Jumat, 21 Maret 2025

BANYAK KEUTAMAAN AKAN MENDATANGI ORANG YANG BERPUASA SUNNAH

 

BANYAK KEUTAMAAN AKAN MENDATANGI ORANG YANG BERPUASA SUNNAH

Disusun oleh : Azwir B. Chaniago

Hamba hamba Allah sangat mengetahui bahwa selain puasa fardhu sebulan penuh pada bulan Ramadhan, juga disyariatkan puasa sunnah yang jumlahnya bahkan lebih banyak dari bilangan puasa fardhu Ramadhan. Diantara puasa sunnah yang masyhur adalah puasa Senin - Kamis dan puasa ayyamulbidh

Hamba hamba Allah hendaklah bersemangat dalam mengamalkan puasa sunnah agar mendapat kebaikan yang banyak.  Ketahuilah, bahwa Allah Ta’ala hanya akan membalas apa yang kita amalkan bukan apa yang kita ketahui. 

Di akhirat kelak yang akan ditimbang adalah amal shalih kita bukan ilmu yang telah kita ketahui. Dan sungguh sangatlah banyak balasan kebaikan yang akan diterima oleh orang orang yang senantiasa melakukan puasa sunnah. Diantaranya adalah :

(1) Berpuasa MEMBUTUHKAN KESABARAN dalam menahan diri dari hal hal yang membatalkannya. Ketahuilah bahwa pahala sabar TIDAK TERBATAS, sebagaimana firman Allah Ta’ala :

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah  yang disempurnakan pahala mereka tanpa batas (Q.S az  Zumar 10) 

(2) Sungguh amalan puasa seorang hamba  Allah khususkan untuk diri-Nya. Sehingga pahala amalan puasa bisa tak terbatas jumlahnya. Allah Ta’ala membalas sesuai kehendak-Nya. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ. وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ

Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (dalam satu hadits Qudsi) : Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya, disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena Aku.

Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi. (H.R Imam Bukhari dan Imam Muslim).

(3) Sebagai perisai atau pelindung dari api neraka Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam  bersabda :

إِنَّمَا الصِّيَامُ جُنَّةٌ يَسْتَجِنُّ بِهَا الْعَبْدُ مِنَ النَّارِ

Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari siksa neraka.  (H.R Imam Ahmad).

(4) Sungguh amalan puasa seseorang akan menjadi pemberi syafaat atau penolongnya di akhirat kelak yaitu sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam :

الصِّيَامُ وَالْقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَقُولُ الصِّيَامُ أَىْ رَبِّ مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ وَالشَّهَوَاتِ بِالنَّهَارِ فَشَفِّعْنِى فِيهِ. وَيَقُولُ الْقُرْآنُ مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِاللَّيْلِ فَشَفِّعْنِى فِيهِ. قَالَ فَيُشَفَّعَانِ

Amalan puasa dan amalan (bacaan) al Qur an itu akan memberikan syafa’at kepada seorang hamba pada hari kiamat nanti. Amalan puasa akan berkata : Wahai Rabb-ku, aku telah menahannya dari makan dan nafsu syahwat, karenanya perkenankan aku untuk memberikan syafaat kepadanya.

Dan amalan al Qur an  berkata pula : Aku telah melarangnya dari tidur pada malam hari, karenanya perkenankan aku untuk memberi syafa’at kepadanya. Beliau bersabda : Maka syafaat keduanya diperkenankan. (H.R Imam Ahmad, al Hakim dan ath Thabrani)

Selain itu ketahuilah bahwa salah satu keutamaan ibadah puasa adalah SANGAT MUDAH UNTUK DISEMBUNYIKAN. Dengan demikian terjaga keikhlasan dalam mengamalkannya. Insya Allah ada manfaatnya bagi kita semua.

Wallahu A’lam (3.516)

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar