Senin, 26 Maret 2018

JADIKAN SEBAGAI TEMAN ORANG YANG BERADA DI JALAN KEBAIKAN


JADIKAN SEBAGAI TEMAN ORANG YANG BERADA
 DI JALAN KEBAIKAN

Oleh : Azwir B. Chaniago

Manusia adalah makhluk sosial yang senantiasa hidup berkelompok, bermasyarakat dan membutuhkan teman. Tentang hal ini, khususnya dalam hal berteman, tidaklah dianjurkan untuk berteman (dekat)  dengan setiap orang.
Rasulullah Salallahu ‘alaihi wasallam bersabda : 

المرء على دين خليله فلينظر أحدكم من يخالل

Seseorang itu menurut agama teman dekatnya, maka hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya.” (H.R Abu Daud dan at Tirmidzi, dishahihkan oleh Syaikh al Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah)

Jadi, berusahalah berteman dengan orang orang shalih yaitu yang selalu menjaga ketaatannya, menjaga ketakwaannya, suka beribadah, baik akhlaknya dan sangat senang mengikuti majlis ilmu. Berteman dengan orang yang baik akan membantu kita untuk memilih jalan kebaikan dan menetapinya. 

Sesekali kiranya kita perlu menoleh kembali, siapa saja teman teman kita. Adakah mereka orang orang yang meniti jalan kebaikan, jalan yang lurus, jalan hak. Kalau tidak maka lebih baik tinggalkan pertemanan karib dengan mereka.

Ketahuilah bahwa sungguh sangatlah banyak manfaat berteman dengan orang orang yang berada di jalan kebaikan. Insya Allah mereka adalah orang orang yang baik.  Diantara manfaatnya adalah :  

(1) Teman yang baik akan selalu melakukan yang terbaik bagi temannya dalam setiap keadaan dan waktu.
(2) Teman yang baik, berteman karena Allah, bukan karena yang lain. Pertemanan dengan orang baik insya Allah akan langgeng dari dunia sampai ke akhirat. Tapi kalau pertemanan bukan ikhlas karena Allah biasanya tidak langgeng. Jangankan langgeng sampai ke akhirat, di dunia saja bisa jadi sudah berantakan, bubar, karena ada kepentingan duniawi.
(3) Teman yang baik,  akan selalu memberikan hak hak temannya bahkan kalau kesulitan akan dibantu.
(4) Teman yang baik akan selalu berusaha mendorong kita untuk meniti jalan kebaikan, kebenaran, ketakwaan dan ketaatan.  
(5) Teman yang baik akan senantiasa memberi nasehat atau petunjuk jika kita ragu atau tidak tahu.
(6) Teman yang baik  mau mengkoreksi dan berusaha mencegah kita supaya  tidak jatuh kepada perbuatan buruk. Abu Dharda’ berkata kepada seorang sahabatnya : Kalau aku marah cegahlah marahku dan kalau engkau marah akan aku cegah marahmu.
(7) Teman yang baik, jika pada suatu waktu terzhalimi  maka dia serta merta akan memberikan udzur, memaafkan bahkan mendoakan kebaikan bagi kita.

Oleh karena itu, sangatlah beruntung orang orang yang memiliki   teman yang selalu mengajak kepada kebaikan, ke jalan yang lurus karena Allah Ta’ala.

Insya Allah ada manfaatnya untuk kita semua. Wallahu A’lam. (1.252)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar