Kamis, 07 Mei 2026

ENGKAU DISEBUT ORANG CERDAS JIKA BANYAK MENGINGAT MATI

ENGKAU DISEBUT ORANG CERDAS JIKA BANYAK MENGINGAT MATI

Disusun oleh : Azwir B. Chaniago

Semua orang pasti akan mengalami mati. Inilah kenyatan yang sangat kita pahami dan juga Allah Ta'ala menjelaskan perkara ini dengan tegas dalam beberapa  firman-Nya :


كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ

Tiap tiap yang berjiwa akan merasakan mati. (Q.S al Anbiya’ 35).

Dan juga Allah Ta’ala berfirman :

أَيۡنَمَا تَكُونُواْ يُدۡرِككُّمُ ٱلۡمَوۡتُ وَلَوۡ كُنتُمۡ فِي بُرُوجٍ مُّشَيَّدَةٍۗ

Di mana saja kalian berada, kematian pasti akan mendapati kalian, walaupun kalian berada di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh. (Q.S an Nisa’ 78).

Ketahuilah bahwa hakikatnya, masalah besar kita bukan mati atau kapan mati atau ditempat mana akan mati tetapi sudah cukupkah persiapan kita untuk menghadapi mati.

Sungguh Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam mengingatkan orang yang cerdas diantaranya adalah selalu mengingat mati dan memiliki persiapan yang  baik untuk menghadapi mati. Perhatikanlah sabda beliau  dalam satu hadits dari Ibnu Umar :

عَنِ ابْنِ عُمَرَ رضي الله عنهما أَنَّهُ قَالَ: كُنْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَجَاءَهُ رَجُلٌ مِنَ الأَنْصَارِ فَسَلَّمَ عَلَى النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- ثُمَّ قَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ الْمُؤْمِنِينَ أَفْضَلُ قَالَ: «أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا» قَالَ فَأَىُّ الْمُؤْمِنِينَ أَكْيَسُ قَالَ: «أَكْثَرُهُمْ لِلْمَوْتِ ذِكْرًا وَأَحْسَنُهُمْ لِمَا بَعْدَهُ اسْتِعْدَادًا أُولَئِكَ الأَكْيَاسُ»

Dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma, dia bercerita : Aku pernah bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu datang seorang lelaki dari kaum Anshar mengucapkan salam kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam lalu bertanya :  Wahai Rasulullah, orang beriman manakah yang paling baik ?. Beliau menjawab : Yang paling baik akhlaknya.

Orang ini bertanya lagi :  Lalu orang beriman manakah yang paling berakal (cerdas) ?. Beliau menjawab : Yang paling banyak MENGINGAT KEMATIAN dan paling baik persiapannya (untuk hidup)  setelah kematian, merekalah yang berakal. (H.R Ibnu Majah).

Diantara MANFAAT MENGINGAT MATI ADALAH TIDAK TERTIPU OLEH DUNIA. Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasalam telah mengingatkan perkara ini dalam sabda beliau :

 

أكثروا ذكر هَاذِمِ اللَّذَّاتِ فإنه ما ذكره أحد فى ضيق من العيش إلا وسعه عليه ولا فى سعة إلا ضيقه عليه

 

Perbanyaklah banyak mengingat pemutus kelezatan (yaitu kematian) karena jika seseorang mengingatnya saat kehidupannya sempit, maka ia akan merasa lapang dan jika seseorang mengingatnya saat kehidupannya lapang, maka IA TIDAK TERTIPU DENGAN DUNIA. (H.R Ibnu Hibban dan Al Baihaqi, dihasan oleh Syaikh Al Albani).

Hakikatnya, mengingat mati harus dilakukan setiap detik dari umur kita supaya tak lalai darinya dan termasuk kelompok orang yang cerdas.

Wallahu A'lam. (3.703).

  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar