HARTA LETAKKAN DI
TANGAN JANGAN DI HATI
Disusun oleh : Azwir B. Chaniago
Orang orang beriman berusaha menempatkan harta hanya
di tangan tidak ditempatkan di hati. Sungguh ketahuilah bahwa ketika harta
ditempatkan di hati maka :
(1) Seseorang akan tergiur mengejar dan mengumpulkan
harta yang banyak sesuai kehendak hatinya. Ketika sibuk mencari harta besar
kemungkinan lalai dalam melakukan amal shalih
(2) Seseorang yang meletakkan harta di hatinya maka
ketika hartanya hilang atau berkurang hatinya akan sangat gundah dan gelisah.
Imam Ibnul Qayyim berkata : Harta kalau sudah MASUK
KEHATIMU maka itu akan membahayakanmu meskipun engkau tidak berharta.
(Madarijus Saalikin),
Maka ketika seseorang memiliki harta letakkan ditangan saja tidak
masuk ke hati. Ketika harta dapat sedikit atau banyak maka hati tetap merasa
lega dan datanglah sifat qana'ah sebagai tanda bersyukur. Rasulullah Salallahu
'alaihi Wasallam bersabda :
يَا أَبَا هُرَيْرَةَ كُنْ
وَرِعًا، تَكُنْ أَعْبَدَ النَّاسِ، وَكُنْ قَنِعًا، تَكُنْ أَشْكَرَ النَّاسِ
Wahai Abu Hurairah, jadilah orang yang wara’
niscaya dirimu akan menjadi hamba yang paling taat. Jadilah orang yang qana’ah, niscaya dirimu akan
menjadi hamba yang paling bersyukur.
(H.R Ibnu Majah).
Ketahuilah bahwa pertanggungan jawab harta di akhirat kelak
sangatlah berat. Harta dimana diperoleh lalu dibelanjakan untuk apa. Rasulullah
Salallahu ;alaihi Wasallam bersabda :
لَا تَزُوْلُ قَدَمَا
عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ أَرْبَعٍ عَنْ عُمُرِهِ فِيْمَا
أَفْنَاهُ وَعَنْ جَسَدِهِ فِيْمَا أَبْلَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ مَاذَا عَمِلَ
فِيْهِ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيْمَا أَنْفَقَهُ
Kedua kaki seorang hamba tidaklah beranjak dari tempat hisabnya pada hari kiamat hingga ia ditanya mengenai empat perkara :
(1) Umurnya, untuk apakah ia habiskan. (2) Jasadnya, untuk apakah
ia gunakan. (3) Ilmunya, apakah telah ia amalkan (4) HARTANYA, DARI MANA DIA
PEROLEH DAN KEMANA DIA BELANJAKAN. (H.R Ibnu Hibban dan at Tirmidzi).
Ketahuilah bahwa Rasulullah Salallahu 'alaihi Wasallam telah mengingatkan kita semua bahwa orang kaya atau banyak harta akan terlambat masuk surga dibanding orang yang sedikit harta. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
يَدْخُلُ
فُقَرَاءُ الْمُؤْمِنِينَ الْجَنَّةَ قَبْلَ الأَغْنِيَاءِ بِنِصْفِ يَوْمٍ
خَمْسِمِائَةِ عَامٍ
Orang beriman yang miskin akan masuk surga
sebelum orang-orang kaya yaitu lebih dulu setengah hari yang setara dengan 500
tahun. (H.R Ibnu Majah dan at Tirmidzi).
Oleh karena itu masih perlukah hamba hamba Allah berusaha keras mengejar dan mengumpulkan harta ketika hidup di dunia ini ?
Wallahu A'lam. (3.692).