yang beriman dan beramal shalih bahwa
untuk mereka (disediakan) surga surga yang mengalir dibawahnya sungai sungai.
(Q.S al Baqarah 25).
Jadi kunci paling utama untuk mendapat surga adalah
BERIMAN dan dilengkapi dengan amal shalih yang disyariatkan. Selanjutnya,
ketahuilah bahwa sangat banyak tanda atau sifat orang beriman dijelaskan Allah
Ta'ala dalam firman-Nya, diantaranya adalah pada surat al Anfal ayat 2-4 :
إِنَّمَا ٱلۡمُؤۡمِنُونَ ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ ٱللَّهُ
وَجِلَتۡ قُلُوبُہُمۡ وَإِذَا تُلِيَتۡ عَلَيۡہِمۡ ءَايَـٰتُهُ ۥ زَادَتۡہُمۡ
إِيمَـٰنً۬ا وَعَلَىٰ رَبِّهِمۡ يَتَوَكَّلُونَ) ٱلَّذِينَ يُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ
وَمِمَّا رَزَقۡنَـٰهُمۡ يُنفِقُونَ
أُوْلَـٰٓٮِٕكَ هُمُ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ حَقًّ۬اۚ لَّهُمۡ
دَرَجَـٰتٌ عِندَ رَبِّهِمۡ وَمَغۡفِرَةٌ۬ وَرِزۡقٌ۬ ڪَرِيمٌ۬
Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka [karenanya] dan kepada Rabb-lah mereka bertawakkal, (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka.
Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat tinggi di sisi Rabb-nya dan ampunan serta rizki (nikmat) yang mulia. (Q.S al Anfal 2-4).
Dalam ayat ini Allah Ta'ala menyebutkan lima tanda atau sifat orang beriman yaitu :
Pertama : Jika disebut nama Allah gemetar hatinya. “Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang apabila disebut nama Allah, gemetarlah hati mereka.”
Hanya orang yang berimanlah, yang jika disebutkan nama Allah, gemetar atau bergetar hatinya. Ada rasa takut dalam hatinya. Rasa takutnya justru adalah sebagai bentuk mengagungkan Allah Ta'ala. Maka, jika ia merasa ingin untuk melakukan perbuatan dosa atau maksiat, ia pun segera ingat kepada Allah Ta'ala sehingga takut melaksanakannya.
Kedua : Bertambah imannya jika dibacakan ayat Al-Quran. “dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya).”
Hal ini menjadi bukti yang menunjukkan keimanan seseorang ketika al Qur an dibaca, baik oleh dirinya ataupun orang lain. Sungguh iman itu turun naik dan diantara jalan untuk meningkatkan atau memperkokoh iman seorang hamba adalah dengan membaca atau mendengarkan bacaan al Qur an dari orang lain.
Ketiga : Bertawakkal hanya kepada Allah. “Dan hanya kepada Tuhannya mereka bertawakkal.”
Orang yang beriman akan menyandarkan segala urusannya hanya kepada Allah Ta'ala , bukan kepada selain Allah, karena sungguh hanya Allah tempat bergantung semua makhluk. Sungguh, orang orang beriman sangat yakin seyakin yakinnya bahwa jika Allah berkehendak pasti terjadi.
Keempat : Mendirikan shalat. “(yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat.”
Mendirikan shalat adalah bukti keimanan seseorang. Dan juga karena memang shalat adalah perintah paling utama termasuk rukun kedua setelah syahadat.
Dan sungguh shalat adalah tiang agama sebagaimana disebutkan dalam sabda Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam :
الصَّلاةُ عِمادُ الدِّينِ ، مَنْ أقَامَها فَقدْ أقَامَ
الدِّينَ ، وَمنْ هَدمَها فَقَد هَدَمَ الدِّينَ
Shalat adalah tiang agama, barangsiapa yang menegakkannya, maka ia telah menegakkan agamanya dan barangsiapa yang merobohkannya, berarti ia telah merobohkan agamanya. (H.R al Baihaqi).
Kelima : Senang berinfaq di jalan Allah. “Dan mereka yang menginfakkan rizki yang Kami berikan kepada mereka.”
Bahkan Allah Ta'ala mengingatkan tentang salah satu tanda orang bertakwa adalah berinfak dalam keadaan sempit dan lapang. Allah Ta'ala berfirman :
الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ
وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ
الْمُحْسِنِينَ
(Orang
yang bertakwa adalah) orang yang menafkahkan hartanya dalam KEADAAN
LAPANG ATAU DALAM KEADAAN SEMPIT, menahan amarahnya dan suka memaafkan
kesalahan manusia. Dan Allah menyukai orang orang yang berbuat baik. (Q.S Ali
Imran 134).
Itulah lima tanda atau sifat orang beriman yang disebutkan dalam surat al Anfal. Bahkan Allah Ta'ala menegaskan bahwa orang yang memiliki tanda atau sifat demikian termasuk orang beriman yang sebenar benarnya yaitu sebagaimana firman-Nya :
أُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُؤْمِنُونَ حَقًّا
Mereka itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. (Q.S al Anfal 4).
Wallahu A'lam. (3.527)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar