Minggu, 15 Februari 2026

ADA DIANTARA KAUM MUSLIMIN BERAGAMA SEKENANYA SAJA ??

 

ADA DIANTARA KAUM MUSLIMIN BERAGAMA SEKENANYA SAJA ??

Disusun oleh : Azwir B. Chaniago

Sungguh, di zaman ini diantara kaum muslimin ada  yang beragama sekenanya saja. Kalau shalat sering lalai bahkan bolong bolong. Kalau berhijab sekedarnya saja, tidak sempurna. Bahkan kalau berpuasa dan shalat taraweh hanya di pekan pertama bulan Ramadhan saja.  

Ini tentu termasuk perkara  yang harus diperbaiki oleh yang bersangkutan. Sungguh Allah Ta'ala telah mengingatkan dalam firman-Nya :

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱدْخُلُوا۟ فِى ٱلسِّلْمِ كَآفَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا۟ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيْطَٰنِ ۚ إِنَّهُۥ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ

Wahai orang-orang yang beriman !.  Masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu (Q.S al Baqarah 208).

Dalam Kitab Tafsir al Muyassar disebutkan : Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah sebagai Rabb dan kepada Muhammad sebagai Nabi dan Rasul, serta kepada Islam sebagai agama. Masuklah ke keseluruh ajaran syariat Islam dengan mengamalkan seluruh hukumnya.

Dan jangan kalian tinggalkan barang sedikitpun darinya, dan jangan kalian mengikuti jalan-jalan syaithan, berupa maksiat maksiat yang iya mengajak kalian kepadanya. sesungguh nya syaithan itu musuh yang nyata permusuhan nya kepada kalian, maka berhati-hatilah terhadap nya. (Dept. Agama Saudi Arabia).

Tetapi kalau dikatakan kepada orang yang menjalankan agama sekenanya saja maka sering dijawab : KAN TIDAK ADA PAKSAAN DALAM AGAMA. 

Ketahuillah bahwa kalimat tidak ada paksaan dalam agama adalah firman Allah Allah Ta'ala :


لَا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ ۖ قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ
 ۚ 

Tidak ada paksaan untuk fiddin. Sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. (Q.S al Baqarah 256).

Tetapi ketahuilah bahwa ayat ini DITUJUKAN UNTUK ORANG YANG TIDAK BERAGAMA ISLAM. Imam Ibnu Katsir   menukil perkataan Ibnu Abbas meriwayatkan tentang seorang sahabat Anshar dari Bani Salim bin ‘Auf yang memiliki dua orang anak laki laki. Kedua anaknya ini beragama Nasrani. Lalu sahabat Anshar ini datang kepada Rasulullah bertanya : Ya Rasulullah, bolehkah aku memaksa kedua anakku (untuk masuk Islam) karena mereka beragama Nasrani.

Lalu turun ayat 256 dari surat al Baqarah. Allah berfirman “Tidak ada paksaan untuk (masuk) agama (Islam).  Sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang  sesat.”. (Tafsir Ibnu Katsir).

Oleh karena itu hamba hamba Allah hendaklah berusaha sungguh sungguh memegang dan mengamalkan Islam ini secara keseluruhan, jangan sekenanya. Insya Allah mendatangkan keselamatan di dunia dan di akhirat kelak.

Wallahu A'lam. (3.665).

 

 

  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar