Senin, 22 Juni 2026

SIFAT HASAD TERMASUK MENGINGKARI KETETAPAN ALLAH.

 

SIFAT HASAD TERMASUK MENGINGKARI KETETAPAN ALLAH

 Disusun oleh : Azwir B. Chaniago

 Hasad atau dengki adalah sifat seseorang yang  MERASA TIDAK SUKA ATAU BENCI bila melihat orang lain  diberi nikmat oleh Allah. Allah Ta'ala berfirman : 

أَمْ يَحْسُدُونَ النَّاسَ عَلَىٰ مَا آتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ ۖ

Ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) karena karunia yang telah diberikan Allah kepadanya. (Q.S an Nisa’ 54).

Ketahuillah bahwa sifat hasad sangatlah tercela karena merupakan bagian dari pengingkaran terhadap apa yang telah Allah tetapkan.

Orang yang hasad  tidak suka terhadap kelebihan ataupun kenikmatan yang diberikan Allah kepada seseseorang. Pada hal Allah Ta’ala memberikan karunia kepada yang Dia kehendaki. Allah Ta’ala berfirman :  

ذَٰلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ

Dan bahwa karunia itu ada di tangan Allah. Dia memberikannya kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah mempunyai karunia  besar. (Q.S al Hadiid 29).

Allah Ta’ala berfirman :  

أَهُمْ يَقْسِمُونَ رَحْمَتَ رَبِّكَ ۚ نَحْنُ قَسَمْنَا بَيْنَهُمْ مَعِيشَتَهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۚ وَرَفَعْنَا بَعْضَهُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَاتٍ لِيَتَّخِذَ بَعْضُهُمْ بَعْضًا سُخْرِيًّا ۗ وَرَحْمَتُ رَبِّكَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ

Apakah mereka yang membagi bagi rahmat Rabb-nya ?. Kamilah yang menentukan penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan Kami telah meninggikan sebagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat memanfaatkan sebagian yang lain. Dan rahmat Rabb-mu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan. (Q.S az Zukhruf 32).

Syaikh Utsaimin berkata : Bahwa sifat hasad ini pada umumnya menimbulkan banyak kemaksiatan, diantaranya :

(1) Permusuhan terhadap orang lain. (2) Persengketaan. (2) Perbuatan menyebarkan aib dan yang lainnya. Oleh sebab itu wajib atas setiap muslim untuk menjauhkanya, sebagaimana Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam telah melarangnya. (Syarah Arba’in Nawawiyah).

Ketahuilah bahwa penyakit hasad bisa datang kapan saja dan mampu  menyerang siapa saja. Sifat hasad bisa menyerang orang kaya atau miskin, berpangkat atau bukan, berpendidikan tinggi atau tidak. Pengemis pun juga bisa dihinggapi penyakit ini.

Bahkan ustadz atau kiyai pun mungkin juga bisa terkena virus hasad. Tinggal menghitung stadiumnya saja. Ada yang parah dan ada pula  yang tidak parah.

Oleh karena itu Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam  telah mengingatkan orang orang beriman untuk menjauhi sifat hasad ini. Beliau bersabda :  

لاَ تَحَاسَدُوا

Janganlah kalian saling hasad …. (H.R Imam Muslim).

Wallahu A'lam. (3.737). 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar