Senin, 23 Maret 2026

ORANG BERIMAN SERING TIDAK TAHU KAPAN PERTOLONGAN ALLAH DATANG

 

ORANG BERIMAN SERING TIDAK TAHU KAPAN PERTOLONGAN ALLAH DATANG

Disusun oleh : Azwir B. Chaniago

Dalam menjalani kehidupan ini, hamba hamba Allah terkadang menghadapi kesulitan dan kesusahan. Lalu diterima dengan sabar, berusaha untuk mengatasinya dan selanjutnya memohon pertolongan Allah Ta'ala dan berserah diri kepada ketetapannya. Allah Ta'ala berfirman : 

قُلْ لَنْ يُصِيبَنَا إِلَّا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَنَا هُوَ مَوْلَانَا ۚ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ

Katakanlah (Muhammad) : Tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah DITETAPKAN ALLAH bagi kami. Dialah pelindung kami, dan hanya kepada Allah bertawakallah orang orang yang beriman. (Q.S at Taubah 51). 

Tentang pertolongan Allah Ta'ala maka hamba hamba Allah hampir tidak pernah tahu KAPAN PERTOLONGAN ITU DATANG DAN BENTUK PERTOLONGAN ITU SEPERTI APA. Itulah pentingnya sikap berserah diri kepada Allah Ta'ala.

Perhatikanlah kisah Nabi Musa bersama kaummnya yang sudah terkepung  dan terdesak ke pinggir pantai dikejar kejar oleh Fir’aun dan bala tentaranya. Pada saat itu tak kelihatan lagi jalan untuk selamat. Lalu Allah Ta’ala  memerintahkan Nabi Musa untuk memukulkan tongkatnya kelaut sehingga laut terbelah. Allah berfirman : 

فَأَوْحَيْنَا إِلَىٰ مُوسَىٰ أَنِ اضْرِبْ بِعَصَاكَ الْبَحْرَ ۖ فَانْفَلَقَ فَكَانَ كُلُّ فِرْقٍ كَالطَّوْدِ الْعَظِيمِ

Lalu Kami wahyukan kepada Musa : Pukullah laut itu dengan tongkatmu. Maka terbelahlah lautan itu dan setiap belahan seperti gunung yang besar. (Q.S asy Syu’araa 63). 

Ketahuilah bahwa ketika Musa dan kaumnya terkepung dia berharap pertolongan Allah mendatanginya tetapi bentuk pertolongan itu seperti apa Nabi Musa tidak mengetahui. Dia hanya diperintahkan memukulkan tongkatnya kelaut Merah yang ada dihadapannya, lalu dia patuh untuk melakukannya.  

Sungguh tidaklah Nabi Musa mempertanyakan. Misalnya bertanya  kenapa ya Allah, engkau suruh aku memukul laut dengan tongkatku apa manfaatnya ya Allah. Sungguh aku berada dalam bahaya besar.

Dan juga tidaklah  Allah Ta'ala memberi keterangan sebelumnya kepada Musa apa manfaat memukul laut dengan tongkatnya. Tapi Nabi Musa dalam posisi penuh ketaatan DAN BERSERAH DIRI kepada Allah lalu dipukul laut itu dengan tongkatnya sehingga secara tiba tiba laut terbelah dan Nabi Musa berserta kaumnya selamat.

Sementara itu musuhnya yang sangat kuat, perkasa dan sangat bengis yaitu Fir 'aun dan bala tentaranya ditengelamkan Allah Ta'ala dalam laut yang terbelah itu sementara Nabi Musa dan kaumnya selamat.

Wallahu A'lam. (3.682).     

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar