Jumat, 22 Mei 2026

SANGAT DIANJURKAN MEMPERHATIKAN DAN MENJAWAB ADZAN

 

SANGAT DIANJURKAN MEMPERHATIKAN DAN MENJAWAB ADZAN

Disusun oleh : Azwir B. Chaniago

Sungguh, adzan adalah termasuk salah satu syi'ar yang agung dalam Islam.  Selalu dikumandangkan disetiap masjid ketika waktu shalat fardhu sudah masuk. Ketahuilah  bahwa orang yang mendengar adzan SANGAT DIANJURKAN untuk memperhatikan dan menjawab bacaan adzan. 

Cara menjawab adzan adalah sebagaimana disebutkan  satu hadits dari Umar bin Khaththab  bahwa Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam bersabda :

 Apabila muadzin mengucapkan ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR lalu seorang di antara kamu mengucapkan (juga) ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR. Kemudian muadzin mengucapkan ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH ia mengucapkan juga ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH.

Kemudian muadzin mengucapkan ASYHHADU ANNA MUHAMMADAR RASULULLAH  ia  mengucapkan (juga)   ASYHHADU ANNA MUHAMMADAR RASULULLAH.

Kemudian muadzin mengucapkan HAYYA ‘ALASH SHALAAH maka ia mengucapkan LAA HAULAA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAAH (tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah). Kemudian muadzin mengucapkan HAYYA ‘ALAL FALAAH ia mengucapkan  LAA HAULAA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAAH.

Kemudian muadzin mengucapkan ALLAAHU AKBAR ALLAAHU AKBAR ia mengucapkan juga ALLAAHU AKBAR ALLAAHU AKBAR. Kemudian muadzin mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLAH ia mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLAH dari lubuk hatinya maka pasti ia masuk surga. (H.R Imam Muslim dan Abu Dawud).

Setelah itu sangat dianjurkan pula bershalawatlah kepada Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam. Lalu membaca doa setelah adzan yaitu :  “Barangsiapa yang MEMBACA KETIKA MENDENGAR ADZAN, “Allahumma Rabba hadzihid da’watit taammah wash shalaatil qaaimah aati muhammadanil wasiilata wal fadhiilah wab’atshu maqaamam mahmuudah alladzii wa’attah” 

Ya Allah, Rabb pemilik panggilan yang sempurna  dan shalat  yang didirikan. Berilah al wasilah (derajat di surga), dan keutamaan kepada Muhammad, dan bangkitkan beliau, sehingga bisa menempati maqam terpuji yang engkau janjikan. Maka dia berhak mendapatkan syafa’atku pada hari Kiamat” (H.R Imam Bukhari).

Salah satu pemahaman yang bisa diambil dari hadits ini adalah bahwa MUADZIN TIDAK DIANJURKAN MEMBACA DOA SESUDAH ADZAN karena disebutkan dalam hadits bahwa membaca doa  sesudah adzan adalah BAGI YANG MEMDENGAR ADZAN. Tetapi ada sebagian muadzin di negeri kita ikut membaca doa setelah adzan bahkan dengan suara keras.

Wallahu A'lam. (3.716).

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar