DOA DI WAKTU SAHUR
LEBIH MUDAH DIIJABAH
Disusun oleh : Azwir B. Chaniago
Sungguh, Allah Ta'ala menyruh hamba hamba-Nya untuk
berdoa, memohon kepada-Nya. Allah Ta'ala berfirman :
وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدْعُونِىٓ أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ
ٱلَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِى سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ
Dan
Rabb-mu berfirman : Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.
Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk
neraka Jahannam dalam keadaan hina dina. (Q.S al Ghafir 60).
Syakh
as Sa'di berkata : Ini adalah bagian dari kelembutan Allah terhadap hamba-hamba-Nya
dan nikmat-Nya yang sangat besar, di mana Dia menyeru mereka kepada apa yang di
dalamnya terdapat kebaikan bagi agama dan dunia mereka.
Dan
Dia perintahkan mereka untuk berdoa dengan doa ibadah dan doa permohonan, dan
Dia berjanji kepada mereka akan mengabulkannya. (Tafsir Taisir Karimir Rahman).
Ketahuilah
bahwa salah satu waktu yang sangat baik untuk berdoa adalah PADA WAKTU SAHUR,
yaitu sebagaimana hadits berikut ini :
(1) Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
تَسَحَّرُوا فَإِنَّ
فِى السَّحُورِ بَرَكَةً
Makan sahurlah, karena di dalamnya terdapat
keberkahan. (H.R Imam Bukhari dan Imam Muslim).
Imam an Nawawi rahimahullah menjelaskan bahwa salah
satu bentuk keberkahan dari makan sahur adalah karena pada waktu tersebut,
seseorang terbangun untuk berzikir dan berdoa di waktu yang istimewa. Saat itu,
rahmat Allah diturunkan, dan DOA SERTA PERMOHONAN AMPUN DIIJABAH. (Syarh Shahih
Muslim).
(2) Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
يَنْزِلُ رَبُّنَا
تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى
ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ
يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ
Rabb kita yang Mahaberkah dan Mahatinggi turun ke
langit dunia pada sepertiga malam terakhir. Kemudian Dia berfirman : Siapa yang
berdoa kepada-Ku, pasti Aku kabulkan. Siapa yang memohon kepada-Ku, pasti Aku
beri. Dan siapa yang memohon ampunan kepada-Ku, pasti Aku ampuni. (H.R Imam Bukhari
dan Imam Muslim).
Tentang hadits ini, Imam an Nawawi rahimahullah
menjelaskan bahwa waktu tersebut adalah saat tersebarnya rahmat Allah, di mana
banyak permintaan yang dikabulkan, doa yang diterima, dan nikmat yang mencapai
kesempurnaan (Syarh Shahih Muslim).
Wallahu A'lam. (3.511)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar