Minggu, 21 Juni 2026

AYAT YANG DIMULAI DENGAN YAA AIYUHAL LADZINA AAMANUU

 

AYAT YANG DIMULAI DENGAN YAA AIYUHAL LADZINA AAMANUU

Disusun oleh : Azwir B. Chaniago

Ketahuilah bahwa dalam al Qur an ada lebih dari 80 ayat yang dimulai dengan kalimat YAA AIYUHAL LADZINA AAMANUU, wahai orang orang yang beriman.

Ini adalah kalimat seruan  dari Allah Ta'ala. Dalam  seruan  ini ada dua perkara besar yaitu :

(1) Perintah untuk melakukan sesuatu, diantaranya sebagaimana  firman Allah Ta'ala :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

 

Wahai orang-orang yang beriman.  Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (Q.S al Baqarah 183).

 

(2) Larangan untuk melakukan sesuatu, diantaranya sebagaimana firman Allah Ta'ala :


يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَأْكُلُوْٓا اَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ اِلَّآ اَنْ تَكُوْنَ تِجَارَةً عَنْ تَرَاضٍ مِّنْكُمْ ۗ وَلَا تَقْتُلُوْٓا اَنْفُسَكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيْمًا

Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan harta sesamamu dengan cara yang bathil (tidak benar), kecuali berupa perniagaan atas dasar suka sama suka di antara kamu. Janganlah kamu membunuh dirimu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. (Q.S an Nisa' 29).

 Ketahuilah bahwa perintah dan larangan Allah Ta'ala hanya bisa dipahami, diterima dan diamalkan oleh orang orang beriman. Oleh karenanya maka Allah Ta'ala hanya memanggil dan menyeru bahkan memerintahkan orang orang beriman saja.

Selain itu ketahuilah bahwa ketika ada orang orang yang mengaku beriman lalu pada suatu waktu lancang pula mempertanyakan perintah dan larangan Allah Ta'ala meskipun satu perintah atau satu larangan saja maka itu tanda IMANNYA SEDANG TERGANGGU ATAU SEDANG MENURUN.

Memang iman seseorang bisa naik dan bisa turun. Allah Ta'ala berfirman : 

إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ ٱللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتُهُۥ زَادَتْهُمْ إِيمَٰنًا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

Sesungguhnya orang orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetar  hatinya dan apabila dibacakan ayat ayat-Nya kepada mereka bertambah (kuatimannya dan hanya kepada Rabb mereka bertawakal.  (Q.S al Anfaal 2).

Para ulama menjelaskan bahwa sesuatu yang bertambah bisa pula berkurang. Oleh karena itu maka yang harus kita jaga jangan sampai iman kita turun apalagi hilang. Dari Abdullah bin Amr bin al 'Ash, dia berkata, bahwa Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam bersabda : 

 

إنَّ الإيمانَ ليَخلَقُ في جوفِ أحدِكم كما يَخْلَقُ الثوبُ ، فاسأَلوا اللهَ أن يُجدِّدَ الإيمانَ في قلوبِكم 

Sesungguhnya iman benar-benar bisa menjadi usang di dalam tubuh seseorang dari kalian sebagaimana usangnya pakaian. Maka mohonlah kepada Allah supaya memperbarui iman di hati kalian !. (H.R al Hakim)  

 

Oleh karena itu hamba hamba Allah hendaklah selalu memperkokoh iman yang ada dalam dirinya sehingga bisa menerima dan berusaha semampunya untuk menjaga dan mengamalkan perintah dan larangan Allah Ta'ala. Sungguh perkara ini akan mendatangkan keselamatan di dunia dan diakhirat karena sungguh perintah dan larangan Allah adalah petunjuk untuk keselamatan bagi hamba hamba-Nya yang beriman.

Sebagai penutup tulisan ini dinukil satu nasehat dari Ibnu Mas'ud, beliau berkata : Jika kamu membaca ayat yang diawali : Yaa ayyuhalladzina aamanuu..." Maka pasanglah telingamu karena setelah seruan tersebut akan selalu ada perintah kebaikan yang wajib dikerjakan atau larangan keras yang wajib dijauhi. (Dinukil dari Mushannaf Ibnu Abi Syaibah).

 

Wallahu A'lam. (3.736).

 

 

 

 

 

 

 

 

  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar