ADA
SEBAGIAN MANUSIA YANG TIDAK BAIK
KELAKUANNYA
Sungguh, Allah Ta’ala telah menjelaskan kepada kita bagaimana keadaan kebanyakan manusia dalam menjalani hidup di dunia ini, diantaranya adalah yang tercela atau tidak baik kelakuan atau sifatnya :
Pertama : Kebanyakan manusia fasik. Allah Ta’ala berfirman :
وَإِنَّ
كَثِيرًا مِّنَ ٱلنَّاسِ لَفَٰسِقُونَ
Dan sungguh kebanyakan manusia adalah orang yang fasik. (Q.S al Maidah 49).
Allah Ta’ala befirman :
وَلَٰكِنَّ كَثِيرًا مِّنْهُمْ فَٰسِقُونَ
Tetapi banyak di antara mereka orang
orang yang fasik. (Q.S al Maidah 81)
Kedua :
Kebanyakan manusia menyesatkan dan melampaui batas.
Allah Ta’ala berfirman :
وَإِنَّ
كَثِيرًا لَيُضِلُّونَ بِأَهْوَائِهِمْ بِغَيْرِ عِلْمٍ ۗ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ
أَعْلَمُ بِالْمُعْتَدِينَ
Dan sungguh, banyak yang menyesatkan orang dengan keinginannya tanpa dasar ilmu. Rabb-mu lebih mengetahui orang yang melampaui batas. (Q.S al An’am 119).
Ketiga :
Kebanyakan manusia mengingkari pertemuan dengan Rabb-nya.
Allah Ta’ala berfirman :
وَإِنَّ
كَثِيرًا مِّنَ ٱلنَّاسِ بِلِقَآئِ رَبِّهِمْ لَكَٰفِرُونَ
Dan sesungguhnya banyak di antara manusia benar benar mengingkari perteman dengan Rabb-nya. (Q.S ar Ruum 8)
Keempat : Kebanyakan manusia tak bersyukur. Allah Ta’ala berfirman :
إِنَّ
اللَّهَ لَذُو فَضْلٍ عَلَى النَّاسِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا
يَشْكُرُونَ
Sesungguhnya Allah memberikan karunia
kepada manusia tetapi kebanyakan mereka tidak bersyukur. (Q.S al Baqarah
243).
Allah Ta’ala berfirman :
وَلَقَدْ
مَكَّنَّٰكُمْ فِى ٱلْأَرْضِ وَجَعَلْنَا لَكُمْ فِيهَا مَعَٰيِشَ ۗ قَلِيلًا مَّا
تَشْكُرُونَ
Dan sungguh, Kami telah menempatkan kamu di bumi dan di sana Kami sediakan (sumber) penghidupan untukmu. (Tetapi) sedikir sekali kamu bersyukur. (Q.S al A’raf 10).
Dan juga Allah Ta'ala berfirman :
وَهُوَ الَّذِي أَنْشَأَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ ۚ قَلِيلًا مَا تَشْكُرُونَ
Dan Dialah yang telah menciptakan bagimu pendengaran, penglihatan dan hati nurani, tetapi sedikit sekali kamu bersyukur. (Q.S al Mu’minun 78).
Az Zamakhsyari menyebutkan dalam kitab tafsirnya tentang Umar bin Khaththab yang mendengar doa seseorang. Dari Umar radhiyallahu ‘anhu, ia mendengar seseorang memanjatkan doa : Ya Allah jadikanlah aku bagian dari orang-orang yang sedikit.
Umar terheran heran dan berkata, “Doa apa ini ?” Orang tersebut menjawab : "Aku pernah mendengar firman Allah (yang artinya) : Sedikit di antara hamba hamba-Ku yang mau bersyukur. Aku pun berdoa pada Allah agar aku termasuk yang sedikit.” Umar pun berkata : Ternyata setiap orang lebih tahu dari Umar.
Oleh sebab itu hamba hamba Allah hendaklah melakukan muhasabah atau evaluasi diri. Jika terdapat kelakuan buruk atau sikap tercela pada dirinya maka segera memohon ampun dan bertaubat dan bersegera pula berhenti dari perbuatan tercela dan kelakuan buruk itu.
Wallahu A'lam. (3.656).