PUASA PENGHAPUS DOSA
DAN MENINGGALKANNYA DAPAT ADZAB BERAT
Disusun oleh : Azwir B. Chaniago
Sungguh, puasa Ramadhan adalah rukun dalam syariat Islam sebagaimana dijelaskan
oleh Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam :
عَنْ ابْنِ عُمَرَ
رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا
اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءِ
الزَّكَاةِ وَالْحَجِّ وَصَوْمِ رَمَضَانَ
Dari Ibnu Umar Radhiyallahu ‘anhuma, dia berkata:
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Islam dibangun di atas lima
(perkara) : Syahadat Laa ilaaha illa Allah dan (syahadat) Muhammad Rasulullah,
menegakkan shalat, membayar zakat, hajji, dan puasa Ramadhan. [H.R Imam Bukhari).
Bahwa puasa Ramadhan adalah penghapus dosa sebagaimana
sabda Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam :
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ
ذَنْبِهِ
Barangsiapa
berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya
yang telah lalu akan diampuni. (Mutafaq 'alaihi).
Tetapi
meskipun puasa Ramadhan adalah perintah Allah Ta'ala dan termasuk RUKUN DALAM
ISLAM dan sebagai penghapus dosa ternyata banyak saudara saudara kita yang
lalai dalam mengamalkan puasa Ramadhan.
Ada
yang lalai secara total dalam berpuasa. Dan juga banyak yang mengamalkan puasa
wajib Ramadhan hanya beberapa hari saja tidak sebulan penuh sebagaimana
diperintahkan dalam syariat. Mereka mungkin tidak mengetahui bahwa
melalaikan puasa Ramadhan adalah perbuatan buruk dan tercela serta TERMASUK
KERUGIAN YANG SANGAT BESAR.
Ketahuilah,
para ulama tidak berbeda perdapat bahwa meninggalkan puasa tanpa udzur syar'i
adalah TERMASUK DOSA BESAR. Selain itu, ADZAB MENINGGALKAN PUASA FARDHU
SANGATLAH BERAT. . Rasulullah Salallahu
'alaihi Wasallam menjelaskan perkara ini dalam satu hadits, yaitu :
عَنْ أَبي أُمَامَةَ قَالَ سَمِعْتُ
رَسُولَ اللَّهِ يَقُولُ: بَيْنَا أَنَا نَائِمٌ إِذْ أَتَانِى رَجُلاَنِ
فَأَخَذَا بِضَبْعَىَّ، ثُمَّ انْطُلِقَ بِى فَإِذَا أَنَا بِقَوْمٍ مُعَلَّقِينَ
بِعَرَاقِيبِهِمْ مُشَقَّقَةٌ أَشْدَاقُهُمْ تَسِيلُ أَشْدَاقُهُمْ دَمًا. قُلْتُ:
مَنْ هَؤُلاَءِ؟ قَالَ: هَؤُلاَءِ الَّذِينَ يُفْطِرُونَ قَبْلَ تَحِلَّةِ
صَوْمِهِمْ
Dari Abu Umamah berkata,
aku mendengar Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam bersabda : Pada saat aku tidur, aku bermimpi
didatangi dua orang laki laki memegang lenganku.
Kemudian mereka membawaku, saat itu aku mendapati suatu kaum yang
bergantungan tubuhnya, dari mulutnya yang sobek keluar darah. Aku bertanya :
Siapa mereka ?. Ia menjawab : Mereka adalah orang orang yang berbuka puasa
sebelum waktunya berbuka. (H.R an
Nasa’i, Ibnu Hibban dan al Hakim).
Wallahu A'lam. (3.679).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar