SEMANGAT
IBADAH HANYA DI AWAL RAMADHAN SAJA ?
Allah Ta’ala mendatangkan karunia-Nya kepada kita berupa Ramadhan setiap tahun. Ramadhan adalah bulan yang memiliki banyak keutamaan bahkan disebut dengan bulan banyak ibadah.
Cuma saja ada sebagian saudara kita yang memiliki semangat ibadah pada awal awal Ramadhan saja. Mungkin sampai hari ke enam, ke tujuh atau hari ke sepuluh. Setelah itu datang rasa futur yaitu lemah semangat bahkan ada yang tak lagi mengisi hari hari Ramadhan dengan ibadah ibadah yang di syariatkan.
Perhatikanlah kenyataan yang ada. Di awal awal Ramadhan hampir semua orang bersemangat betul dalam beribadah. Mesjid pada penuh di waktu shalat shubuh apalagi ketika shalat taraweh. Bahkan ada masjid perlu menyewa tenda tempat shalat dipasang di pekarangan masjid untuk menampung jamaah yang berlimpah. Tetapi beberapa hari kemudian jumlah jamaah langsung menurun.
Sungguh inilah termasuk orang yang MERUGI. Jangan jangan dosanya belum diampuni pada Ramadhan ini. Rasulullah Salallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
رَغِمَ أَنْفُ عَبْدٍ – أَوْ بَعُدَ –
دَخَلَ عَلَيْهِ رَمَضَانُ فَلَمْ يُغْفَرْ لَهُ
Celakalah seorang hamba yang mendapati bulan Ramadhan kemudian Ramadhan berlalu
dalam keadaan dosa-dosanya belum diampuni. (H.R Imam Ahmad, dishahihkan oleh
Syaikh al Albani)
Ketahuilah bahwa Allah Ta’ala telah memerintahkan agar kita beramal terus menerus sampai akhir hayat, sebagaimana firman-Nya :
وَاعْبُدْ
رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ
Dan sembahlah Rabbmu sampai yakin (ajal) datang kepadamu. (Q.S al Hijr 99).
Sayikh as Sa’di berkata : Al yaqin yaitu sampai ajal tiba. Maksudnya, kontinyulah, engkau (Muhammad) mendekatkan diri kepada Allah dengan segala macam ibadah disetiap waktu. Maka beliau mentaati perintah Rabb-nya dan senantiasa beribadah sampai datang al yaqin dari Rabbnya. (Tafsir Taisir Karimir Rahman)
Wallahu A’lam. (379) Disusun oleh : Azwir B. Chaniago – 12.03.2024
Tidak ada komentar:
Posting Komentar