HAKIKATNYA SEMUA ORANG
MENULIS BUKU SETIAP HARI
Disusun oleh : Azwir B. Chaniago
Dalam masyarakat kita tidaklah banyak orang mampu
menulis artikel apalagi menulis buku. Tetapi ketahuilah bahwa hakikatnya
mungkin tidak kita sadari semua kita
setiap hari bahkan setiap menit dan
detik menulis buku dengan cara
didiktekan melalui ucapan dan perbuatan kita kepada malaikat pengawas
untuk ditulis. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
إِذْ يَتَلَقَّى الْمُتَلَقِّيَانِ
عَنِ الْيَمِينِ وَعَنِ الشِّمَالِ قَعِيدٌ
مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا
لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ
(Ingatlah)
ketika dua malaikat mencatat (perbuatannya) yang satu duduk di sebelah kanan
dan yang lain di sebelah kiri. Tidak ada satu yang diucapkannya melainkan ada
di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat). Q.S Qaaf 17-18.
Dan
juga Allah Ta'ala berfirman :
وَإِنَّ
عَلَيْكُمْ لَحَٰفِظِينَ كِرَامًا كَٰتِبِينَ يَعْلَمُونَ مَا تَفْعَلُونَ
Dan
sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu).
Yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat (perbuatanmu). Mereka mengetahui
apa yang kamu kerjakan. (Q.S Infithaar 10-12)
Syaikh
Muhammad bin Shalih al Utsaimin berkata : Setiap insan selalu diawasi oleh
malaikat malaikat yang mencatat apa yang dikatakannya dan apa yang
dilakukannya. Para malaikat pengawas itu adalah malaikat yang mulia bukan
malaikat yang tercela.
Mereka
memiliki sifat yang mulia yang tidak akan menzhalimi siapa pun.
Mereka tidak akan mencatat apa yang tidak dilakukan dan tidak melewatkan apa
yang telah dilakukan manusia. (Tafsir Juz 'Amma)
Dan juga Allah Ta'ala berfirman :
إِذْ يَتَلَقَّى الْمُتَلَقِّيَانِ عَنِ الْيَمِينِ وَعَنِ الشِّمَالِ
قَعِيدٌ
مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ
(Yaitu) ketika dua orang
malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang
lain duduk di sebelah kiri. Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan
ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir. (Q.S Qaf 17-18).
Ayat ini antara lain menjelaskan bahwa setiap kata yang kita ucapkan akan dicatat dengan sangat lengkap oleh malaikat yang selalu berada di kiri kanan kita. Imam Hasan al Bashri dan Qatadah berpendapat bahwa jika melihat kepada zhahir ayat jelaslah bahwa malaikat akan mencatat setiap ucapan.
Ali bin Abi Talhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa ia (malaikat) akan menulis setiap kebaikan dan keburukan yang diucapkan. Bahkan ia akan mencatat ucapan aku makan, minum, datang , pergi, melihat dan sebagainya (Tafsir Ibnu Katsir).
Jadi, buku yang ditulis itu adalah berasal DARI UCAPAN DAN PERBUATAN seseorang di dunia semenjak usia baligh sampai wafat. Buku yang ditulis semasa kita berada di dunia baru bisa dibaca secara lengkap dan utuh adalah ketika setelah hisab di akhrat kelak.
Tentang keadaan buku atau kitab itu dijelaskan Allah
Ta'ala dalam, firman-Nya, diantaranya :
Pertama : Semua perbuatan tercatat dalam buku catatan, tidak ada yang terluput.
Allah Ta'ala berfirman :
وَكُلُّ شَيْءٍ فَعَلُوهُ فِي
الزُّبُرِ
Dan
segala sesuatu yang telah mereka perbuat tercatat dalam buku-buku catatan.(Q.S
al Qamar 52).
Kedua
: Manusia menjadi penghitung atau penghisab dirinya sendiri. Allah Ta'ala
berfirman :
اقْرَأْ كِتَابَكَ كَفَىٰ
بِنَفْسِكَ الْيَوْمَ عَلَيْكَ حَسِيبًا
Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada waktu ini
sebagai penghisab terhadapmu. (Q.S al
Isra' 14).
Ketiga
: Manusia mengetahui semua yang telah dilakukannya di dunia. Allah Ta'ala
berfirman :
عَلِمَتْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ
وَأَخَّرَتْ
Maka tiap tiap jiwa akan mengetahui apa
yang telah dikerjakan dan yang dilalaikannya. (Infithar 5).
Jadi buku
catatan amal (amal baik dan buruk) itu ditulis secara lengkap oleh malaikat
pengawas yang selalu hadir bersama kita. Malaikat dalam hal ini hanya sebagai
pencatat tetapi HAKIKATNYA KITALAH YANG MENULIS ISI KITAB ITU.
Oleh karena
itu hamba hamba Allah berusahalah sungguh sungguh untuk melakukan perbuatan dan
perkataan yang baik dan bermanfaat sehingga berbagai kebaikan akan tertulis. Semuanya akan
memberatkan timbangan amal kebaikan di akhirat kelak.
Wallahu A'lam.
(3.622).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar