Minggu, 12 April 2026

HARTA LETAKKAN DI TANGAN JANGAN DI HATI

 

HARTA LETAKKAN DI TANGAN JANGAN DI HATI

Disusun oleh : Azwir B. Chaniago

Orang orang beriman berusaha menempatkan harta hanya di tangan tidak ditempatkan di hati. Sungguh ketahuilah bahwa ketika harta ditempatkan di hati maka :

(1) Seseorang akan tergiur mengejar dan mengumpulkan harta yang banyak sesuai kehendak hatinya. Ketika sibuk mencari harta besar kemungkinan lalai dalam melakukan amal shalih

(2) Seseorang yang meletakkan harta di hatinya maka ketika hartanya hilang atau berkurang hatinya akan sangat gundah dan gelisah.

Imam Ibnul Qayyim berkata : Harta kalau sudah MASUK KEHATIMU maka itu akan membahayakanmu meskipun engkau tidak berharta. (Madarijus Saalikin),

Maka ketika seseorang  memiliki harta letakkan ditangan saja tidak masuk ke hati. Ketika harta dapat sedikit atau banyak maka hati tetap merasa lega dan datanglah sifat qana'ah sebagai tanda bersyukur. Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam bersabda :


يَا أَبَا هُرَيْرَةَ كُنْ وَرِعًا، تَكُنْ أَعْبَدَ النَّاسِ، وَكُنْ قَنِعًا، تَكُنْ أَشْكَرَ النَّاسِ

 

Wahai Abu Hurairah, jadilah orang yang wara’ niscaya dirimu akan menjadi hamba yang paling taat. Jadilah orang yang qana’ah, niscaya dirimu akan menjadi hamba yang paling bersyukur. (H.R Ibnu Majah).

 

Ketahuilah bahwa pertanggungan jawab harta di akhirat kelak sangatlah berat. Harta dimana diperoleh lalu dibelanjakan untuk apa. Rasulullah Salallahu ;alaihi Wasallam bersabda :

 

  لَا تَزُوْلُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ أَرْبَعٍ عَنْ عُمُرِهِ فِيْمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ جَسَدِهِ فِيْمَا أَبْلَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ مَاذَا عَمِلَ فِيْهِ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيْمَا أَنْفَقَهُ     

 

Kedua kaki seorang hamba tidaklah beranjak dari tempat hisabnya pada hari kiamat hingga ia ditanya mengenai empat perkara :

 

(1) Umurnya, untuk apakah ia habiskan. (2) Jasadnya, untuk apakah ia gunakan. (3) Ilmunya, apakah telah ia amalkan (4) HARTANYA, DARI MANA DIA PEROLEH DAN KEMANA DIA BELANJAKAN. (H.R Ibnu Hibban dan at Tirmidzi).

Ketahuilah bahwa Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam telah mengingatkan kita semua bahwa orang kaya atau banyak harta akan terlambat masuk surga dibanding orang yang sedikit harta. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

يَدْخُلُ فُقَرَاءُ الْمُؤْمِنِينَ الْجَنَّةَ قَبْلَ الأَغْنِيَاءِ بِنِصْفِ يَوْمٍ خَمْسِمِائَةِ عَامٍ

Orang beriman yang miskin akan masuk surga sebelum orang-orang kaya yaitu lebih dulu setengah hari yang setara dengan 500 tahun. (H.R Ibnu Majah  dan at Tirmidzi).

Oleh karena itu masih perlukah hamba hamba  Allah berusaha keras mengejar dan mengumpulkan harta ketika hidup  di dunia ini ? 

Wallahu A'lam. (3.692).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar