BANYAK KEUTAMAAN AKAN
MENDATANGI ORANG YANG BERPUASA SUNNAH
Disusun oleh : Azwir B. Chaniago
Hamba
hamba Allah sangat mengetahui bahwa selain puasa fardhu sebulan penuh pada
bulan Ramadhan, juga disyariatkan puasa sunnah yang jumlahnya bahkan lebih banyak
dari bilangan puasa fardhu Ramadhan. Diantara puasa sunnah yang masyhur adalah
puasa Senin - Kamis dan puasa ayyamulbidh
Hamba
hamba Allah hendaklah bersemangat dalam mengamalkan puasa sunnah agar mendapat
kebaikan yang banyak. Ketahuilah, bahwa Allah Ta’ala hanya akan membalas apa
yang kita amalkan bukan apa yang kita ketahui.
Di
akhirat kelak yang akan ditimbang adalah amal shalih kita bukan ilmu yang telah
kita ketahui. Dan sungguh sangatlah banyak balasan kebaikan yang akan diterima
oleh orang orang yang senantiasa melakukan puasa sunnah. Diantaranya adalah :
(1)
Berpuasa MEMBUTUHKAN KESABARAN dalam menahan diri dari hal hal yang
membatalkannya. Ketahuilah bahwa pahala sabar TIDAK TERBATAS, sebagaimana
firman Allah Ta’ala :
إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ
حِسَابٍ
Sesungguhnya
hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahala mereka
tanpa batas (Q.S az Zumar 10)
(2)
Sungguh amalan puasa seorang hamba Allah khususkan untuk diri-Nya.
Sehingga pahala amalan puasa bisa tak terbatas jumlahnya. Allah Ta’ala membalas
sesuai kehendak-Nya. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa
sallam bersabda :
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ
أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ
الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ
أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ
لِقَاءِ رَبِّهِ. وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ
Setiap
amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh
kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman
(dalam satu hadits Qudsi) : Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah
untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya, disebabkan dia telah meninggalkan
syahwat dan makanan karena Aku.
Bagi
orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika
dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut
orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi. (H.R
Imam Bukhari dan Imam Muslim).
(3)
Sebagai perisai atau pelindung dari api neraka Rasulullah Salallahu ‘alaihi
Wasallam bersabda :
إِنَّمَا الصِّيَامُ جُنَّةٌ يَسْتَجِنُّ بِهَا
الْعَبْدُ مِنَ النَّارِ
Puasa
adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari siksa
neraka. (H.R Imam Ahmad).
(4)
Sungguh amalan puasa seseorang akan menjadi pemberi syafaat atau penolongnya di
akhirat kelak yaitu sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa
sallam :
الصِّيَامُ وَالْقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ
الْقِيَامَةِ يَقُولُ الصِّيَامُ أَىْ رَبِّ مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ وَالشَّهَوَاتِ
بِالنَّهَارِ فَشَفِّعْنِى فِيهِ. وَيَقُولُ الْقُرْآنُ مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِاللَّيْلِ
فَشَفِّعْنِى فِيهِ. قَالَ فَيُشَفَّعَانِ
Amalan
puasa dan amalan (bacaan) al Qur an itu akan memberikan syafa’at kepada seorang
hamba pada hari kiamat nanti. Amalan puasa akan berkata : Wahai Rabb-ku, aku
telah menahannya dari makan dan nafsu syahwat, karenanya perkenankan aku untuk
memberikan syafaat kepadanya.
Dan
amalan al Qur an berkata pula : Aku telah melarangnya dari tidur
pada malam hari, karenanya perkenankan aku untuk memberi syafa’at kepadanya.
Beliau bersabda : Maka syafaat keduanya diperkenankan. (H.R Imam Ahmad, al
Hakim dan ath Thabrani)
Selain
itu ketahuilah bahwa salah satu keutamaan ibadah puasa adalah SANGAT MUDAH
UNTUK DISEMBUNYIKAN. Dengan demikian terjaga keikhlasan dalam mengamalkannya.
Insya Allah ada manfaatnya bagi kita semua.
Wallahu
A’lam (3.516)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar