ADA DIANTARA KAUM
MUSLIMIN BERAGAMA SEKENANYA SAJA ??
Disusun oleh : Azwir B. Chaniago
Sungguh, di zaman ini diantara kaum muslimin ada yang beragama sekenanya saja. Kalau shalat
sering lalai bahkan bolong bolong. Kalau berhijab sekedarnya saja, tidak
sempurna. Bahkan kalau berpuasa dan shalat taraweh hanya di pekan pertama bulan
Ramadhan saja.
Ini tentu termasuk perkara yang harus diperbaiki oleh yang bersangkutan.
Sungguh Allah Ta'ala telah mengingatkan dalam firman-Nya :
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ
ءَامَنُوا۟ ٱدْخُلُوا۟ فِى ٱلسِّلْمِ كَآفَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا۟ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيْطَٰنِ
ۚ إِنَّهُۥ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ
Wahai orang-orang yang beriman !. Masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan
janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh
yang nyata bagimu (Q.S al Baqarah 208).
Dalam Kitab Tafsir al Muyassar disebutkan : Wahai
orang-orang yang beriman kepada Allah sebagai Rabb dan kepada Muhammad sebagai Nabi
dan Rasul, serta kepada Islam sebagai agama. Masuklah ke keseluruh ajaran
syariat Islam dengan mengamalkan seluruh hukumnya.
Dan jangan kalian tinggalkan barang sedikitpun
darinya, dan jangan kalian mengikuti jalan-jalan syaithan, berupa maksiat
maksiat yang iya mengajak kalian kepadanya. sesungguh nya syaithan itu musuh yang
nyata permusuhan nya kepada kalian, maka berhati-hatilah terhadap nya. (Dept.
Agama Saudi Arabia).
Tetapi kalau dikatakan kepada orang yang menjalankan
agama sekenanya saja maka sering dijawab : KAN TIDAK ADA PAKSAAN DALAM
AGAMA.
Ketahuillah bahwa kalimat tidak ada paksaan dalam
agama adalah firman Allah Allah Ta'ala :
لَا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ ۖ قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ ۚ
Tidak
ada paksaan untuk fiddin. Sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada
jalan yang sesat. (Q.S al Baqarah 256).
Tetapi
ketahuilah bahwa ayat ini DITUJUKAN UNTUK ORANG YANG TIDAK BERAGAMA ISLAM. Imam
Ibnu Katsir menukil perkataan Ibnu Abbas meriwayatkan tentang
seorang sahabat Anshar dari Bani Salim bin ‘Auf yang memiliki dua orang anak
laki laki. Kedua anaknya ini beragama Nasrani. Lalu sahabat Anshar ini datang
kepada Rasulullah bertanya : Ya Rasulullah, bolehkah aku memaksa kedua anakku
(untuk masuk Islam) karena mereka beragama Nasrani.
Lalu
turun ayat 256 dari surat al Baqarah. Allah berfirman “Tidak ada
paksaan untuk (masuk) agama (Islam). Sesungguhnya telah
jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat.”. (Tafsir
Ibnu Katsir).
Oleh karena itu hamba hamba Allah hendaklah berusaha sungguh
sungguh memegang dan mengamalkan Islam ini secara keseluruhan, jangan
sekenanya. Insya Allah mendatangkan keselamatan di dunia dan di akhirat kelak.
Wallahu A'lam. (3.665).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar