Rabu, 22 April 2026

JIKA IMAN KOKOH HIDUPMU AKAN BERJALAN SANGAT BAIK

 

JIKA IMAN KOKOH HIDUPMU AKAN BERJALAN SANGAT BAIK

Disusun oleh : Azwir B. Chaniago

Kehidupan hamba hamba Allah yang DILANDASI IMAN YANG KOKOH pastilah  berjalan atau berada dalam kebaikan, nyaman bahkan tenteram. Nyaman dalam beraqidah yang lurus, nyaman dalam berakhlak yang baik, nyaman dalam beribadah dan dalam bermuamalah.

Ketika datang kesulitan berupa ujian maka orang beriman menjalaninya dengan sabar dan lapang dada karena dia mengetahui bahwa ini adalah ujian terhadap imannya dan juga tanda kasih sayang kepadanya. Allah Ta'ala berfirman :

أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ

Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, KAMI TELAH BERIMAN DAN MEREKA TIDAK DIUJI ?. (Q.S al Ankabut 2).

Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam bersabda :

إذا أحَبَّ اللهُ قومًا ابْتلاهُمْ

 

Jika Allah mencintai suatu kaum maka mereka akan diuji. (H.R ath Thabrani dishahihkan  oleh Syikh al Albani).

Sungguh, orang orang beriman memang menakjubkan keadaannya. Dalam satu hadits dari Shuhaib bin Sinan disebutkan, Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam bersabda :  

عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Seluruhnya urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, maka ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, maka ia bersabar. Itu pun baik baginya. (H.R Imam Muslim).

Oleh karena itu hamba hamba Allah mestilah menjaga agar iman tetap kokoh dalam dirinya sehingga  selalu berada dalam kebaikan. Namun demikian, ketahuilah bahwa iman seorang hamba bisa naik bisa turun dan melemah. Allah Ta'ala berfirman : 

إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ ٱللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتُهُۥ زَادَتْهُمْ إِيمَٰنًا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

Sesungguhnya orang orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetar  hatinya dan apabila dibacakan ayat ayat-Nya kepada mereka bertambah (kuatimannya dan hanya kepada Rabb mereka bertawakal.  (Q.S al Anfaal 2).

Para ulama menjelaskan bahwa sesuatu yang bertambah bisa pula berkurang. Oleh karena itu maka yang harus kita jaga jangan sampai iman kita turun apalagi hilang. Kalau saat iman kita turun dan semangat kita beramal shalih melemah lalu kita diwafatkan maka tentu  akan mendatangkan kerugian dan penyesalan selama lamanya.

Dari Abdullah bin Amr bin al 'Ash, dia berkata, bahwa Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam bersabda : 

إنَّ الإيمانَ ليَخلَقُ في جوفِ أحدِكم كما يَخْلَقُ الثوبُ ، فاسأَلوا اللهَ أن يُجدِّدَ الإيمانَ في قلوبِكم 

Sesungguhnya iman benar-benar bisa menjadi usang di dalam tubuh seseorang dari kalian sebagaimana usangnya pakaian. Maka mohonlah kepada Allah supaya memperbarui iman di hati kalian !. (H.R al Hakim)

Wallahu A'lam. (3.695)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar