Minggu, 11 Januari 2026

KEWAJIBAN MENJAGA KEBERSAMAAN SESAMA ORANG BERIMAN

 

KEWAJIBAN MENJAGA KEBERSAMAAN SESAMA ORANG BERIMAN

Disusun oleh : Azwir B. Chaniago

Sungguh, Allah Ta'ala memerintahkan hamba-Nya untuk menjaga kebersamaan atau persaudaraan sesama orang beriman sebagaimana firman-Nya :

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ  

Dan berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah dan janganlah kamu bercerai berai. (Q.S Ali Imran 103).

Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam juga dengan sangat jelas menyebutkan bagaimana seharusnya kebersamaan dan persaudaraan sesama orang beriman. Dari Abu Musa, dari Nabi Salallahu ‘alaihi wa salam, beliau bersabda : 

«الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا» وَشَبَّكَ أَصَابِعَهُ

Orang mukmin yang satu dengan mukmin yang lain bagaikan satu bangunan, satu dengan yang lainnya saling mengokohkan. Kemudian beliau menganyam jari-jemarinya. (H.R Imam Bukhari dan Imam Muslim).

Ketahuilah bahwa hakikatnya kebersamaan dan persaudaraan orang beriman ditegaskan Allah Ta'ala dalam firman-Nya :


إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Sesungguhnya orang beriman itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu (yang berselisih) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat. (Q.S al Hujurat 10).

Selanjutnya ketahuilah bahwa  salah satu implementasi dari kebersamaan dan persaudaraan orang orang beriman adalah SALING TOLONG MENOLONG DALAM KEBAIKAN. Dan tentang tolong menolong diperintahkan Allah Ta'ala dalam firman-Nya :

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

Dan tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa. Dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sungguh Allah sangat berat siksa-Nya. (Q.S al Maidah 2).

Imam Ibnu Katsir berkata : Maknanya adalah bahwa Allah Ta'ala memerintahkan hamba hamba-Nya yang beriman untuk senantiasa tolong menolong DALAM BERBUAT KEBAIKAN. Itulah yang disebut dengan al birru atau kebaikan. (Tafsir Ibnu Katsir).

Imam al Qurthubi  menjelaskan tentang  TA’AWUN yaitu tolong menolong yang dimaksud dalam surat al Maidah ayat 2 menyebutkan beberapa aplikasinya :

(1) Seorang berilmu menolong manusia dengan ilmunya.

(2) Seorang yang berharta menolong manusia dengan hartanya.

(3) Seorang pemberani menolong manusia dengan keberaniannya berjuang di jalan Allah dan yang lainnya. Masing masing orang membantu orang lain sesuai kapasitas dan kemampuannya. (Tafsir al Qurthubi)

Imam al Mawardi  berkata : Allah Azza wa Jalla mengajak untuk tolong-menolong dalam kebaikan dengan beriringan dengan ketakwaan kepada-Nya. Sebab dalam ketakwaan, terkandung ridha Allah Azza wa Jalla . Sementara saat berbuat baik, orang-orang akan menyukai (meridhai).

Barang siapa memadukan antara ridha Allah Azza wa Jalla dan ridha manusia, sungguh kebahagiaannya telah sempurna dan kenikmatan baginya sudah melimpah. (Tafsir al Qurthubi).

Tentang ayat 2 surat al Maidah yang berkaitan dengan tolong menolong dalam kebaikan, Syaikh as Sa'di berkata : Hendaknya sebagian kalian membantu sebagian yang lain dalam kebajikan. Kebajikan adalah nama yang mengumpulkan segala perbuatan,  baik lahir maupun bathin, baik hak Allah maupun hak manusia YANG DICINTAI DAN DIRIDHAI ALLAH TA'ALA.

Setiap perbuatan baik yang diperintahkan untuk dikerjakan atau perbuatan buruk yang diperintahkan untuk dijauhi, maka seorang hamba DIPERINTAHKAN UNTUK MELAKSANAKANNYA sendiri dan dengan bantuan dari orang lain dari kalangan saudara saudaranya yang beriman. Baik dengan ucapan atau perbuatan yang memacu atau mendorong kepadanya. (Tafsir Taisir Karimir Rahman, dengan diringkas).

Wallahu A'lam. (3.651).

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar