Selasa, 03 Maret 2026

JANGAN BERMUDAH MUDAH MENINGGALKAN AMALAN PUASA RAMADHAN

 

JANGAN BERMUDAH MUDAH MENINGGALKAN AMALAN PUASA RAMADHAN

Disusun oleh : Azwir B. Chaniago

Sungguh, puasa di bulan Ramadhan adalah salah satu rukun Islam, sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut ini : 


عن أبي عبد الرحمن عبد الله بن عمر بن الخطاب رضي الله عنهما قال : سمعت النبي صلَّى الله عليه وسلَّم يقول : بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ : شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ ، وَ إِقَامِ الصَّلَاةِ ، وَ إِيْتَاءِ الزَّكَاةِ ، وَ حَجِّ الْبَيْتِ ، وَ صَوْمِ رَمَضَانَ .رواه البخاري و مسلم .

 

Dari Abu Abdirrahman Abdullah bin Umar bin al Khattab radhiyallahu ‘anhuma, dia berkata, aku mendengar Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, ‘Islam dibangun di atas lima: persaksian bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan salat, menunaikan zakat, naik haji, dan puasa Ramadan’”. (H.R Imam Bukhari dan ImamMuslim).

 

Dan juga puasa Ramadhan adalah wajib hukumnya sebagaimana perintah Allah Ta'ala dalam firman-Nya :

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Wahai orang-orang yang beriman.  Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (Q.S al Baqarah 183).

Oleh karena itu hamba hamba Allah jangan sampai bermudah mudah atau lancang meninggalkan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Takutlah kepada Allah dengan sebenar benar takut. 

Sungguh hukuman atau adzab untuk orang yang meninggalkan puasa Ramadhan atau sengaja berbuka sebelum waktunya JIKA TIDAK ADA UDZUR SYAR'i adalah sangat berat.

Mereka akan digantung tubuhnya dalam keadaan terbalik. Kakinya keatas kepalanya kebawah. Mulutnya robek dan mengeluarkan darah. Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam menjelaskan perkara ini dalam satu hadits, yaitu :  

   عَنْ أَبي أُمَامَةَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ يَقُولُ: بَيْنَا أَنَا نَائِمٌ إِذْ أَتَانِى رَجُلاَنِ فَأَخَذَا بِضَبْعَىَّ، ثُمَّ انْطُلِقَ بِى فَإِذَا أَنَا بِقَوْمٍ مُعَلَّقِينَ بِعَرَاقِيبِهِمْ مُشَقَّقَةٌ أَشْدَاقُهُمْ تَسِيلُ أَشْدَاقُهُمْ دَمًا. قُلْتُ: مَنْ هَؤُلاَءِ؟ قَالَ: هَؤُلاَءِ الَّذِينَ يُفْطِرُونَ قَبْلَ تَحِلَّةِ صَوْمِهِمْ   

Dari Abu Umamah berkata, aku mendengar Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam  bersabda : Pada saat aku tidur, aku bermimpi didatangi dua orang laki laki memegang lenganku.

Kemudian mereka membawaku, saat itu aku mendapati suatu kaum yang bergantungan tubuhnya, dari mulutnya yang pecah (robek) keluar darah. Aku bertanya : Siapa mereka ?. Ia menjawab : Mereka adalah orang-orang yang berbuka puasa sebelum diperbolehkan waktunya berbuka. (H.R an Nasa’i).

Oleh karena itu hamba hamba Allah tetap menjaga amalan puasa Ramadhan. Bukankah kewajiban berpuasa itu hanya beberapa hari saja. Allah Ta'ala berfirman :

أَيَّامًا مَّعْدُودَٰتٍ ۚ

(Puasa itu hanya) dalam beberapa hari yang tertentu. (Q.S al Baqarah 184).

Syaik as Sa'di berkata : Ketika Allah menyebutkan kewajiban puasa bagi mereka, Dia mengabarkan bahwa puasa itu hanya pada hari-hari yang tertentu atau SEDIKIT SEKALI DAN SANGAT MUDAH. Kemudian Allah memudahkan puasa itu dengan (banyak) kemudahan lainnya. (Tafsir Taisir Karimir Rahman)

Wallahu A'lam. (3.673).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar