Jumat, 15 Mei 2026

ORANG BERIMAN TIDAK SUKA MENCARI CARI AIB ORANG LAIN

 

ORANG BERIMAN TIDAK SUKA MENCARI CARI AIB ORANG LAIN

Disusun oleh : Azwir B. Chaniago

Sungguh, setiap orang memiliki aib atau kekurangannya masing masing. Oleh karena itu orang orang beriman tidak suka mencari cari aib orang lain karena mereka yakin bahwa dirinya juga memiliki kekurangan yang banyak.

Dengan demikian, orang orang beriman lebih fokus kepada kekurangan dirinya sendiri. Ketahuilah letika seseorang sibuk melihat dan mencari cari kekurangan orang lain maka akan lupa akan kekurangan dirinya. Barangkali merasa tidak memiliki aib ata kekurangan.  

Ketahuilah bahwa ada banyak ulama yang memberi nasehat bermanfaat tentang anjuran melihat kekurangan diri, diantaranya :

Pertama : Imam Malik bin Anas.

Dari al Hafizh as Sakhawi dia berkata : Kami mendapatkan riwayat dari Imam Dar al Hijrah Malik bin Anas, beliau berkata : Aku menjumpai di negeri ini yaitu Madinah, sejumlah orang yang tidak memiliki kekurangan NAMUN MEREKA SUKA MENCELA KEKURANGAN ORANG LAIN. Jadilah mereka setelah itu memiliki banyak kekurangan.

Sebaliknya, aku jumpai sejumlah orang yang banyak kekurangan NAMUN MEREKA TIDAK MAU MEMBICARAKAN KEKURANGAN ORANG LAIN. Hasilnya, kekurangan kekurangan yang mereka miliki itu dilupakan oleh banyak orang. (Adh Dhau’ al Laami’).

Kedua : Imam Ibnul Qayyim al Jauziyah.

 Beliau mengingatkan bahwa  : Barang siapa mengenal (keadaan) dirinya maka dia akan sibuk memperbaiki dirinya dari pada mencari aib orang lain. Barang siapa yang mengenal Rabbnya maka dia akan sibuk dengan-Nya dari pada mengikuti hawa nafsunya.

Manusia yang paling rugi adalah orang yang jauh dari Allah tersebab sibuk dengan dirinya. Namun yang lebih merugi lagi adalah orang yang jauh dari (mengurusi) dirinya tersebab sibuk mengurusi aib orang lain. 

Ketiga : Imam Ibnul Jauzi.

Beliau berkata : Barangsiapa yang mencari cari aib atau keburukan orang lain, menyelidiki aib mereka dan menyibukkan diri diri dari aib orang lain lalu mengabaikankan aibnya sendiri maka Allah Ta'ala akan mendatangkan seseorang yang akan mencari aib atau keburukannya. Lalu disebarkan dan (orang itu) akan menyelidiki kekurangannya, mengulitinya dan menyebarkannya. (Bahrud Dumu').

Oleh karena itu hamba hamba Allah yang kokoh imannya akan senantiasa melihat aib atau kekurangan dirinya sehingga dijauhkan dari melihat kekurangan orang lain. 

Wallahu A'lam. (3.709). 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar