Minggu, 07 Juni 2026

PERBUATAN BOHONG TERMASUK DOSA BESAR DAN TERKUTUK

 

PERBUATAN BOHONG TERMASUK DOSA BESAR DAN TERKUTUK

Disusun oleh : Azwir B. Chaiago

 

Salah satu sikap buruk yang dipelihara atau ada pada diiri sebagian manusia di zaman ini adalah SUKA BERBOHONG. Mereka berbohong umumnya untuk mendapatkan keuntungan dunia yang hakikatnya tidak seberapa. Sungguh sering berbohong adalah salah satu DOSA BESAR. (Lihat Kitab al Kaba'ir, Imam adz Dzahabi).

 

Ketahuilah bahwa suka berbohong pasti akan mendapat celaka bahkan  Allah Ta'ala menyebutkan bahwa orang yang suka berbohong adalah terkutuk yaitu sebagaimana firman-Nya :

 

قُتِلَ الْخَرَّاصُونَ ﴿١٠﴾ الَّذِينَ هُمْ فِي غَمْرَةٍ سَاهُونَ

 

Terkutuklah orang-orang yang banyak berdusta, (yaitu) orang-orang yang terbenam dalam kebodohan yang lalai. (Q.S adz Dzariyat 10-11).

Dan juga Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam mengingatkan tentang salah satu akibat buruk berbohong yaitu sebagaimana sabda beliau : 

وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ ، فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِيْ إِلَى الْفُجُوْرِ ، وَإِنَّ الْفُجُوْرَ يَهْدِيْ إِلَى النَّارِ ، وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ كَذَّابًا

Dan hindarilah olehmu berlaku bohong karena kebohongan menuntunmu pada kejahatan, dan kejahatan menuntunmu ke neraka. Dan seseorang senantiasa berlaku bohong dan selalu berbohong sehingga dia tercatat di sisi Allah Ta’ala sebagai pembohong (H.R Imam Muslim).

Syaikh Muhammad Shalih al Utsaimin berkata : Dalam hadits ini Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam telah mengingatkan bahaya berbohong. Beliau bersabda : "Hindarilah olehmu berbohong". Maksudnya hendaklah kalian menjauhi dan dan meninggalkan semua perbuatan bohong.

Tidak dibenarkan pendapat seseorang yang mengatakan bahwa apabila bohong tersebt tidak merugikan orang lain, maka diperkenankan untuk berdusta. Pendapat ini SUNGGUH SANGAT BATHIL sebab tidak ada satu keterangan yang memberikan pengecualian sseperti itu. Sedangkan seluruh keterangan yang ada mengharamkan ucapan bohong.

Kemudian Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam menjelaskan bahwa perkataan bohong akan menuntun kepada kejahatan. Maksudnya, apabila seseorang SELALU BERBOHONG sampai akhirnya menuju kepada kejahatan.   KEJAHATAN AKAN MENJERUMUSKANNYA KE NERAKA.  (Syarah al Kaba'ir, dengan diringkas).

Sungguh, salah satu sifat  yang menonjol pada orang munafik adalah  BERBOHONG, Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam bersabda : 

آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلَاث إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ، وَ إِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ، وَ إِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ

Tanda tanda orang munafik  ada tiga (1) Apabila berbicara dia bohong. (2) Apabila berjanji ia mengingkari (3) Apabila diberi amanat ia berkhianat.  (H.R Imam Muslim).

 

Selain itu ketahuilah bahwa ada  orang orang berilmu yang menjelaskan bahwa suka berbohong juga berakibat buruk pada kesehatan tubuh diantaranya adalah pemicu denyut jantung menjadi tidak normal. Dengan demikian metabolise tubuh terganggu. Ini bisa jadi pemicu serangan jantung atau stroke dan penyakit lainnya.  

Perhatikanlah bahwa para penyidik sering mengunakan detektor kebohongan  atau dikenal juga dengan lie detector atau poligraf  yaitu perangkat elektronik yang digunakan untuk menguji kejujuran seseorang ketika diinterogasi  dengan mengukur dan mencatat reaksi fisiologis atau fisik tubuh seperti detak jantung, tekanan darah, pernapasan, dan produksi keringat dan yang lainnya.

Oleh sebab itu hamba hamba Allah haruslah selalu berusaha menjauhkan diri dari perbuatan bohong yang mendatangkan laknat Allah, menuntun ke neraka serta merupaka sifat orang munafik dan juga membahayakan diri secara fisik.

Wallahu A'lam. (3.725). 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar