Minggu, 31 Mei 2026

SHALAT DHUHA SEBAGAI PENGHAPUS DOSA SEBANYAK BUIH DI LAUTAN

 

SHALAT DHUHA SEBAGAI PENGHAPUS DOSA SEBANYAK BUIH DI LAUTAN

Disusun oleh : Azwir B. Chaniago

Sungguh, setiap kebaikan atau amal shalih yang dilakukan oleh seorang hamba dengan ikhlas pasti akan dibalas dengan lebih banyak kebaikan. Allah Ta'ala berfirman :

وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَنُكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّـَٔاتِهِمْ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَحْسَنَ ٱلَّذِى كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ

Dan orang-orang yang beriman dan beramal shalih, pasti akan Kami hapus kesalahan kesalahannya dan mereka pasti akan  Kami beri balasan yang LEBIH BAIK dari apa yang mereka kerjakan. (Q.S al Ankabut 7).

Oleh karena itu maka semestinya hamba hamba Allah bersemangat untuk melakukan amal shalih terutama yang wajib dan juga yang sunnah. Dan juga melakukan amal shalih yang besar maupun yang kecil. Semuanya pasti akan mendatangkan kebaikan di dunia dan terutama di akhirat kelak.

Ketahuilah bahwa salah satu ibadah yang tidak wajib adalah shalat dhuha yang dibalas Allah Ta'ala dengan banyak kebaikan. Perintah shalat dhuha diantaranya disebutkan dalam hadits dari  Abdurrahman bin Shakhr ad Dausi al Yamani lebih dikenal dengan nama Abu Hurairah :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ أَوْصَانِي خَلِيلِي بِثَلَاثٍ لَا أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَصَلَاةِ الضُّحَى وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ

Dari Abu Hurairah, dia  berkata : Telah berwasiat kepadaku, kekasihku (Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam) untuk melakukan tiga hal yang TAK AKAN AKU TINGGALKAN  hingga meninggal dunia, yaitu : Puasa tiga hari setiap bulan, shalat dhuha dan tidur dalam keadaan telah melakukan shalat witir.  (H.R Imam Bukhari)

Sungguh, ibadah shalat dhuha ini senantiasa diamalkan oleh Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam dan diikuti oleh para sahabat serta  orang orang shalih pada umumnya. Diantara keutamaannya adalah sebagai penghapus dosa meskipun itu sangat banyak seperti buih dilautan. Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam bersabda :

من حافظ على شفعة الضحى غفرت له ذنوبه وإن كانت مثل زبد البحر

Siapa yang membiasakan (menjaga) shalat dhuha, dosanya akan diampuni meskipun SEBANYAK BUIH DI LAUTAN. (H.R at Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Oleh karena itu hamba hamba Allah hendaklah berusaha mengamalkan shalat dhuha ini paling tidak  dua rakaat. Dan kita terus menerus memohon kepada Allah Ta'ala agar dosa dosa kita diampuni.

Selain itu, ketahuilah bahwa SETELAH SHALAT DHUHA, dianjurkan pula memohon ampun 100 kali yaitu  sebagaimana hadits dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selesai shalat Dhuha, beliau mengucapkan :

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَتُبْ عَلَيَّ، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمِ

مائة مرة  حتى  قالها

Ya Allah, ampunilah aku dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.  

Sampai beliau membacanya seratus kali. (H.R Imam Bukhari dalam al Adab al Mufrad, Syaikh al Albani mengatakan bahwa hadits ini sanadnya shahih)

Wallahu A'lam. (3.721)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar